Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Gambaran Faktor Penggunaan Aplikasi Kebugaran Berbasis Android Dan Ios Pada Mahasiswa Universitas Binawan Bratama, Frezha; Hakiem Afrizal, Sandra; Indriasari, Marina
Jurnal Keolahragaan JUARA Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Keolahragaan JUARA
Publisher : Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/juara.v3i2.11405

Abstract

Perkembangan teknologi berkaitan dengan mudahnya akses informasi menggunakan smartphone. Smartphone yang beredar menggunakan berbagai sistem, diantaranya Android dan iOS. Berkembangnya smartphone disertai pemanfaatan aplikasi, contohnya aplikasi kebugaran. Aplikasi kebugaran sedang diminati kalangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, desain cross-sectional. Hasil penelitian menunjukan penggunaan aplikasi kebugaran mayoritas perempuan, usia paling banyak antara 18-25 tahun dan mayoritas dari program studi gizi. Jenis perangkat paling banyak yaitu smartphone dengan sistem Android. Durasi penggunaan sehari 30 menit. Fitur fitness & sports menjadi fitur yang selalu tersedia aplikasi kebugaran. Faktor predisposisi yang diperoleh aktivitas fisik responden mayoritas beraktivitas sedang dengan status gizi normal. Faktor pendukung yang berpengaruh yaitu kemudahan akses (81.9%) dan manfaat mencapai BB ideal (82.8%). Faktor pendorong lingkungan didominasi rekomendasi internet. Maka dapat disimpulkan penggunaan aplikasi kebugaran mayoritas menggunakan smartphone Android dan pemilihan suatu aplikasi kebugaran dikarenakan adanya kemudahan akses serta dengan tujuan mencapai BB ideal. Rekomnendasi internet sangat berpengaruh..
ANALISIS AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN MIKROBIOLOGI PADA FORMULASI MINUMAN FUNGSIONAL SERBUK INSTAN JAHE EMPRIT DAN KAYU SECANG: Analysis Of Antioxidant Activity And Microbiology In Functional Beverage Formulations Of Instant Zingiber Officinale And Sappan Wood Powder Srimiati, Mia; Syahrial, Sartika Mahardika; Afrizal, Sandra Hakim
Jurnal Pangan Kesehatan dan Gizi Universitas Binawan Vol. 4 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/471dge52

Abstract

Emprit ginger (Zingiber officinale var Amarum) has been used as a traditional drink in Southeast Sulawesi. Oleoresin in ginger is an antioxidant because it can prevent the oxidation process by blocking or capturing free radicals. In principle, antioxidants can inhibit the clumping of blood cells, and stimulate the production of nitric oxide (NO) which plays a role in widening blood vessels (vasodilatation) so that it can reduce blood pressure and also inhibit cancer cells. Emprit ginger (Zingiber officinale var Amarum) and secang wood (Caesalpinia sappan L), which have antioxidant properties, will be made into instant functional powder drinks. This research aimed to analyze the content of antioxidant activity, mold, and total clay number (ALT) in the selected formulation, namely the crystallization method (MK2). Organoleptic data (hedonics and hedonic quality) were analyzed using further tests, namely the Mann-Whitney test for significant results. Results of content analysis the selected formulation in powder form contained antioxidant activity of 29895.95 mg/kg, total plate number (ALT) of 1.0 x 102, and mold <10. Meanwhile, in drink form, it contains antioxidant activity of 53335.3 mg/kg, total plate number (ALT) of 1.4 x 102, and mold <10. In conclusion, differences in the manufacturing process also affect the likeability when organoleptically tested by the panelists.
Gambaran Sosiodemografi, Kebiasaan Merokok, Asupan Zat Gizi, Dan Status Gizi Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur: Sociodemographic Description, Smoking Habits, Nutritional Intake, And Nutritional Status Hypertention Patients At The Puskesmas Working Area Of Kramat Jati District, East Jakarta Anggraini, Katrin; Khasanah, Tri Ardianti; Afrizal, Sandra Hakim
Jurnal Pangan Kesehatan dan Gizi Universitas Binawan Vol. 4 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/damyjg66

Abstract

The prevalence of hypertension in people aged ≥ 18 years has increased in 2018. The research aims to describe the sociodemographic features, smoking habits and food intake in hypertensive patients. This type of research is descriptive with cross sectional  involving 64 respondents with purposive sampling, the research was conducted in February 2023 at the Kramat Jati District Work Area Health Center. Data collection on weight, height, characteristics questionnaire, smoking habits and food intake. The results of this study were that the highest blood pressure was hypertension stage 1 (70.3%), age 56-65 years (62.5%), female gender (62.5%), high school education (45.3%), not working (62.5%), income ≤ (75.0%), never smoked (59.4%). excessive energy intake (46.9%), sufficient protein intake (54.7%), excessive fat intake (57.8%), sufficient carbohydrate intake (69.8%), overweight (48.4%). In conclusion, hypertensive patients are in the late elderly age group, female, have a high school education, do not work, have a low income, do not have a smoking habit, have sufficient energy intake, sufficient protein intake, high fat intake, and sufficient carbohydrate intake.
Peningkatan Kesadaran Tentang Kesehatan Melalui Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Sekolah Dasar Afrizal, Sandra; Fajarianti, Yuniar; Malihah, iis Ismiati; nabilla, Umniya; Rugayyah; Sari, Dian Puspita; kinasih, Hanna ajeng; Anjani, Mutiara; Zulfaizah, Ovi Riani; Larassati, Kartika Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita Vol. 4 No. 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita
Publisher : Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jpmbp.v4i02.850

Abstract

Wilayah Cakung Jakarta Timur memiliki berbagai masalah kesehatan anak usia sekolah seperti penularan infeksi dan kasus gangguan gizi yang masih tinggi. Masalah kesehatan tersebut disebabkan oleh kurangnya kesadaran untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dan menjaga pola makan dalam kehidupan sehari-hari. Peningkatan kesadaran tentang kesehatan tersebut perlu dilaksanakan sedini mungkin terutama pada jenjang sekolah dasar. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran siswa sekolah dasar melalui pemberian edukasi terkait pola makan dan perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui pemberian edukasi terkait gizi dan juga perilaku hidup bersih dan sehat menggunakan media video interaktif, poster dan leaflet. Hasil kegiatan ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk memahami penerapan hidup bersih dan sehat serta memilih makanan yang sehat yang berimplikasi pada peningkatan pengetahuannya terkait topik yang disampaikan. Hal tersebut terlihat dari adanya perbedaan nilai pre-test (sebelum intervensi) dan post-test (setelah intervensi), dimana saat sebelum disampaikannya materi nilai pre-test sebagian besar baik dengan persentase sebesar 71,4% dan mengalami peningkatan setelah dilakukannya penyampaian materi pada post-test sangat baik dengan persentase 96,4%. Sementara hasil evaluasi perilaku hidup bersih dan sehat diperoleh perbedaan bermakna, yaitu 67,9% sebelum penyampaian materi dan meningkat sebesar 92,9% setelah penyampaian materi. Sebagai kesimpulan, pendidikan kesehatan sudah harus dimulai sejak dini untuk memberikan kesadaran tentang kesehatan dan diharapkan bisa menjadi penerus bangsa yang sehat dan kuat.
Hubungan Pengetahuan, Sikap Ibu, Dan Pola Asuh Ibu Dengan Status Gizi Balita Usia 2-5 Tahun: The Relationship Between Knowledge, Mother Attitude, And Mother Parenting Pattern With The Nutritional Status Of Under-Fives Aged 2-5 Years Afraihana, Nur; Rizqiawan, Angga; Istianah, Isti; Afrizal , Sandra Hakiem
Binawan Student Journal Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/e8ya8822

Abstract

Menurut SSGI tahun 2021 balita yang mengalami stunting sebanyak 24,4%, sebanyak 17% untuk balita underweight, dan balita yang mengalami wasting sebanyak 7,1%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan ibu, sikap ibu dan pola asuh ibu dengan status gizi. Desain penelitian ini adalah cross-sectional study yang melibatkan 88 orang responden. Rekrutmen responden menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data meliputi pengukuran antropometri dan pengisian kuesioner pengetahuan ibu, sikap ibu, dan pola asuh ibu. Analisis statistik yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan terdapat 17 (19,3%) balita pendek, 17 (19,3%) balita dengan BB kurang, 17 (19,3%) balita dengan status gizi kurang, 6 (6,8%) balita gizi lebih. Hasil analisis bivariat didapatkan bahwa terdapat hubungan positif antara sikap ibu dengan status gizi dan pola asuh ibu dengan status gizi (p-value 0,000; p-value 0,000). Tidak terdapat hubungan pengetahuan dengan status gizi maka hasil temuan yang didapatkan dari penelitian ini bahwa pengetahuan ibu tidak memiliki pengaruh terhadap status gizi balita.
Efektifitas Peer Group Education Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Mengenai Anemia Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren: The Effectiveness Of Peer Group Education On The Knowledge And Attitude Of Anemia In Adolescent Women In The Boarding School Yurisma, Mitha; Agestika, Lina; Hakiem Afrizal, Sandra
Binawan Student Journal Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/pffky341

Abstract

Anemia pada remaja merupakan masalah kelaparan tersembunyi yang berdampak pada kondisi malnutrisi (gizi kurang) generasi selanjutnya. Anemia akibat kekurangan asupan zat gizi mikro yaitu zat besi dapat disebabkan oleh rendahnya pengetahuan dan sikap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi melalui teman sebaya (peer group education) terhadap pengetahuan dan sikap terkait anemia pada remaja putri di Pondok Pesantren Awwaliyah Al-Asiyah Cibinong. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pretest-posttest control group. Sebanyak 60 santri putri di Pondok Pesantren Awwaliyah Al-Asiyah direkrut pada penelitian ini. Responden terdiri dari 4 edukator (pemberi pengetahuan) dan 56 responden yang dibagi rata menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok peer group sebagai kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap pada kelompok peer group (intervensi) dan terdapat perbedaan yang signifikan pada pengetahuan dan sikap (p-value <0,05). Pada kelompok kontrol terdapat peningkatan pada pengetahuan dan penurunan pada sikap, namun perbedaan tersebut tidak signifikan (p-value >0,05). Edukasi menggunakan metode peer group efektif dilakukan pada remaja, karena penyampaian informasi melalui teman sebaya dapat mencegah timbulnya rasa malu, takut, ataupun gugup untuk menyampaikan pendapat.
The Quality Assurance Acceleration Through Accreditation for Civil Service Universities in Indonesia Nashrul Hakiem; Sandra H. Afrizal
Wahana Vol 76 No 1 (2024): Wahana Tridarma Perguruan Tinggi
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wahana.v76i1.8897

Abstract

The Quality assurance for higher education is very important to ensure that the educational institutions provide quality services to students and the community. Currently, more than hundreds Civil Service Universities or Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) have been established in Indonesia. PTK is a governmental unit dedicated to improve the learning capacity of civil servants, so that the quality assurance is considered as the strategic role for the institutions to prepare the quality of human resources in the public sector. In order to improve the quality, accreditation is required as a standardized instrument for higher education to comply. This paper aims to explore the urgency of accreditation for civil service universities in Indonesia. The format of this paper is a policy brief, so the writing structure is structured as follows: Executive Summary, Policy Issue (Background), Problem Formulation, Impact of Non-Accredited PTK, Recommendations for Alternative Solutions, and Conclusion.
PENGARUH EDUKASI GIZI METODE SCAVENGER HUNT TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMP ATTAQWA-03 BEKASI Ahmad, Maghdalena Ardilah; Hakiem Afrizal, Sandra
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan (SIKONTAN) Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikontan.v3i2.2357

Abstract

Anemia is a nutritional problem that affects more for women rather than men. Anemia can be caused by several factors, one of which is lack of knowledge and attitude towards anemia. Several interventions may prevent anemia such as to increase the intake of nutrients through nutritional education which may increase knowledge and attitudes to prevent anemia. The purpose of this study was to determine the differences in the level of knowledge and attitude toward anemia in adolescent girls after providing nutrition education using the scavenger hunt method at Attaqwa-03 Junior High School, Bekasi. This type of research is pre-experimental with a pretest-posttest one group design. The respondents in this study were 56 female students. Data analysis with univariate analysis and bivariate analysis using paired samples t-test with statistical significance p <0.05. The results of univariate analysis showed that the respondents with upper level of knowledge before intervention was 3,6% and after intervention was 71,4%. While the level of good attitude amongst respondents before intervention was 87,5% and after intervention was 100%. The results of bivariate analysis showed that there were significant changes before and after the intervention with a change in the average knowledge was p value 0.000. As well as on attitude is with a p value of 0.044. As conclusions, the scavenger hunt method is effectively improving knowledge and attitude towards anemia for female high school students.
Evaluasi Program Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan pada Balita Malnutrisi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Cinere Kota Depok Hasyisya Avicenna Rahmadani1, Isti Istianah; Isti Istianah; Sandra Hakiem Afrizal
Journal Malnutrition, Public Health and Local Wisdom Nutrition Vol. 1 No. 1 (2026): Journal Malnutrition, Public Health and Local Wisdom Nutrition
Publisher : PT Bukuloka Literasi Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65307/jmphlwn.v1i1.108

Abstract

Malnutrisi merupakan bagian dari gizi kurang yang tidak tertangani dengan baik, di Indonesia berjumlah gizi kurang pada balita masih tinggi. Menangani hal tersebut pemerintah memperkenalkan program PMT kemudian program ini diadopsikan oleh UPTD Puskesmas Cinere Kota Depok permasalahan malnutrisi di wilayahnya dengan tujuan Mengevaluasi program pemberian makanan tambahan pada balita malnutrisi di wilayah kerja UPTD Puskesmas Cinere, Kota Depok Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan metode focus group discussion, informan menggunakan purposive sampling. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 24 orang yang terdiri dari kader posyandu dan orang tua balita Pada aspek Input Sarana dan prasarana terdapat ketidaksesuaian pada tempat penyimpanan PMT-P dikarenakan tidak tersedianya penyimpanan khusus untuk PMT-P. Pada aspek proses dalam pemantauan, pencatatan dan pelaporan masih ada ketidaksesuaian. Pada output ketepatan waktu masih terdapat ketidaksesuaian. Dalam program PMT-P terdapat hambatan pada pencatatan dan pelaporan masih ada ketidaksesuaian orang tua tidak melakukan pencatatan sederhana sesuai dengan juknis PMT Tahun 2021, anggota keluarga ikut mengkonsumsi PMT-P, dan jumlah PMT yang diberikan terbatas sehingga lama pemberian tidak sesuai dengan yang telah ditentukan. Evaluasi program PMT-P pada balita malnutrisi dimulai dari input, proses dan output sudah berjalan dengan baik meskipun terdapat banyak kendala sehingga berpotensi menghambat pelaksanaan program. Kata kunci: program pemberian makanan tambahan: pemulihan; malnutrisi; evaluasi 
Evaluation of the quality of health applications using the System Usability Scale Sandra Afrizal; Rima Prihatni; Sutanto Priyo Hastono
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 9 No. 1 (2024): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jmis.v9i1.492

Abstract

Current technological developments have made it easier for the public to access online healthcare services. One such online healthcare provider is Halodoc. The application has been downloaded by millions of people in Indonesia. Therefore, the purpose of this study was to evaluate the quality of Halodoc, a healthcare application, using the System Usability Scale (SUS) method. This research method utilized a survey distributed via Google Forms containing ten questions about users' experiences using the Halodoc healthcare application. The results showed that the average SUS score was 78.8, categorized as good. The study concluded that the Halodoc application had a fairly good level of acceptance, was easy to use, and respondents who had previously used the application understood its benefits. Several suggestions were provided for the development of this application, including the addition of a personal medical record feature, additional payment methods, and an emergency feature.