Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

The Meanings of Symbols of Priyambada Mustakaweni Dance merdekawati, Ika; Malarsih, Malarsih; Sunarto, Sunarto
Catharsis Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/catharsis.v8i2.31790

Abstract

This Research Aimed At Expressing The Meaning Of Symbols Of Priyambada Mustakaweni Dance. It Is Used Qualitative Method. The Data Collecting Techniques Were Through Observation, In Depth Interview, And Documentation. The Data Validation Used Data Triangulation Technique And Informan Review. The Data Was Analyzed Through The Process Of Reduction, Presentation, And Data Verification. The Results Of The Research Are That The Performance Form Of Priyambada Mustakaweni Dance Consist Of Title, Theme, Number Of Dancers, Movements, Place, Accompaniment, Makeup And Costume, Property, And Lighting. The Meaning Of Priyambada Mustakaweni Dance Is Reflected Through The Movements Perang Tantang-Tantangan, Perang Keris And Perang Gendhewa. (1) Perang Tantang-Tantangan Has A Meaning Of A Brave Female Soldier And Ready To Fight For The Country, (2) Perang Keris, Has An Implied Meaning That A Soldier Ha A Strategy And Power To Defend His Country, (3)Perang Gendhewa Implies That A Soldier Should Be Trained And Is Always Alert From Enemy’s Attack. Kata kunci : Tari Priyambada Mustakaweni, Bentuk, Makna Simbol.
The Meanings of Symbols of Priyambada Mustakaweni Dance merdekawati, Ika; Malarsih, Malarsih; Sunarto, Sunarto
Catharsis Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/catharsis.v8i2.31790

Abstract

This Research Aimed At Expressing The Meaning Of Symbols Of Priyambada Mustakaweni Dance. It Is Used Qualitative Method. The Data Collecting Techniques Were Through Observation, In Depth Interview, And Documentation. The Data Validation Used Data Triangulation Technique And Informan Review. The Data Was Analyzed Through The Process Of Reduction, Presentation, And Data Verification. The Results Of The Research Are That The Performance Form Of Priyambada Mustakaweni Dance Consist Of Title, Theme, Number Of Dancers, Movements, Place, Accompaniment, Makeup And Costume, Property, And Lighting. The Meaning Of Priyambada Mustakaweni Dance Is Reflected Through The Movements Perang Tantang-Tantangan, Perang Keris And Perang Gendhewa. (1) Perang Tantang-Tantangan Has A Meaning Of A Brave Female Soldier And Ready To Fight For The Country, (2) Perang Keris, Has An Implied Meaning That A Soldier Ha A Strategy And Power To Defend His Country, (3)Perang Gendhewa Implies That A Soldier Should Be Trained And Is Always Alert From Enemy’s Attack. Kata kunci : Tari Priyambada Mustakaweni, Bentuk, Makna Simbol.
Antecedents of Audience Perceptions of Kompas.id’s Elementary School Cost Data Journalism Khairunnisa Zahrah, Syifa; Merdekawati, Ika; Sri Mulyani, Henny
KOMUNIKA Vol 9 No 1 (2026): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No.152/E/KPT/2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/w98acw08

Abstract

Audience perception played a crucial role in validating the significance of data journalism inthe public sphere. The features of data stories and visualisations, including data, data sources,and visualisations used, play a role in influencing their perceptions. However, this potentialremained suboptimal when audiences failed to comprehend or respond positively to datapresentations. This study aimed to examine how readers' personal characteristics influencedtheir perception and evaluation of serial data journalism coverage on elementary educationcosts at Kompas.id, particularly among members of the Investigation & Data Journalismgroup. Perception process theory and the perception of quantitative journalism were employedas the analytical framework. A descriptive quantitative method was adopted, utilizing aquestionnaire distributed via WhatsApp to 90 group members. The findings indicate thatpersonal relevance to readers' lived experiences appears to play a role in perceptual selectionwhen audiences engage with data journalism news on elementary education costs.Additionally, respondents demonstrated considerable statistical affinity, evident in theirengagement with both data sources and visualization formats. Both factors constitutedsignificant antecedents in the audience perception process of data journalism news onelementary education costs at Kompas.id.
Persepsi Khalayak Terhadap Radio Komunitas Kampus 107.8 Mandalla FM Pavitasari, Shabrina Pramudita; Fadilah, Efi; Merdekawati, Ika
Jurnal Kajian Jurnalisme Vol 3, No 1 (2019): Kajian Jurnalisme
Publisher : Journalism Study Program, Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.898 KB) | DOI: 10.24198/jkj.v3i1.22451

Abstract

Radio komunitas hadir sebagai bagian dari pemerataan kebutuhan informasi sejalan dengan demokrasi yang semakin tumbuh. Radio Mandalla 107.8 FM, adalah radio komunitas kampus yang dikelola oleh kampus untuk memenuhi kebutuhan kampus dalam penyebaran informasi. Uniknya radio komunitas ini mengklaim sebagai radio dakwah, yaitu menyebarkan informasi yang bertemakan Islam. Penilitian ini ingin mengetahui persepsi khalayak terhadap Radio Mandalla, dalam memenuhi kebutuhan dan kepuasan khalayaknya. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data primer penelitian ini diperoleh dari hasil kuesioner kepada responden berjumlah 41 orang dengan menggunakan teknik berdasarkan tujuan. Hasil penelitian ini menunjukkan lebih dari 50% khalayak memberi nilai cukup tinggi kepada Radio Mandalla karena kebutuhan dan kepuasan mereka terhadapat informasi yang diberikan media tersebut terpenuhi. Khalayak menggunakan Radio Mandalla sebagai media untuk mencari informasi, sebagai media interaksi, dan penguatan eksistensi kelompok minoritas dalam masyarakat. Selain itu, Radio Mandalla merupakan salah satu media komunitas yang masih menjalankan peran dan fungsinya dengan baik, yakni dari, oleh, untuk komunitas.
Kebijakan Penggunaan Media Online Website Kompas TV Dan Youtube Untuk Menyalurkan Konten “Eksklusif Digital” Kompas TV Handayani, Finna Prima; Merdekawati, Ika
Jurnal Kajian Jurnalisme Vol 2, No 2 (2019): Kajian Jurnalisme
Publisher : Journalism Study Program, Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.67 KB) | DOI: 10.24198/jkj.v2i2.21361

Abstract

Meningkatnya konsumsi internet oleh masyarakat Indonesia berdampak pada perubahan pola pemenuhan kebutuhan akan informasi. Kini, masyarakat Indonesia lebih memanfaatkan media online ketika mencari informasi yang dibutuhkan. Hal itu berpengaruh pada penurunan jumlah khalayak yang menggunakan media massa konvensional, termasuk khalayak yang menonton tayangan televisi konvensional. Dengan demikian, Kompas TV membuat sebuah tayangan digital berbasis internet, yaitu “Eksklusif Digital” yang memanfaatkan kanal website kompas.tv dan YouTube untuk menyalurkan kontennya. Penelitian ini menggunakan metode Studi Kasus Intrinsik Robert E. Stake dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, studi dokumen, dan studi pustaka. Hasil penelitian adalah Kompas TV menggunakan website kompas.tv dan YouTube untuk penyaluran konten “Eksklusif Digital”, karena website kompas.tv merupakan platform utama Kompas TV dalam media online dan bertujuan untuk memperkenalkan website kompas.tv kepada khalayak sebagai video portal Kompas TV. Kemudian menggunakan YouTube, karena saat ini YouTube merupakan media sosial yang paling aktif digunakan di Indonesia.