Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Metode TGT (Team Games Tournament) Terhadap Pengetahuan Gizi Dan Asupan Gizi Pada Remaja Obesitas: The Effect Of TGT (Team Games Tournament) Method On Nutrition Knowledge And Nutrition Intake In Obesity Adolescents Saputri, Ananda Egy; Rizqiawan, Angga; Jenie, Renan Prasta
Binawan Student Journal Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/rjsn0194

Abstract

Obesitas salah satu permasalah gizi yang terjadi karena ketidakseimbangan antara jumlah energi yang dikonsumsi terlalu besar daripada jumlah energi yang dikelurkan. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap penyebab obesitas remaja yaitu faktor individu, lingkungan dan genetika. Penelitian bertujuan menganalisis perubahan pengetahuan dan asupan gizi dengan metode TGT (Team Games Tournament) pada remaja obesitas di SMKN 24 Jakarta Timur. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi-Experimental rancangan nonequivalent control group design. Sebanyak 58 siswa-siswi SMK berpartisipasi pada penelitian ini. Responden dibagi 2 kelompok, kelompok TGT sebagai kelompok intervensi dan kelompok leaflet sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data pengetahuan pretest pada kedua kelompok dilakukan pada minggu ke-1 dan posttest untuk kelompok leaflet dilakukan pada minggu ke-2 sedangkan untuk kelompok TGT dilakukan pada minggu ke-3. Data asupan awal didapatkan melalui wawancara Food Recall 2 x 24 jam sebelum dan setelah intervensi. Analisis data kedua kelompok menggunakan uji Independent Sample T-test dan uji Mann-Whitney, sedangkan dalam satu kelompok menggunakan uji Paired Sample T-test dan uji Wilcoxon. Hasil analisis statistik menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan pengetahuan (p=0,000) pada kelompok TGT sebelum dan sesudah intervensi. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada asupan energi (p=0,759), asupan lemak (p=0,271), dan konsumsi gula (p=0,704) sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok TGT. Edukasi menggunakan metode TGT terbukti efektif.
SYSTEMATIC REVIEW: THE RELATIONSHIP BETWEEN LEAD EXPOSURE IN CHILDREN AND PARENTAL OCCUPATION Yuliana, Elvida; Suraya, Anna; Jenie, Renan Prasta; Triwibowo, Agung Cahyono; ., Zakiyah; Rahmawati, Apriana
Jurnal Penelitian Kesmasy Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Kesmasy
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Deli Husada Delitua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpksy.v8i1.2684

Abstract

Lead is a toxic heavy metal and a common occupational and environmental toxin. Lead is used in more than 900 occupations. Lead exposure may produce serious consequences for the health of children. We do meta-analysis articles from PubMed, Google Scholar and Science Direct. We found 24 studies from 14 countries after selected from 1703 countries. Results showed that parental occupations that can increase lead levels include are e-waste worker, fishing net production, lead industry worker, construction, household bullet production, vehicle employee, mining worker, farmer, technician, repair work at home, smelting worker, metal seeker, plumber, battery/lead recycler, laundry-person, artisanal worker, scrap metal cookware production, and jewelry production.
Penyuluhan Gizi Terkait Anemia dan Tablet Tambah Darah (TTD) Pada Remaja Putri di SMA Widya Manggala Jakarta Timur Tri Ardianti Khasanah; Jenie, Renan Prasta; Febriani, Al Fia; Miranti, Anis Dwi; Puji Lestari, Diah; Muharomah, Intan Kurnia; Adzkiya Rahmah, Khoirunnisa; Komala, Laela Nur; Anjani, Mesyfa Putri; Basumbul , Rania Farid; Paramitha, Zalvira
Dedikasi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Dedikasi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III DKI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53276/dedikasi.v3i1.100

Abstract

Remaja putri merupakan pionir yang berpengaruh terhadap faktor kesehatan Wanita Usia Subur (WUS). Peran remaja putri sangat strategis dalam upaya  pencegahan maupun penanggulangan anemia. Namun, para remaja putri umumnya kurang mengetahui pentingnya konsumsi makanan tinggi zat besi dan Tablet Tambah Darah (TTD). Hal ini dapat memicu terjadinya anemia pada remaja putri. Dengan adanya program perbaikan gizi masyarakat, salah satunya pemberian TTD, membuat remaja putri perlu mengonsumsi TTD. Pemberian penyuluhan gizi terhadap remaja putri di Sekolah Menengah Atas Widya Manggala yang berlokasi di Jl. Mujahidin, Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas, Kota Jakarta Timur ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan pengetahuan remaja dalam mencegah dan menanggulangi anemia maupun melakukan monitoring kadar (Hb) hemoglobin secara rutin terhadap kesehatan tubuh remaja putri. Oleh karena itu, kegiatan penyuluhan gizi dengan melibatkan beberapa dosen dari Universitas Binawan dan berkolaborasi dengan mahasiswa gizi yang akan berprofesi sebagai ahli gizi berpotensi untuk mencapai hal tersebut.
Environmental Sustainable Utilization of Agricultural Waste–Based Sterilization for White Oyster Mushroom Cultivation: An FTIR Study of Optical Vibrational Properties Irzaman; Apriliana, Erni; Siskandar, Ridwan; Syafutra, Heriyanto; Jenie, Renan Prasta; Indriasari, Marina; Ramli, Muhammad Mahyiddin; Har, Nazopatul Patonah; Isa, Muammar Mohamad
International Journal of Hydrological and Environmental for Sustainability Vol. 5 No. 1 (2026): International Journal of Hydrological and Environmental for Sustainability
Publisher : CV FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/ijhes.v5i1.1005

Abstract

This study investigates the environmentally sustainable use of agricultural waste–based sterilization in white oyster mushroom (Pleurotus ostreatus) cultivation and its influence on mycelial optical vibrational properties. A small-scale industrial rice husk furnace was employed as an eco-friendly and low-cost sterilization system, providing an alternative to conventional fossil fuel–based energy sources. Potato Dextrose Agar (PDA) was used as the growth medium, while different sterilization levels were applied to obtain uncontaminated media and high-quality mycelial growth. Three sterilization levels were systematically analyzed using Fourier Transform Infrared (FTIR) spectroscopy to evaluate optical behavior at various cultivation stages. The optical properties of the mycelium were assessed through Longitudinal Optical (LO) and Transverse Optical (TO) vibrational modes derived from FTIR spectra. The results indicate that increasing the sterilization level leads to a consistent shift of both LO and TO modes toward higher wavenumbers, reflecting changes in molecular bonding and structural characteristics of the mycelium. Furthermore, longer boiling durations at 102 °C using the rice husk furnace resulted in higher transmittance values, attributed to the partial evaporation or reduction of certain organic compounds within the mycelium. Comparative analysis among cultivation stages shows that the planting spawn (F2) exhibits lower transmittance than the spreading spawn (F1), while the pure culture (F0) demonstrates the highest transmittance. These differences are closely related to variations in mycelial density, with F2 having the greatest mass per unit volume. Overall, the findings confirm that agricultural waste–based sterilization supports environmentally sustainable mushroom cultivation while significantly affecting the optical and structural properties of mycelium.