Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JPMB Parahita

Penyuluhan Daring Higiene Sanitasi, Gizi Seimbang Dan Kesehatan Pada Penjamah Makanan Di Al Jazeerah Hospitality Management Marina Indriasari; Angga Rizqiawan; Isti Istianah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita Vol. 4 No. 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita
Publisher : Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jpmbp.v4i01.823

Abstract

Pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai penjamah makanan agar kualitas makanan yang dihasilkan baik, serta mencegah terjadinya kerusakan dan pencemaran pada makanan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada Tenaga Penjamah Makan di Al Jazeerah Signature Restaurant & Lounge Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta. Kegiatan Penyuluhan dengan tema Higiene Sanitasi, Gizi Seimbang dan Kesehatan pada Penjamah Makanan di Al Jazeerah Hospitality Management akan dilaksanakan 2 tahap dengan kegiatan berupa pemaparan materi oleh 4 narasumber sehingga diharapkan pada Tahap II, peserta dapat mengimplementasikan materi yang telah dijelaskan dan dapat meningkatkan pengetahuan peserta. Tahap I dilaksanakan pada tanggal 11 Januari 2022 dan tahap II dilaksanakan pada tanggal 13 Januari 2022 dengan waktu pelaksanaan selama 2 jam sejak pukul 15.00-17.00. Peningkatan pengetahuan ini dilakukan melalui penyuluhan menggunakan beberapa media edukasi. Dengan dilaksanakannya pre test, penyuluhan dan post test. Hasil dari pelaksanaan pretest dan juga post test kepada peserta didapatlkan kesimpulan berupa pengetahuan peserta mengenai hygiene dan sanitasi serta gizi seimbang untuk produktivitas kerja setelah mendapatkan penyampaian materi masih tergolong sedang pada hari pertama. Sedangkan pada hari kedua, pengetahuan peserta mengenai keamanan pangan serta is terkini mengenai menjaga pola hidup yang sehat setelah mendapatkan penyampaian materi tergolong baik. Secara keseluruhan peserta penyuluhan yang mengikuti merespon secara baik, meskipun terdapat kendala saat menentukan waktu penyuluhan yang tepat.
Sosialisasi Kelas Belajar dan Terapi Bagi Anak Berkebutuhan Khusus Indriasari, Marina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita Vol. 5 No. 02 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita
Publisher : Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/t0v0rw03

Abstract

Pendidikan merupakan kebutuhan dasar setiap manusia untuk menjamin keberlangsungan hidupnya agar lebih bermartabat. Karena itu negara memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan pendidikan yang bermutu kepada setiap warganya tanpa terkecuali termasuk mereka yang memiliki perbedaan dalam kemampuan (Difabel). Anak berkebutuhan khusus biasanya bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB) sesuai dengan kekhususannya masing-masing. Anak berkebutuhan khusus membutuhkan instruksi yang berbeda dari anak normal pada umumnya. Tujuan diselenggarakannya sosialisasi ini yaitu untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang pentingnya kelas belajar dan terapi bagi anak berkebutuhan khusus. Sosialisasi pada kegiatan ini di lakukan secara langsung dengan menggunakan metode ceramah  dengan mengundang 10 orang perangkat desa dan 40 perwakilan dari masyarakat. Informasi yang disampaikan dilakukan menggunakan media gambar dan video. Di samping menggunakan metode ceramah, sosialisasi ini juga menggunakan metode tanya jawab, dimana peserta menyiapkan pertanyaan yang diajukan kepada narasumber. Pada kegiatan sosialisasi ini, masyarakat sudah memahami pentingnya kelas belajar dan terapi bagi anak berkebutuhan khusus sesuai dengan materi yang disampaikan narasumber, hal ini dibuktikan dengan antusias masyarakat yang bertanya kepada narasumber terkait gangguan belajar yang sedang di hadapi oleh anak. Masyarakat juga antusias menjawab semua pertanyaan yang diberikan narasumber. Kesimpulan dari diadakannya sosialisasi ini yaitu agar masyarakat dapat mendeteksi sejak dini gangguan belajar yang kerap dialami anak-anak sehingga dapat dilakukan terapi sejak dini agar proses tumbuh kembang anak agar lebih optimal di masa mendatang.