Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PENGUJIAN PERFORMA MESIN PENGGEMBUR TANAH BERDASARKAN POLA JALAN DENGAN SISTEM PISAU ROTARY Moh. Wildan Rozzikin; Asmar Finali; Ika Yuniwati; Eli Novita Sari; Chairul Anam
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.366

Abstract

Pertanian adalah suatu kegiatan manusia yang termasuk didalamnya yaitu bercocok tanam, peternakan, perikanan dan juga kehutanan. Sebagian besar kurang lebih dari 50 persen mata pencaharian masyarakat di Indonesia adalah sebagai petani, sehingga sektor pertanian sangat penting untuk dikembangkan di negara kita. tanah dapat dilakukan secara cepat dan tidak memerlukan tenaga yang berlebih. Maka dari itu diperlukan dengan adanya alat mesin penggembur tanah dengan sistem pisau rotary tersebut. Dalam penelitian dilapangan ini mempersiapkan lahan perkebunan sebagai tempat pegujian mesin penggembur tanah dimana total luas lahan tersebut 225 m2 atau 0,0225 Ha. Setelah melakukan penyiapan lahan langkah selanjutnya yaitu melakukan uji coba pada mesin penggembur tanah dilapangan yang dimana sudah dipersiapkan pola pola eskperimen yang sudah ditentukan diantaranya pola bolak – balik rapat, pola keliling tengah, pola keliling tepi, pola spiral, pola tepi dan pola tengah yang bertujuan untuk mengambil data penelitian. Nilai kapasitas kerja aktual yang didapatkan dari hasil penggemburan tanah dipengaruhi oleh waktu yang terpakai saat proses tersebut berjalan. Semakin singkat waktu yang digunakan selama proses penggemburan maka nilai kapasitas kerja aktual yang dihasilkan akan semakin besar. Hasil penelitian menyatakan bahwa kapasitas kerja pengolahan tanah dengan menggunakan mesin penggembur tanah yang pertama sudah ditentukan variasinya yaitu kecepatan 1000 rpm, dimana sangat cukup efesien pengerjaannya yang memiliki nilai tertinggi yaitu adalah pola bolak – balik rapat sebesar 0,044 ha/jam dan memiliki nilai paling terendah adalah pola keliling tengah sebesar 0,033 ha/jam. Selanjutnya variasi kecepatan 1500 rpm dimana sangat cukup efesien pengerjaannya yang memiliki nilai tertinggi yaitu adalah pola bolak – balik rapat sebesar 0,068 ha/jam dan memiliki nilai paling terendah adalah pola keliling tengah sebesar 0,044 ha/jam.
DESAIN DAN ANALISIS TEGANGAN CRANE HOOK KAPASITAS 3TON MENGGUNAKAN SIMULASI NUMERIK Edi Bara Putra; Anggra Fiveriati; IGNB Catrawedarma; Eli Novita Sari; M. Abdul Wahid
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.475

Abstract

Kemajuan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi telah memberikan dampak yang signifikan dalam mempermudah pekerjaan manusia, terutama dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi di bidang konstruksi dan industri. Crane, sebagai alat utama untuk mengangkat, menurunkan, dan memindahkan barang secara vertikal dan horizontal, memainkan peran penting dalam efisiensi operasional. Namun, kegagalan crane hook (kait derek) dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk tekanan besar, tegangan bending, tegangan tarik, dan keausan material. Penelitian ini fokus pada desain dan perbandingan kekuatan dua jenis material, yaitu Baja AISI 1045 dan Baja ST 37, Baja AISI 4140 alloy steel untuk crane hook yang akan menangani pembebanan 3 ton. Melalui penggunaan perangkat lunak seperti Autodesk Autocad, Autodesk Inventor, dan Ansys, desain kait derek dapat dioptimalkan untuk memenuhi kapasitas angkat yang diinginkan dan memperhitungkan faktor keamanan yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan Software Ansys. Variabel material dengan beban 2940N.Hasil Deformasi sebesar 0,17056mm, 0,16227mm, dan 0,16225. Hasil Von Mises sebesar 6,1956Mpa, 61, 924Mpa, dan 61919Mpa. Hasil simulasi memiliki factor keamanan berturut-turut yaitu 5,0035, 5,2483, dan 5,2488.
OPTIMISASI PARAMETER MESIN PERAJANG UMBI PORANG TERHADAP HASIL KUALITAS POTONGAN CHIPS PORANG DENGAN METODE TAGUCHI Eli Novita Sari; Dian Ridlo Pamuji; Anggoro Bayu Wicaksono; Akhmad Afandi; M Fauzi Soulton; Syamsul Arifin; Bagiyo Herwono; Nuraini Lusi
Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika Vol 11 No 1 (2026): SJME Kinematika June 2026
Publisher : Mechanical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/sjmekinematika.v11i1.831

Abstract

Porang tubers (Amorphophallus muelleri) have great potential as a food and health ingredient, but improper processing can reduce product quality. One important process is slicing the tubers to produce chips with uniform thickness. This study aims to optimize the parameters of a porang tuber slicing machine using the Taguchi method. The factors tested include the number of blades (2 and 4), the angle of the blades (10° and 15°), and the engine speed (600 rpm and 1200 rpm). The test results showed that the chip thickness was significantly influenced by these three factors. Signal-to-noise (S/N) ratio analysis and analysis of variance (ANOVA) showed that the blade angle contributed the most to the cutting results, namely 70.87%, followed by the number of blades 25.26%, and the engine speed 2.50%. The optimal parameter combination obtained was four blades, a 10° angle, and 1200 rpm, which resulted in an average thickness of 3.11 mm, in accordance with the standard for porang chips (2–8 mm). These results prove that the Taguchi method is effective for optimizing the parameters of the porang tuber chopping machine to improve the quality of the chopped results.
A NUMERICAL STUDY OF CORRUGATED SIERPINSKI CARPET ON SOLAR DRYER Diana, Lohdy Diana; Arrad Ghani Safitra; Eli Novita Sari; Firman Yunan Saputra; Muhammad Yusuf Febrian Putra; Mutia Ayu Agustina; Ar Rayyan Ikhsan Syahputra
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol. 26 No. 1 (2026): March
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Solar dryers have problems with low heat transfer performance and uneven temperature distribution, resulting in low efficiency. The efficiency of solar dryers depends on the design of the absorber plate, namely how much it can absorb solar heat. This study applies a Siepinski carpet with a complex structure and large dimensions, resulting in iterations called fractals. This study aims to improve the efficiency of solar dryers as an alternative to the negative impact of falling tomato prices, to determine the effect of the Siepinski Carpet Corrugated fractal distance on the performance of solar dryers in terms of heat transfer, to compare corrugated absorber plates with 3 siepinski carpet corrugated based on variations in the fractal ratio (RF), namely the ratio of the fractal center distance to the fractal length RF = 1, RF = 0.75, and RF = 0.6, on the performance of solar dryers, as well as to determine the distribution of temperature, pressure, and air flow velocity in the collector using the Computational Fluid Dynamics (CFD) simulation method. This study used simulation methods that was conducted in a laboratory. In conclusion, the fractal ratio strongly influences airflow behavior and temperature distribution, where overly dense or overly open configurations enhance heat transfer, while intermediate obstruction can reduce thermal performance. Among the cases studied, RF = 1 and RF = 0.6 provide more effective and consistent heat transfer compared to RF = 0.75.