Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

TINJAUAN ONTOLOGIS BIMBINGAN DAN KONSELING ANAK USIA DINI (BK-AUD) Yayah Haryawati; Sunaryo Kartadinata; Mamat Supriatna
Jurnal Naratas Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Naratas
Publisher : STAI Al-Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/jn.v1i2.31

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji ontologis Bimbingan dan Konseling Anak Usia Dini (BK AUD), dalam perspektif ontologis. Ruang lingkup pembahasannya meliputi Konsep serta konstruk. Bimbingan dan Konseling AUD. Mengingat usia dini sebagai periode emas maka layanan bimbingan dan konseling merupakan salah satu solusi untuk membantu agar aspek-aspek perkembangan fisik motorik kasar, motorik halus, bahasa, emosi; sosial; Moral spiritual; Agama dan seni dapat berkembang secara optimal. Tulisan ini diharapkan dapat memperkokoh keilmuan BK-AUD.
PENGARUH PENERAPAN BIMBINGAN BERBASIS KEARIFAN ETNIK UNTUK PENGEMBANGAN REGULASI DIRI ANAK USIA DINI DI RA AR-RIFA KECAMATAN SAMARANG Haryawati, Yayah; NOVIARTI, RESTI; Rakhmat, Cece; Supriatna, Mamat
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/anaking.v1i1.282

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena di Raudhatul Athfal Ar-rifa berdasarkan survey awal, regulasi diri anak belum berkembang nilai rata-ratanya sebesar 39,5 nilai tersebut berada pada daerah interval 20 s.d 40 termasuk pada kategori rendah pada aspek regulasi diri baik dalam Attention, cognitive flexibility, working memory maupun inhibitory control. Tujuan penelitian mendeskripsikan pengaruh penerapan bimbingan berbasis kearifan etnik untuk pengembangan regulasi diri. Menggunakan pendekatan  kuantitatif dengan desain  survei, metode pengumpulan datanya melalui angket dengan teknik penyusunan instrumen serta validasi data kemudian dianalisis secara kuantitatif. Realitas  pengaruh penerapan bimbingan berbasis kearifan etnik hasilnya menunjukkan  nilai  rata-rata sebesar  38,54 termasuk dalam kategori tinggi, kemudian realitas regulasi diri anak usia dini hasilnya menunjukkan  nilai  rata-rata sebesar  78,82 termasuk dalam kategori tinggi. Nilai korelasi sebesar 0,70 termasuk pada kategori tinggi  terletak pada rentang 0,60 s.d 0,80, maka diinterpretasikan bahwa penerapan bimbingan berbasis kearifan etnik di Raudhatul Athfal Ar-rifa melalui aspek permainan tradisional bakiak lari dengan indikator mengembangkan kemampuan berjalan cepat, mengkoordinasikan tubuh, melatih keseimbangan, kelenturan, kelincahan, kekompakan mempengaruhi regulasi diri anak usia dini dengan indikator fokus pada suatu informasi yang dianggap penting, mengabaikan informasi yang tidak penting, berpikir dan bertindak sesuai dengan situasi dan dapat memecahkan masalah, memahami informasi yang diterima, mampu memahami pertanyaan, mengungkapkan ide dengan kalimat yang lebih kompleks, melawan godaan yang mungkin menyebabkan tujuannya ditinggalkan, menerapkan disiplin dari yang diperlukan untuk mencapai tujuan, hal tersebut berkembang dengan baik.   Kata Kunci : Kearifan etnik, Pengaruh, Regulasi diri    
Penerapan Etnoguidance Untuk Pengembangan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun di RA Baitul Ijjah Garut Haryawati, Yayah; Saidah, Gita
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Publisher : LP2M STAI Al-Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/anaking.v4i1.1040

Abstract

This study aims to describe the process of implementing ethnoguidance in an effort to develop the social and emotional aspects of early childhood at RA Baitul Ijjah Garut. This study uses a qualitative approach with a descriptive research type. Data collection techniques are using observation, interview and documentation techniques. Data analysis techniques are organizing data, creating categories, determining themes and patterns, finding alternative data explanations, and writing reports. The subjects of this study were 2 educators and 22 students consisting of 12 boys and 10 girls. The results of the study showed development in aspects of children's social and emotional development. Such as the ability to empathize and appreciate differences. In addition, ethnoguidance also contributes to the formation of positive children's characters and is rooted in local cultural values. This study provides empirical evidence regarding the effectiveness of ethnoguidance in supporting children's social and emotional development. Keywords: Ethnoguidance, Children's Social Emotional, PAUD teacher competence.
Pengembangan dan validasi instrumen kompetensi ethnoguidance guru PAUD Haryawati, Yayah; Rakhmat, Cece; Supriatna, Mamat; Kurniati, Euis
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1100400

Abstract

Pengembangan instrumen penilaian untuk mengukur kompetensi ethnoguidance guru PAUD sangat penting agar bimbingan yang diberikan relevan dengan latar belakang budaya anak. Ethnoguidance adalah model bimbingan yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya dalam praktik pendidikan. Agar efektif, diperlukan instrumen yang valid dan akurat. Penelitian ini merancang instrumen berbasis tiga dimensi utama—pengetahuan, sikap, dan keterampilan—yang dijabarkan dalam 13 indikator dan 60 item awal. Validasi dilakukan melalui penilaian ahli dan uji keterbacaan oleh lima guru PAUD. Hasil akhir berupa 52 item menggunakan skala Likert lima poin. Instrumen ini diuji pada 152 guru menggunakan convenience sampling, lalu dianalisis dengan EFA dan CFA serta berbagai fit indices (CFI, TLI, RMSEA, SRMR). Hasil analisis menunjukkan validitas dan reliabilitas yang tinggi. Instrumen ini terbukti konsisten secara internal, menjadikannya alat ukur yang andal. Kontribusi utama penelitian ini adalah tersedianya instrumen terstandar untuk menilai sejauh mana guru PAUD mampu mengintegrasikan budaya dalam layanan bimbingan. Dengan validitas dan reliabilitas yang kuat, alat ini dapat menjadi tolok ukur dalam mengembangkan pendidikan anak usia dini yang lebih sensitif terhadap keberagaman budaya di Indonesia.
Pelatihan Kompetensi Ethnoguidance GuruWali untuk Pengembangan Regulasi Diri Siswa : Pengabdian Diova Alfirazi; Yayah Haryawati; Mutiara Aqilla Tasya
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5655

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimotivasi oleh adanya Permendikdasmen No. 11 Tahun 2025, dimana adanya peran guru selain mengajar, dilibatkan sebagai guru wali kelas hingga kelulusan siswa. Latar belakang yang ditemukan, para guru yang sudah terbiasa dengan konsep belajar terpusat dengan siswa, siswa berasal dari banyak macam ragam suku budaya, timbul perbedaan perspektif siswa dengan guru tertentu karena aksen bicara, serta belum ada kesiapan bagi internal sekolah untuk kebijakan guru wali kelas. Adapun tujuan kegiatan agar guru semakin mengintegrasikan nilai budaya melalui pemahaman konsep dasar ethnoguidance dan regulasi diri, selain guru memiliki keterampilan ethnoguidance dalam membimbing siswa, guru mampu menunjukkan komunikasi empatik dengan siswa yang beragam latar belakang sosial budaya. Metode pelaksanaan yang digunakan dengan pendekatan partisipatif. Data diperoleh melalui wawancara Guru BK, dan refleksi peserta terhadap tanggapan selama pelaksanaan kegiatan. Hasil menunjukkan antusiasme peserta dalam interaktif.