Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

TREN KEBUTUHAN KUALIFIKASI JURNALIS RADIO PADA INDUSTRI RADIO SIARAN DI KOTA BANDUNG Yudhapramesti, Pandan; Fadilah, Efi
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1021.028 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v1i1.6028

Abstract

Untuk mengetahui kualifikasi sumber daya manusia yang dibutuhkan dunia kerja, perguruan tinggi seyogyanya aktif melakukan pendekatan serta penelitian terhadap dunia kerja. Penelitian ini diarahkan untuk mengetahui serta merumuskan kualifikasi sumber daya manusia di bidang jurnalistik radio yang dibutuhkan oleh radio siaran dalam aspek pemahaman terhadap filosofi jurnalistik, karakter media, kemampuan mengolah pesan untuk siaran radio, serta pemahaman etika profesi.Penelitian dilakukan terhadap tiga stasiun radio siaran di Bandung yaitu Radio PR FM, Radio Republik Indonesia, dan Radio Litasari FM. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dimana data diperoleh melalui pengamatan dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwajurnalis radio yang dibutuhkan adalahyang memahami filosofi perannya sebagai pembawa pesan serta memahami karakteristik radio siaran agar optimal mengolah pesan untuk radio. Mereka juga  diharapkan dapat menjunjung tinggi etika profesi.  Sejalan dengan perkembangan teknologi berbasis internet,  para  jurnalis radio juga dituntut bekerja dalam pola kerja media konvergensi. Pengelola radio menyadari kesenjangan antara kondisi ideal dan real kualifikasi jurnalis radio,namun mengaku kesulitan mengatasinya. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi perguruan tinggi untuk menyediakan calon jurnalis radio dengan kualifikasi yang memadai.
Penerapan Model MonetisasiContent Creation Pada Vice Indonesia Nadia Febriani; Efi Fadilah
Jurnal Kajian Jurnalisme Vol 2, No 2 (2019): Kajian Jurnalisme
Publisher : School of Journalism, Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (961.824 KB) | DOI: 10.24198/jkj.v2i2.21360

Abstract

Model monetisasi content creation adalah salah satu cara dalam memperoleh pemasukan yang dilakukan dengan mengemas pesan komersial menjadi konten yang menarik dan dapat dinikmati. VICE Indonesia menjadi salah satu media massa yang menggunakan model monetisasi content creation pada konten komersialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model monetisasi content creation yang dilakukan oleh VICE Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus intrinsik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa VICE Indonesia menerapkan model monetisasi content creation berdasarkan pedoman internal dari VICE New York, mengikuti karakteristik segmentasi milenial, perubahan persepsi perusahaan mitra kerja sama. VICE Indonesia melakukan proses penerapan model monetisasi content creation dalam dua tahapan, yaitu proses penjualan yang terbagi menjadi pre-sales, sales, dan post-sales serta proses produksi konten yang terdiri dari tahapan pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Kesepakatan yang terjadi pada proses penjualan mempengaruhi aktivitas yang dilakukan pada proses produksi konten. Keberadaan model monetisasi content creation mengimplikasi aspek jurnalistik berupa usaha VICE Indonesia untuk menyesuaikan prinsip dan etika jurnalistik dan implikasi pada aspek bisnis di mana model monetisasi content creation menjadi sumber pemasukan terbesar VICE Indonesia untuk memenuhi kebutuhan operasional.
Transformasi Harian Kompas MenjadiPortal Berita Digita Subscription Kompas.Id Alfiyya Dhiya Haq; Efi Fadilah
Jurnal Kajian Jurnalisme Vol 1, No 2 (2018): Kajian Jurnalisme
Publisher : School of Journalism, Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.825 KB) | DOI: 10.24198/jkj.v1i2.21339

Abstract

Kompas.id merupakan strategi harian Kompas dalam mempertahankan eksistensinya di tengah gempuran media digital dan menurunnya tiras surat kabar. Keberadaan Kompas.id tersebut berimplikasi pada internal Kompas, khususnya dari sisi redaksi dan konten. Redaksi harian Kompas kini menambah dua desk baru untuk menangani produksi berita di Kompas.id, yaitu desk digital harian dan desk digital mingguan. Sementara dari sisi konten, Kompas.id didesain lebih beragam dengan memanfaatkan teknologi untuk membuat konten multimedia dan interaktif. Namun, bukan berarti produk Kompas.id berbeda dengan koran harian Kompas karena berita-berita yang diterbitkan pada harian Kompas juga menjadi bagian dalam Kompas.id. Meski telah memasuki ranah digital, Kompas.id dibuat dengan semangat untuk tetap mempertahankan jurnalisme khas harian Kompas. Strategi bisnis Kompas.id dirancang dengan konsep berlangganan atau dikenal dengan istilah digital subscription. Kompas menyediakan beberapa paket berlangganan sesuai keinginan dan kebutuhan pembacanya. Harian Kompas menjadi surat kabar pionir dalam menciptakan media digital subscription sebagai ekstensi dari korannya. Hal itu dilakukan lantaran Kompas ingin para pembaca tetap memberikan harga pada aspek jurnalisme seperti pada korannya.
Persepsi Khalayak Terhadap Radio Komunitas Kampus 107.8 Mandalla FM Shabrina Pramudita Pavitasari; Efi Fadilah; Ika Merdekawati
Jurnal Kajian Jurnalisme Vol 3, No 1 (2019): Kajian Jurnalisme
Publisher : School of Journalism, Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.898 KB) | DOI: 10.24198/jkj.v3i1.22451

Abstract

Radio komunitas hadir sebagai bagian dari pemerataan kebutuhan informasi sejalan dengan demokrasi yang semakin tumbuh. Radio Mandalla 107.8 FM, adalah radio komunitas kampus yang dikelola oleh kampus untuk memenuhi kebutuhan kampus dalam penyebaran informasi. Uniknya radio komunitas ini mengklaim sebagai radio dakwah, yaitu menyebarkan informasi yang bertemakan Islam. Penilitian ini ingin mengetahui persepsi khalayak terhadap Radio Mandalla, dalam memenuhi kebutuhan dan kepuasan khalayaknya. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data primer penelitian ini diperoleh dari hasil kuesioner kepada responden berjumlah 41 orang dengan menggunakan teknik berdasarkan tujuan. Hasil penelitian ini menunjukkan lebih dari 50% khalayak memberi nilai cukup tinggi kepada Radio Mandalla karena kebutuhan dan kepuasan mereka terhadapat informasi yang diberikan media tersebut terpenuhi. Khalayak menggunakan Radio Mandalla sebagai media untuk mencari informasi, sebagai media interaksi, dan penguatan eksistensi kelompok minoritas dalam masyarakat. Selain itu, Radio Mandalla merupakan salah satu media komunitas yang masih menjalankan peran dan fungsinya dengan baik, yakni dari, oleh, untuk komunitas.
Podcast sebagai Alternatif Distribusi Konten Audio Efi Fadilah; Pandan Yudhapramesti; Nindi Aristi
Jurnal Kajian Jurnalisme Vol 1, No 1 (2017): Kajian Jurnalisme
Publisher : School of Journalism, Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.459 KB) | DOI: 10.24198/jkj.v1i1.10562

Abstract

The proliferation of Internet has been another warning bell for conventional broadcast radio. Numbers of listener gradually shift to the new mean of media as it is more attractive and convenient  for users. The situation drives radio managers to adapt with various ways. Developing audio podcast is among the strategy that has been growing in the United States and various countries in Europe, but not yet quite popular in Indonesia. Whereas the potential audience is quite large, since the growing number of commuters and fact that about 30% of total population is categorized as auditory learner. For such reason, this library research is conducted to explore the opportunities for audio podcast to develop in Indonesia, as well as content analysis of some of the most successful podcast provider sites. The results show that audio podcast optimization strategy includes the development of podcast materials with appropriate approach and content distribution with audience’s needs, wants, and ways of consuming audio content; as well as the compatibility of the content with the character and orientation of the media. In addition, this effort must also be accompanied by intensive campaigns through various way. 
Penggunaan Infografis pada Akun Instagramtirtoid sebagai Strategi Cross-media Retno Nurul Aisyah; Efi Fadilah; Nuryah Asri Sjafirah
Jurnal Kajian Jurnalisme Vol 3, No 2 (2020): KAJIAN JURNALISME
Publisher : School of Journalism, Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkj.v3i2.22276

Abstract

Strategi cross-media (penyilangan media) adalah strategi diversifikasi dan pengintegrasian yang dilakukan oleh media massa di platform media lainnya termasuk media sosial. Tirto.id merupakan salah satu media massa yang menerapkan strategi ini dengan menggunakan infografis di akun Instagram-nya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan infografis pada akun Instagramtirtoid sebagai strategi cross-media melalui metode studi kasus.Hasil penelitian menunjukkan kebijakan Tirto.id menggunakan infografis di Instagram dilatarbelakangi empat pertimbangan; segmentasi khalayak, sifat dan karakter platform, kemudahan produksi, dan  karakter perusahaan. Keempat pertimbangan ini sesuai dengan konsep dasar strategi cross-media yang menekankan pada kesesuaian pilihan media dan konten yang disajikan. Dalam proses produksi konten infografis, ada enam tahapan yang dilaksanakan Tirto.id. Tirto.id memberikan karakter khas pada infografisnya yang dilandaskan pada prinsip dan etika jurnalistik. Tirto.id menggunakan prinsip reuse, repackaging, dan recreate dalam pendistribusian dan pengembangan konten infografis di Instagram yang pada dasarnya membangun praktik agenda setting.   Strategi cross-media menggunakan Instagram ini berdampak pada meningkatnya kebutuhan sumber Daya Manusia (SDM) tim produksi, penguatan brand, dan terbukanya peluang baru pemasaran. 
TREN KEBUTUHAN KUALIFIKASI JURNALIS RADIO PADA INDUSTRI RADIO SIARAN DI KOTA BANDUNG Pandan Yudhapramesti; Efi Fadilah
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 1, No 1 (2013): June 2013
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1021.028 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v1i1.6028

Abstract

Untuk mengetahui kualifikasi sumber daya manusia yang dibutuhkan dunia kerja, perguruan tinggi seyogyanya aktif melakukan pendekatan serta penelitian terhadap dunia kerja. Penelitian ini diarahkan untuk mengetahui serta merumuskan kualifikasi sumber daya manusia di bidang jurnalistik radio yang dibutuhkan oleh radio siaran dalam aspek pemahaman terhadap filosofi jurnalistik, karakter media, kemampuan mengolah pesan untuk siaran radio, serta pemahaman etika profesi.Penelitian dilakukan terhadap tiga stasiun radio siaran di Bandung yaitu Radio PR FM, Radio Republik Indonesia, dan Radio Litasari FM. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dimana data diperoleh melalui pengamatan dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwajurnalis radio yang dibutuhkan adalahyang memahami filosofi perannya sebagai pembawa pesan serta memahami karakteristik radio siaran agar optimal mengolah pesan untuk radio. Mereka juga  diharapkan dapat menjunjung tinggi etika profesi.  Sejalan dengan perkembangan teknologi berbasis internet,  para  jurnalis radio juga dituntut bekerja dalam pola kerja media konvergensi. Pengelola radio menyadari kesenjangan antara kondisi ideal dan real kualifikasi jurnalis radio,namun mengaku kesulitan mengatasinya. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi perguruan tinggi untuk menyediakan calon jurnalis radio dengan kualifikasi yang memadai.
Objektivitas pemberitaan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan pada betahita.id dan kanalkalimantan.com Rahmatika, Chaerunnisa; Fadilah, Efi; Kusmayadi, Ika Merdekawati
Comdent: Communication Student Journal Vol 2, No 1 (2024): Mei 2024 - Oktober 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/comdent.v2i1.56914

Abstract

Latar belakang: Media massa memiliki fungsi sebagai penyedia informasi bagi publik, baik pembaca, pendengar, maupun pemirsa. Dalam konteks kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), peran media massa dalam menginformasikan dan mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan menjadi sangat krusial. Hal ini dikarenakan media dapat berfungsi sebagai sumber informasi utama terkait peristiwa dan perkembangan karhutla, secara psikologis membangkitkan rasa kemanusiaan publik, dan bahkan menjadi mediator dalam penyaluran bantuan bencana. Kendati demikian, kompleksitas isu karhutla seringkali menghadirkan tantangan tersendiri bagi media massa. Tujuan: enelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat objektivitas pemberitaan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan pada media betahita.id dan kanalkalimantan.com. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Objek penelitian terdiri dari 39 sampel berita mengenai kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan periode Juni – Oktober 2023, yang diukur menggunakan konsep Objektivitas Westerståhl yang terdiri dari aspek kebenaran, relevansi, keberimbangan, serta netralitas. Hasil: Penelitian menunjukkan tingkat objektivitas media betahita.id dan kanalkalimantan.com masuk ke dalam kategori tinggi dengan nilai masing-masing media sebesar 63,3% untuk betahita.id dan 70,8% untuk kanalkalimantan.com. Dalam menerapkan objektivitas, kedua media memenuhi aspek kebenaran, relevansi dan netralitas dengan baik. Sementara pada aspek keberimbangan, kedua media sama-sama belum memenuhi aspek tersebut dikarenakan pemberitaan yang dipublikasikan cenderung menampilkan satu sisi dan satu sudut pandang saja.
PENGUATAN PARTISIPASI WARGA DALAM PROMOSI PARIWISATA MELALUI PELATIHAN PENULISAN KONTEN MEDIA SOSIAL Fadilah, Efi; Herawati, Maimon; Yudhapramesti, Pandan; Gumilar, Gumgum; Agusti, Herlina; Sjafirah, Nuryah Asri
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i1.3613

Abstract

Partisipasi warga dalam promosi pariwisata memiliki peran penting dalam meningkatkan daya tarik suatu destinasi wisata. Namun, warga di sekitar Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, menghadapi kendala dalam menyusun konten promosi wisata berbasis media sosial akibat keterbatasan keterampilan dan pemahaman mengenai strategi penulisan yang efektif. Untuk mengatasi permasalahan ini, tim abdimas Program Studi Jurnalistik Universitas Padjadjaran mengadakan pelatihan penulisan konten promosi wisata bagi warga di lima desa di Kecamatan Jatigede. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan warga dalam menyusun dan mengelola konten media sosial yang menarik dan informatif guna mendukung promosi wisata lokal. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah pendekatan andragogi yang berpusat pada partisipasi aktif peserta dengan teknik tutorial, diskusi, dan praktik menulis. Materi pelatihan mencakup strategi penyusunan konten promosi, pemilihan platform media sosial yang sesuai, serta etika dan teknik penulisan digital. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan dalam memahami teknik penulisan konten yang efektif, dibuktikan dengan kemampuan mereka menghasilkan konten yang lebih sistematis dan menarik. Selain itu, sebagian besar peserta menyatakan ketertarikan untuk terus mengembangkan keterampilan ini melalui pelatihan lanjutan. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan kapasitas warga dalam memanfaatkan media sosial untuk promosi pariwisata. Untuk keberlanjutan program, diperlukan pendampingan dan kolaborasi lebih lanjut antara akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat guna memperkuat partisipasi warga dalam industri pariwisata digital.
AI in News Radio: Navigating Technology while Preserving Human Connection and Journalistic Values (A Case Study of Three News Radio Stations in Jakarta, Indonesia) Fadilah, Efi; Muslikhin, Muslikhin; Andayani, Fitri; Aristi, Nindi
Jurnal Sosioteknologi Vol. 24 No. 2 (2025): JULY 2025
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2025.24.2.1

Abstract

Since the public's adoption of ChatGPT in 2022, concerns have arisen about the possibility of AI will replace human roles across various industries, including radio broadcasting. While many radio professionals argue that AI will not diminish the importance of human involvement, some stations are already incorporating AI technologies. This study examines AI adoption in three news radio stations in Jakarta, focusing on its usage, guidelines, and future implementation plans. Utilizing a qualitative case study method, data were gathered through interviews with editors, observations, and literature review. The results show that initially, AI was not considered essential in news radio due to its simple production; however, its development is closely monitored. While AI improves efficiency, concerns about over-reliance on technology impacting human relationships persist. Radio managers must balance technological progress with human connections and uphold journalistic standards to maintain listener trust. Stations differ in their AI use—some utilize it for specific tasks, while others integrate it into operations and customize their content. There are no formal internal guidelines for AI in journalism, highlighting the importance of the guidelines from the Indonesian press council. AI serves in editorial processes, but the human role remains central in news judgment. The broadcaster-listener relationship remains vital; however, it is important to consider the shifting patterns of media consumption.