Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Permasalahan siswa Dalam Belajar di SMA Pembangunan Bukittinggi Andika Saputra; Rahmat Hidayat Hasan; Nurrahmi Lathifa; Fadhilla Yusri; Linda Yarni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2677

Abstract

Belajar merupakan proses pemberian ilmu dari seorang yang memiliki ilmu pengetahuan yaitu guru kepada siswa (peneria ilmu). Dalam proses belajar banyak sekali ditemukan siswa yang malas dalam belajar, sehingga hasil yang didapat juga tidak sesuai dengan yang diharapkan. Sebagaimana yang terjadi di SMAS Pebangunan Bukittinggi ditemukan siswa yang memiliki minat belajar yang rendah, rendahnya minat belajar siswa tersebut terlihat pada saat proses belajar mengajar berlangsung, seperti siswa tidak bersemangat atau tidak bergairah dalam belajar, tidak mau mengerjakan tugas yang diberikan guru, sering minta izin dengan guru mata pelajaran untuk keluar kelas, tidak fokus dalam proses pembelajaran, ketiduran di kelas, selain itu terkadang siswa tersebut juga sibuk sendiri bermain HP disaat jam pelajaran berlangsung. Melihat permasalah yang terjadi itu maka tujuan penelitian ini agar dapat mengetahui penyebab siswa tidak aktif dalam belajar, kemudian bagaimana solusi guru dalamm menghadapi permasalahan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara, adapun Teknik analisis data dilakukan secara mendalam. Lokasi penelitian yaitu di SMAS Pembangunan Bukittinggi.
Optimalisasi Pengelolaan Kelas dalam Memotivasi Belajar PAI besbasis Kurikulum Merdeka di SMK Teknologi Muhammadiyah Bukittinggi Andika Saputra; Muhiddinur Kamal; Yelfi Dewi; Afrinaldi Afrinaldi
Instructional Development Journal Vol. 9 No. 1 (2026): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan di SMK Teknologi Muhammadiyah Bukitinggi yaitu hambatan dalam implementasi sistem pembelajaran berdasarkan kurikulum merdeka belajar, guru juga kesulitan dalam mengkondisikan kelas, siswa meribut, siswa yang tidak aktif mengikuti pembelajaran, sistem belajar yang masih berpusat pada guru, hal itu dikarenakan siswa yang susah diatur, guru menjelaskan materi siswa tidak memperhatikan melainkan sibuk sendiri seperti main game di handpone. banyak dari siswa yang merasa jenuh belajar PAI, sehingga seringkali ketika pembelajaran PAI siswa izin keluar dan kembali saat pembelajaran PAI akan berakhir. Jenis penelitian ini deskriptif mendetail. Sumber data didapatkan melalui informan utama yakni guru PAI, sedangkan narasumber pendukung yaitu kepala SMK Teknologi Muhammadiyah Bukitinggi dan siswa kelas X. penggumpulan informasi dengan tanya jawab, pengamatan, dan pendokumentasian. Sedangkan Metode analisis data yang peneliti lakukan diantaranya pengurangan informasi, penyajian informasi, dan verifikasi informasi. Untuk memastikan keabsahan dalam penelitian ini peneliti menggunakan ketekunan pengamatan dan triangulasi data. Hasil studi tentang optimalisasi manajemen kelas dalam memotivasi minat belajar PAI siswa kelas X berbasis kurikulum merdeka di SMK Teknologi Muhammadiyah Bukittinggi, guru sudah menerapkan Perencanaan Kelas, Kepemimpinan Kelas, dan sudah menerapkan komponen berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar yang optimal, diantaranya menunjukkan sikap tanggap, membagi perhatian, ketrampilan memusatkan perhatian kelompok, memberikan petunjuk yang jelas, menegur dan keluwesan, sementara itu yang belum diterapkan yaitu, memberikan penguatan, bervariasi, dan penanaman kedisiplinan. Yang kedua terkait dengan pengaturan kondisi pembelajaran dengan optimal diantaranya pengaturan kelompok, mengidentifikasi serta menyelesaikan perilaku yang memicu masalah. Sementara itu, yang belum dilaksanakan adalah modifikasi perilaku. Guru menghadapi beberapa kendala, diantaranya keterbatasan fasilitas dalam mengajar, guru kurang menguasai penggunaan media pembelajaran teknologi, Kurangnya pemahaman guru PAI dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka, dan siswa susah diatur.