Claim Missing Document
Check
Articles

Found 41 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Analisis Dan Perancangan Enterprise Architecture Balai Penyedia Dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi Dan Informatika (bp3ti) Pada Fungsi Pengelolaan Pendapatan Dan Pembiayaan Menggunakan Togaf Adm Danu Ridwanto; Irfan Darmawan; Ridha Hanafi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) adalah sebuah lembaga yang dibentuk oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) pada tahun 2010 berdasar Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor:18/PER/M/KOMINFO/11/2010. Fungsi dari BP3TI adalah sebagai lembaga pelaksana program pemerintah Republik Indonesia di bidang telekomunikasi dan informasi. Program tersebut adalah Kewajiban Pelayanan Universal (KPU), sebuah program dengan tujuan meningkatkan kualitas dan aksesibilitas teknologi informasi di daerah-daerah tertentu di Indonesia. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut harus memperhatikan keseimbangan antara aspek bisnis dengan aspek teknologi informasi, maka dibuat perancangan enterprise architecture dengan metode TOGAF ADM framework. TOGAF ADM terdiri dari beberapa fase yang dijadikan guidelines dalam melakukan perancangan enterprise architecture. TOGAF ADM sendiri memiliki beberapa fase seperti : Preliminary Phase, Architecture Vision, Business Architecture, Information System Architecture, Technology Architecture, Opportunities and Solution, dan Migration planning. Dalam penelitian ini akan dibahas strategi bisnis dan infrastruktur BP3TI khususnya fungsi pengelolaan pendapatan dan pembiayaan. Dengan menggunakan framework TOGAF ADM dapat menghasilkan architecture blueprint sebagai bahan untuk menyusun IT roadmap BP3TI. Kata kunci : BP3TI, enterprise architecture, blueprint, TOGAF ADM, IT roadmap, informasi Abstract The Center for Provision and Financing Management of Telecommunications and Informatics (BP3TI) is an institution established by the Ministry of Communication and Informatics (Kominfo) in 2010 based on Regulation of the Minister of Communication and Information Technology Number 18 / PER / M / KOMINFO / 11/2010. The function of BP3TI is as the implementing agency of the government of the Republic of Indonesia in the field of telecommunications and information. The program is a Universal Service Obligation (KPU), a program with the aim of improving the quality and accessibility of information technology in certain areas of Indonesia. To meet these needs must pay attention to the balance between business aspects with aspects of information technology, then created the design of enterprise architecture with TOGAF ADM framework method. The Open Group Architecture Framework (TOGAF) consists of several phases that are used as guidelines for designing enterprise architecture. In this research will discuss business strategy and infrastructure of BP3TI especially function of management of income and financing. TOGAF ADM itself has several phases such as Preliminary Phase, Architecture Vision, Business Architecture, Information System Architecture, Technologi Architecture, Opportunities and Solution, dan Migration planning. Using TOGAF ADM framework can produce blueprint architecture as material for preparing IT master plan BP3TI. Keywords: BP3TI, enterprise architecture, blueprint, TOGAF ADM, IT roadmap, informaton
Analisis Dan Perancangan Enterprise Architecture Pt Tjimindi Subur Pada Fungsi Outbound Logistic, Marketing And Sales, Dan Service Menggunakan Togaf Adm Silvia Firdaus; Rachmadita Andreswari; Ridha Hanafi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Tjimindi Subur merupakan perusahaan tertua yang berada didaerah Cimindi, Kota Bandung yang bergerak dalam bidang textile. Untuk mampu bersaing PT Tjimindi Subur mempunyai tujuan perusahaan yaitu meningkatkan pertumbuhan perekonomian pada sektor textile dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Namun dalam melakukan aktivitas bisnisnya, perusahaan ini belum menerapkan teknologi informasi. Tentu saja dengan kondisi seperti ini sangat menghambat perusahaan dalam melakukan aktivitas bisnisnya terutama pada aktivitas pemasaran, penjualan dan kepuasan pelanggan. Maka diperlukannya teknologi informasi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan dapat menunjang segala aktivitas bisnisnya guna mencapai target perusahaan. Perancangan enterprise architecture pada perusahaan ini merupakan salah satu langkah tepat yang dilakukan guna menyelaraskan strategi bisnis perusahaan dengan teknologi informasi yang dibutuhkan. Dalam penerapan EA pada PT Tjimindi Subur dilakukan dengan menggunakan framework TOGAF ADM yang dimulai dari fase preliminary hingga fase migration planning. Hasil yang didapatkan berupa blueprint dan IT roadmap yang didalamnya terdapat usulan untuk perusahaan pada fungsi outbound logistic, marketing and sales, dan service. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan wawancara kepada beberapa karyawan PT Tjimindi Subur yang berkaitan dengan permasalahan yang ada pada perusahaan guna dilakukannya perbaikan untuk perusahaan. Kata Kunci : PT Tjimindi Subur, Teknologi Informasi, Enterprise Architecture, TOGAF ADM, blueprint, IT roadmap, outbound logistik, pemasaran, penjualan, pelayanan pelanggan Abstract PT Tjimindi Subur is the oldest company in the area of Cimindi, Bandung which is engaged in textile. To be able to compete PT Tjimindi Subur has a corporate goal, namely increasing economic growth in the textile sector and increasing customer satisfaction. But in conducting, this company has not implemented information technology to carry out business activities. With these conditions, it is very difficult for companies to carry out their business activities, especially in marketing, sales, and customer service activities. Hence the need for information technology that fits the needs of the company and can support all business activities in order to achieve the company’s targets. The design of enterprise architecture in this company is one of the right steps taken to align the company’s business strategy with the information technology needed. In the implementation of EA at PT Tjimindi Subur using TOGAF ADM framework is started from the preliminary phase to the migration planning phase. The result obtained in the form of blueprint and IT roadmap in which there are proposals for companies in the functions of outbound logistic, marketing, sales, and service. This research was conducted by interviewing several employees of PT Tjimindi Subur related to the problems that existed in the company to make improvements for the company. Keywords: PT Tjimindi Subur, information technology, enterprise architecture, TOGAF ADM, blueprint, IT roadmap, outbound logistic, marketing and sales, service
nalisis Dan Perancangan Arsitektur Satu Data Pada Fungsi Umum Menggunakan Togaf Adm Di Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat Nur Fitriyani; Irfan Darmawan; Ridha Hanafi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Satu Data digunakan untuk mendorong pengambilan kebijakakn berdasarkan data. Di era globalisasi sekarang ini, sebuah organisasi harus mampu menyesuaikan diri terhadap perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, sudah merupakan hal yang sangat lumrah karena dengan menggunakan teknologi informasi dapat membantu menunjang aktivitas bisnis pada instansi. Dalam menjalankan aktivitas bisnisnya, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat sedang melakukan pembangunan terhadap sistem satu data. .Dibutuhkan perancangan EA dengan menggunakan motede TOGAF ADM framework sebagai panduan untuk pembuatan perancangan. Enterprise Architecture dimulai dari fase preliminary hingga fase technology. Hasil dari penelitian berupa artefak dari rancangan arsitektur bisnis sampai teknologi informasi saat ini beserta usulan untuk melakukan perbaikan terutama pada fungsi umum. Kata kunci : Enterprise Architecture, TOGAF ADM, Satu Data, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat Abstract One Data is to encourage policy making base on the data. In the globalization era nowadays, company should be able to adapt towards fast information technology evolution, has been being common things because using information technology could support the company’s business activities. In running the business activities, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat are doing development of the One System. EA design is needed by using the motive TOGAF ADM framework as a guide for designing. Enterprise Architecture starts from the preliminary phase until the technology phase. The results of the research are in the form of a artifact from the design of business architecture to current information technology along with proposals to make improvements, especially in the common function. Keywords: One Data, Enterprise Architecture (EA), TOGAF ADM
Analisis Dan Perancangan Enterprise Architecture Pt Tjimindi Subur Pada Fungsi Bisnis Support Menggunakan Togaf Adm Rizka Nursyahdilla Puspitasari; Rachmadita Andreswari; Ridha Hanafi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Tjimindi Subur berdiri sejak tahun 1967 merupakan salah satu perusahaan textile yang berlokasi di Cimindi Kota Cimahi Bandung barat. Perusahaan ini sangat mengedepankan kepuasan pelanggan dengan kualitas produk yang dihasilkan. Untuk dapat menghasilkan produk yang berkualitas maka dibutuhkan fungsi support yang berkualitas juga, fungsi support ini terdiri dari fungsi keuangan, sumber daya manusia, IT support dan pengadaan. Sehingga untuk mendukung hal tersebut dibutuhkan teknologi informasi sebagai pendorong dalam menjalankan aktivitas bisnisnya. PT Tjimindi Subur harus mampu memanfaatkan teknologi informasi yang selaras dengan keefektifan proses bisnis yang dibutuhkan perusahaan pada fungsi support tersebut. Oleh karena itu diperlukannya suatu perancangan enterprise architecture. Perancangan Enterprise Architecture merupakan metode yang digunakan untuk menyelaraskan antara strategi bisnis perusahaan dengan teknologi informasi, yang menggambarkan keadaan atau kondisi perusahaan saat ini (eksisting) dan kondisi perusahaan yang akan datang (Targeting). Framework yang dapat dijadikan acuan dalam penelitian ini adalah TOGAF ADM yang memiliki metode sistematis. Adapun fase yang terdapat pada TOGAF ADM yang akan dibahas dalam penelitian ini yaitu terdiri dari fase preliminary, architecture vision, business architecture, information system architecture, technology architecture, opportunities and solution dan migration planning. Kata kunci: PT Tjimindi Subur, Enterprise Architecture, Support, TOGAF ADM Abstract PT Tjimindi Subur established since 1967 is one of the textile companies located in Cimindi Cimahi city,west Bandung. This company is very concerned in customer satisfaction with the quality of the product produced. To produce the good quality product then a good support function is needed, there is finance function, human resources function, IT support function and procurement function in the support function. In support this information technology is needed as a driver business activities. PT Tjimindi Subur must be able to utilize information technology that is aligned with the business process of the company needed, especially in the functions support, then it is needed to design enterprise architecture.The Design of enterprise architecture is a method used to align the company’s business strategy with information technology, which describe the current condition of the company (existing) and the company’s target conditions. The framework that can be used as a reference in this research is TOGAF ADM which has a systematic method. The phase contained in TOGAF ADM in this research consists of the preliminary phase, architecture vision, business architecture, information system architecture, technology architecture, opportunities and solutions, and migration planning. Keywords: PT Tjimindi Subur, Enterprise Architecture, Support, TOGAF ADM
Analisis Dan Perancangan Enterprise Architecture Pt Tjimindi Subur Pada Fungsi Inbound Logistik Dan Produksi Menggunakan Togaf Adm Rizky Alamsyah; Rachmadita Andreswari; Ridha Hanafi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Tjimindi Subur adalah perusahaan textile yang bergerak di bidang kain greige untuk di proses menjadi kain jadi. Perusahaan ini memiliki visi untuk menjadi pemimpin utama perusahaan textile di Indonesia dalam penyediaan seragam dan fashion. Namun dalam menjalankan proses bisnis dan penerapan teknologi informasi pada PT Tjimindi Subur masih dilakukan secara manual, tentunya mengakibatkan akan sulit untuk mewujudkan visi perusahaan. Dengan demikian untuk mewujudkan visi perusahaan maka dibutuhkan sistem informasi yang dapat menunjang PT Tjimindi Subur untuk bersaing menjadi pemimpin utama perusahaan textile di Indonesia. PT Tjimindi Subur membutuhkan perancangan enterprise architecture untuk mengatasi masalah tersebut. Dalam melakukan perancangan terhadap enterprise architecture pada PT Tjimindi Subur digunakan TOGAF ADM sebagi framework. Tahap yang dilakukan untuk merancang enterprise architecture adalah pada fase preliminary, architecture vision, business architecture, data architecture, technology architecture, opportunities and solution, dan migration planning. Melalui tahapan ini maka akan dihasilkan sebuah blueprint dan IT Roadmap untuk fungsi inbound logistik dan produksi. Perancangan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam mengembangkan teknologi informasi khususnya pada fungsi inbound logistik dan produksi. Kata Kunci : PT Tjimindi Subur, inbound logistik, produksi, enterprise architecture, TOGAF ADM, blueprint. Abstract PT Tjimindi Subur is a textile company engaged in greige fabric to be processed into finished fabrics. This company has the vision to be the main leader of textile companies in Indonesia in providing uniforms and fashion. But in carrying out business processes and the application of information technology to PT Tjimindi Subur is still done manually, of course, it will lead to difficult to realize the company’s vision. Thus to realize the company’s vision, an information system that can support PT Tjimindi Subur is needed to complete at the main leader to textile companies in Indonesia. PT Tjimindi Subur requires an enterprise architecture design to overcome this problem. In designing the enterprise architecture in PT Tjimindi Subur, TOGAF ADM is used as a framework. The stage to design an enterprise architecture is in the preliminary phase, architecture vision, business architecture, data architecture, technology architecture, opportunities and solution, and migration planning. Through this stage, a blueprint and IT Roadmap will be produced for inbound logistic and production functions. This design is expected to be a reference in developing information technology, especially in inbound logistic and production functions. Keywords: PT Tjimindi Subur, inbound logistic, production, enterprise architecture, TOGAF ADM, blueprint.
Analisis Dan Perancangan Enterprise Architecture Sistem Satu Data Pada Fungsi Wajib Berkaitan Pelayanan Dasar Pembangunan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat Menggunakan Togaf Adm Devita Ayu Wulandari; Irfan Darmawan; Ridha Hanafi
eProceedings of Engineering Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Satu Data adalah sebuah inisiatif pemerintah Indonesia untuk mendorong pengambilan kebijakan berdasarkan data. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka diperlukan pemenuhan atas data pemerintah yang akurat, terbuka, dan interoprable. Dengan demikian, pemanfaatan data pemerintah tidak hanya terbatas pada penggunaan secara internal antar instansi, tetapi juga sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan data publik bagi masyarakat. Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menyadari belum optimalnya integrasi data pembangunan sehingga perlu meningkatkan kualitas pengelolaan data maupun informasi. Enterprise Architecture atau EA diperlukan dalam upaya mendukung daya saing dan transformasi bisnis. Kata kunci : Satu Data, Enterprise Architecture, Framework TOGAF ADM, Teknologi Informasi, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. Abstract – One Data is an agreement of the Indonesian government to encourage policy making based on data. To realize this, it is necessary to fulfill government data that is accurate, open and intertwined. Thus, the use of government data is not only limited to the use between internal institutions, but also as a form of meeting public data needs for the community. The Government of West Java Province realizes that it is not yet optimal in integrating development data so it needs to improve the quality of data management and information. Enterprise architecture or EA is needed in supporting supporting competitiveness and transforming business. Keywords: One Data, Enterprise Architecture, TOGAF ADM Framwork, Information Technology, West Java Provincial Government.
Analisis Dan Perancangan Architecture Satu Data Pada Fungsi Wajib Tidak Berkaitan Pelayanan Dasar Menggunakan Pendekatan Togaf Adm Di Pemerintah Daerah Jawa Barat Hir Nanda Putri; Irfan Darmawan; Ridha Hanafi
eProceedings of Engineering Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Peranan teknologi sangat penting untuk membantu segala aktivitas bisnis suatu organisasi untuk mencapai tujuan. Dalam perkembangan teknologi diperlukan sebuah metode Enterprise Architecture yang memberikan manfaat pada suatu organiasi yaitu Standarisasi, Transparasi dan keselarasan teknologi informasi dengan strategi bisnis dalam suatu organisasi. Pemerintah Daerah Jawa Barat adalah salah satu dari sekian banyak instansi pemerintahan yang sudah menggunakan TI dalam menjalankan aktivitas bisnisnya. Satu Data digunakan untuk mendorong pengambilan kebijakakn berdasarkan data. Untuk mewujudkan satu data tersebut diperlukan pemenuhan atas data pemerintahan yang akurat, terbuka dan dapat dioperasikan. Sehingga pemanfaatan data pada pemerintahan tidak hanya terbatas dengan penggunaan secara internal antar sebuah instansi saja, tetapi juga dapat memenuhi kebutuhan bagi masyarakat. Sebuah organisasi harus mampu menyesuaikan diri terhadap perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, teknologi informasi dapat membantu menunjang aktivitas bisnis perusahaan. Dalam menjalankan aktivitas bisnisnya Pemerintah Daerah Jawa Barat didukung oleh beberapa dinas di Jawa Barat. Enterprise Architecture merupakan salah satu metode untuk menyelaraskan kebutuhan bisnis perusahaan dan penggunaan teknologi informasinya. Di dalam EA terdapat framework yang digunakan sebagai acuan untuk merancang arsitektur, yaitu TOGAF ADM. Dalam metode TOGAF ADM terdiri dalam 9 fase, tetapi dalam penelitian ini hanya 5 fase perancangan, yaitu Preliminary phase, architecture vision, business architecture, information systems architecture (Data dan Application), technology architecture. Hasil akhir dengan adanya luaran yang dihasilkan berupa rancangan arsitrektur berupa blueprint, diharapkan agar dapat menjadi acuan atau dasar bagi PEMPROV JABAR dalam mengembangkan teknologi informasi untuk mendukung aktivitas bisnis. Kata Kunci : Enterprise Architecture, TOGAF ADM, satu data Pemerintah Daerah Jawa Barat, blueprint. Abstract The role of technology is very important to help all business activities of an organization to achieve goals. In the development of technology, an Enterprise Architecture method is needed that benefits an organization, namely Standardization, Transparency and alignment of information technology with business strategies within an organization. The West Java Regional Government is one of the many government agencies that have used IT to carry out their business activities. One data is used to encourage policy-based decision-making. To realize this data, it is necessary to fulfill government data that is accurate, open and can be operated. So that data utilization in government is not only limited to internal use between agencies, but also can meet the needs of the community. An organization must be able to adjust to the development of increasingly rapid information technology, information technology can help support the company's business activities. In carrying out its business activities the Regional Government of West Java is supported by several agencies in West Java. Enterprise Architecture is one method to harmonize the company's business needs and use of information technology. In the EA there is a framework that is used as a reference for designing architecture, namely TOGAF ADM. In the TOGAF ADM method consists of 9 phases, but in this study only 5 phases of design, namely Preliminary phase, architecture vision, business architecture, information systems architecture (Data and Application), technology architecture. The final result with the resulting output in the form of architectural design in the form of a blueprint, is expected to be a reference or basis for the JABAR Provincial Government in developing information technology to support business activities. Key Word : Enterprise Architecture, TOGAF ADM, one West Java Regional Government data, blueprint.
Analisis IT Risk Management Pada Bagian Umum LPP TVRI Jabar Dengan Framework ISO/IEC 27005:2022 Wagge, Al Ferdaus Leon; Nurtrisha, Widyatasya Agustika; Hanafi, Ridha
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak LPP TVRI Jabar belum menerapkan proses IT Risk Management yang terstruktur dengan bantuan framework, proses IT Risk Management di Bagian Umum pada LPP TVRI Jabar masih terbatas pada sistem pelaporan kepada person in charge (PIC) yang berada di Bagian Umum. Metode yang digunakan di penelitian dilakukan dengan menggabungkan metodologi pendekatan framework ISO/IEC 27005:2022 dan framework COBIT 2019. Framework ISO/IEC 27005:2022 berfokus pada proses IT Risk Management di Bagian Umum LPP TVRI Jabar, melalui analisis pengelolaan risiko IT yang tahapannya terdiri dari Risk Identification, Risk Analysis, Risk Evaluation, dan Risk Treatment. Sementara framework COBIT 2019 berfokus pada proses penetapan kontrol dan prioritas rekomendasi yang didasarkan pada hasil analisis pengelolaan risiko IT yang telah dilakukan melalui ISO/IEC 27005:2022. Selain itu framework COBIT 2019 juga digunakan sebagai alat bantu dalam mengidentifikasi risiko berdasarkan kategori risk profile, melalui Figure 2.7—Risk Profile Design Factor (IT Risk Categories) [1]. Berdasarkan penelitian, terdapat 25 daftar risiko dengan satu (1) risiko level High, sebelas (11) risiko level Medium, dan tiga belas (13) risiko dengan level Low. Berdasarkan 25 daftar risiko yang telah diidentifikasi, risiko-risiko IT tersebut selanjutnya diberikan penanganan risiko serta penetapan kontrol yang mengacu pada framework COBIT 2019. Pada jurnal ini, untuk bagian Hasil dan Pembahasan hanya mencakup tahapan Risk Analysis, Risk Treatment, dan Penetapan Kontrol Risiko Kata kunci — IT Risk Management, ISO/IEC 27005:2022, COBIT 2019, LPP TVRI Jabar
Analisis Manajemen Risiko TI Pada Bagian Konten Media Digital LPP TVRI Jabar Dengan framework ISO/IEC 27005:2022 Ichsan, Fairuz; Nurtrisha, Widyatasya Agustika; Hanafi, Ridha
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi informasi (TI) telah mengubah pola konsumsi informasi dan hiburan dari media konvensional ke digital. Sebagai media publik, LPP TVRI Jawa Barat perlu beradaptasi dengan perubahan ini, terutama dalam pengelolaan konten digital yang cepat, aman, dan andal. Namun, belum adanya kerangka manajemen risiko TI yang menyeluruh menunjukkan perlunya evaluasi dan pembenahan. Penelitian ini menggunakan framework ISO/IEC 27005:2022 untuk menganalisis manajemen risiko melalui tahapan identifikasi, analisis, evaluasi, dan penanganan. Selain itu, COBIT 2019 dan ISO/IEC 27001:2022 Annex A digunakan untuk menetapkan kontrol dan prioritas mitigasi berdasarkan klasifikasi risiko. Hasil studi mengidentifikasi 18 risiko TI: 1 risiko tinggi, 8 sedang, dan 9 rendah, yang masing-masing diberikan kontrol sesuai framework. Temuan ini diharapkan memperkuat sistem pengelolaan risiko LPP TVRI Jabar dan menjadi referensi bagi penerapan manajemen risiko TI di organisasi penyiaran dan digital lainnya. Kata kunci — manajemen risiko, teknologi informasi, ISO/IEC 27005:2022, COBIT 2019, ISO/IEC 27001:2022 Annex A
Analisis Manajemen Risiko Teknologi Informasi Pada Bagian Teknik di Lembaga Penyiaran Publik Tvri Jawa Barat Dengan Framework Iso/Iec 27005:2022 Narayana, Gede Dipta; Nurtrisha, Widyatasya Agustika; Hanafi, Ridha
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Jawa Barat sangat bergantung pada keandalan infrastruktur teknologi informasi (TI) yang dikelola oleh Bagian Teknik untuk menjaga kontinuitas operasional di tengah era disrupsi digital. Namun, observasi internal menunjukkan bahwa Bagian Teknik belum memiliki proses manajemen risiko TI yang terstruktur dan masih mengandalkan mekanisme pelaporan manual kepada PIC (person in charge) yang bersifat reaktif. Kondisi ini dinilai tidak ideal dalam menghadapi ancaman siber dan teknis yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah panduan manajemen risiko TI yang sistematis dengan mengadopsi pendekatan kualitatif yang mengintegrasikan framework ISO/IEC 27005:2022 untuk proses utama manajemen risiko, serta COBIT 2019 untuk identifikasi profil risiko dan penetapan kontrol. Hasil penelitian berhasil mengidentifikasi 20 risiko TI potensial, yang setelah melalui proses analisis diklasifikasikan menjadi satu (1) risiko dengan level High, sembilan (9) risiko dengan level Medium, dan sepuluh (10) risiko dengan level Low. Berdasarkan evaluasi, ditetapkan 10 risiko prioritas yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Untuk risiko-risiko tersebut, dirumuskan respon risiko berupa modification (9 risiko) dan sharing (1 risiko), serta penetapan kontrol relevan yang mengacu pada COBIT 2019 dan Annex A ISO/IEC 27001:2022, yang dikelompokkan ke dalam aspek People, Process, dan Technology. Kata kunci — Manajemen Risiko TI, TVRI Jawa Barat, ISO/IEC 27005:2022, COBIT 2019
Co-Authors Adam Satya Kencana Adelia Indah Oktaviyanti Aisya Hanifa Almareta Harasti Nuraini Amalia, Asti Andika Desta Ginanjar Andyani Chris Thalia Udiono Anfusa Gandri Herucakra Anisa Fatakh Sabila Ari Fajar Santoso Aridha Meitya Arifin Aridha Meitya Arifin Aridha Meitya Arifin, Aridha Meitya Asti Amalia Nur Fajrillah Ayu Syafira Alfain Azuraliyawan, Tiara B. Ricardo Saputra Bagas Rezkita Budiwari Rizki Fadhilah Charlie Sugiarto Danindra, Muhammad Danu Ridwanto Devita Ayu Wulandari Dewi Rahmayanti Dewi Rahmayanti Diffa, Amira Jauharah Dimas Pradana Fadhilah, Budiwari Rizki Fadly Muhammad Famila Faradiba Fathiyyah Nur Azizah Fathiyyah Nur Azizah Fathiyyah Nur Azizah, Fathiyyah Nur Firdaus Setya Pratama Furqon, Choirul Gita Adira Gregorius Prahaswara Dewanta Hir Nanda Putri I Gede Mindrayasa I Gede Mindrayasa I Gede Mindrayasa, I Gede Ichsan, Fairuz Irfan Darmawan Josua Kristian Sitinjak Ken Rangga Dinar Kinanti Tiara Ningtyas Mohammad Fadhel Irawan Muh. Fachry Putera P. Muhammad Barli Khairan Muhammad Fikri Mulyana, Rahmat Mulyana, Rahmat Munir Munir, Munir Murahartawaty Murahartawaty Mutiara, Nabila Nabila Mutiara Narayana , Gede Dipta Narayana, Gede Dipta Natalia, Mega Ayu Nia Ambarsari Nur Fitriyani Olaf Arman Sebastian Rachmadita Andreswari Rahayu Manolita Rahayu Manolita Rahayu Manolita, Rahayu Rashikha, Nai`la Rd. Rohmat Saedudin Renantia Indriani Renantia Indriani Renantia Indriani, Renantia Rizka Nursyahdilla Puspitasari Rizky Alamsyah Rully Septiaria Salman Alfarisi, Dhiaulhaq Satria Janaka Shafira Naftania Silvia Firdaus Siti Hartina Soni Fajar Surya Gumilang Suwatno Suwatno Syaffa, Naura Imanda Tesi Irwani Tesi Irwani, Tesi Thessa Silviana Uli Manurung Tiofenny Angelina Tiofenny Angelina Wagge, Al Ferdaus Leon Widyatasya Agustika Nurtrisha Yuli Adam Prasetyo Yuli Prasetyo