Mohamad Rohman, Mohamad
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Seks Bagi Anak Fauziyah, Siti; Rohman, Mohamad
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 4 No 2 (2012): Desember 2012
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/primary.v4i2.3020

Abstract

Pada dasarnya pendidikan seks terintegrasi dalam pendidikan lainnya. Pendidikan seks sejak anak usia dini diperlukan sebagai upaya memelihara umat manusia dari kehancuran akibat penyimpangan seksual yang ditimbulkan oleh keterbukaan seks yang melanda dunia. Perlunya pendidikan seks bagi setiap individu tidak hanya bertujuan untuk menciptakan seks yang sehat tetapi juga agar setiap individu memahami konsekuensi-konsekuensi sosial akibat perbedaan jenis kelamin tersebut. Dengan menggunakan berbagai pendekatan dalam memberikan pendidikan seks kepada anak, maka terjadinya penyimpangan-penyimpangan seksual bisa diminimalisir sehingga tercipta masyarakat yang bermoral dan sehat. Selain itu dengan pendidikan seks diharapkan akan terwujud keadilan gender dalam kehidupan masyarakat.
OTORITAS MORAL DALAM CERPEN ARAB JUGHRAFIYĀ : KAJIAN SASTRA BANDINGAN DENGAN CERPEN INDONESIA Mahirah, Siti Khansa; Nursida, Ida; Rohman, Mohamad
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 10 No. 1 (2026): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jilsa.2026.10.1.29-43

Abstract

This study examines the construction of moral authority in the Arabic short story Jughrafiyā by Faryal Khalifah, with a comparative reference to the Indonesian short story Robohnya Surau Kami by A.A. Navis. This topic is significant as critiques of moral authority in literature reflect the relationship between individual experiences, social values, and collective responsibility within society. Although numerous studies have explored morality in literature, research that specifically investigates the interplay between textual structure, collective consciousness, and socio-historical context in shaping moral authority remains limited. This study aims to fill this gap by employing a qualitative descriptive-analytical method and the perspective of Goldmann’s Genetic Structuralism. The analysis of textual elements, narrative structure, and socio-historical context reveals that the moral authority of the father figure in Jughrafiyā is symbolic and reflective, rooted in historical experience and collective trauma. In contrast, moral legitimacy in Robohnya Surau Kami is primarily ritualistic and detached from social responsibility. These findings highlight that moral authority becomes effective only when manifested in concrete social action, while also contributing to a broader understanding of moral critique in Arabic literature and cross-cultural literary studies.