Ristya Arinta Safitri
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Trisakti

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PREFERENSI PENGGUNA TERHADAP PROGRAM PEMODELAN ARSITEKTUR DALAM PRA-RANCANGAN ARSITEKTUR Ardilla Jefri Karista; Ristya Arinta Safitri; Arief Fadhilah; Punto Wijayanto
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 20 No. 1 (2022): TEMATIK PERANCANGAN ARSITEKTUR DAN PRINSIP PENGEMBANGAN RUANG PUBLIK
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.983 KB) | DOI: 10.25105/agora.v20i1.13943

Abstract

Program Pemodelan Arsitektur memberikan alternatif kemudahan dalam melakukan pemodelan arsitektur dengan fitur-fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya. Kecenderungan arsitek menggunakan Program Pemodelan Arsitektur dalam tahapan perancangan tertentu dipengaruhi oleh ketepatan fungsi atau kegunaan program tersebut terhadap kompleksitas tahapan perancangan. Pada tahap awal pemanfaatan teknologi digital dalam perancangan arsitektur, program pemodelan asitektur berperan sebagai tools yang membantu proses produksi gambar yang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan antara Program Pemodelan Arsitektur dengan preferensi pengguna dalam tahap Pra-Rancangan Arsitektur. Penelitian ini merupakan penelitian gabungan metode kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan pemodelan arsitektur. Pemodelan dilakukan dengan menggunakan program pemodelan arsitektur seperti SketchUp, AutoCAD dan Revit. Untuk mengetahui keterkaitan dan faktor yang mempengaruhi penggunaan program pemodelan terhadap preferensi pengguna dilakukan analisis terhadap kriteria program pemodelan arsitektur mengenai kelebihan atau fitur yang ditawarkan oleh program pemodelan dengan penilaian atau preferensi pengguna mahasiswa arsitektur dalam menggunakan program pemodelan arsitektur melalui penyebaran kuisioner secara online. Dari hasil penelitian, kriteria program pemodelan arsitektur yang paling diminati oleh pengguna adalah program pemodelan yang mampu mengakomodir kebutuhan pengguna dari segi kemudahan penggunaan, keterjangkauan bagi pengguna, fungsionalitas yang beragam, performa yang baik, produktifitas tinggi. Kata kunci : program pemodelan, pra-rancangan, preferensi
PLACEMAKING PADA KAWASAN CAGAR BUDAYA PERUM PERURI DENGAN MERESPON TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT (TOD) Muhamad Ilham Nugroho; Ristya Arinta Safitri; Mohammad Ischak
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 20 No. 1 (2022): TEMATIK PERANCANGAN ARSITEKTUR DAN PRINSIP PENGEMBANGAN RUANG PUBLIK
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1136.021 KB) | DOI: 10.25105/agora.v20i1.13989

Abstract

Perum Peruri adalah perusahaan BUMN, saat ini memiliki kawasan yang kurang mempunyai nilai jual sebagai kawasan komersil di Kebayoran Baru, padahal kawasan tersebut memiliki konteks Bangunan Cagar Budaya dan kawasan TOD yang dapat menjadi potensi namun belum terkoneksinya fungsi kawasan dengan perkembangan rancangan TOD sehingga dibutuhkannya konsep placemaking untuk merespon konteks tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan memerhatikan aktivitas dan kebutuhan pengguna transportasi publik untuk mencapai kawasan tersebut. Hasil penelitian menunjukan konsep placemaking dapat diterapkan untuk mengoptimalisasikan kawasan Perum Peruri dengan saling terkoneksinya akses pedestrian terhadap setiap bangunan, pengalihfungsian hunian menjadi komersil, dan ketersediaannya ruang publik di kawasan Perum Peruri.
OPTIMALISASI PENATAAN RUANG PADA KAWASAN PASAR TRADISIONAL KOTA BATU MALANG Dimas Amanda Akbar; Mohammad Ischak; Ristya Arinta Safitri
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 20 No. 2 (2022): RUANG PUBLIK, ELEMEN BANGUNAN DAN KONTEKSTUAL
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/agora.v20i2.14323

Abstract

Pasar Besar Kota Batu merupakan pasar tradisional yang masih bertahan hingga kini. Seiringberkembangnya zaman, Pasar Besar Kota Batu mengalami masalah pada penataan ruang bagipedagang. Masalah yang ditemukan adalah tidak adanya zonasi pedagang berdasarkan barangyang dijual, sehingga pengunjung dimungkinkan mengalami disorientasi pada saatberbelanja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskrtiptif, yaitu data didapatkanmelalui survey lapangan dan wawancara dengan pengelola pasar dan pedagang pasar,kemudian dianalisis berdasar Pustaka acuan. Dari analisis data yang dilakukan diperoleh hasilyaitu tata ruang tidak memiliki ritme dan tidak unity sehingga menjadi tidak optimal.
PENGARUH GERAKAN PELESTARIAN PUSAKA TERHADAP ADAPTASI BANGUNAN BERSEJARAH DI KOTA LASEM Maria Immaculata Ririk Winandari; Punto Wijayanto; Ristya Arinta Safitri; Mohammad Ischak
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 20 No. 2 (2022): RUANG PUBLIK, ELEMEN BANGUNAN DAN KONTEKSTUAL
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/agora.v20i2.15016

Abstract

Gerakan pelestarian merupakan salah satu elemen penting dalam menjaga keunikan dankelestarian kawasan dan kota pusaka. Dalam konteks kota pusaka, pembangunan perkotaansangat berpengaruh terhadap perkembangan dan pelestarian ruang kota. Penelitian inimengeksplorasi hubungan antara gerakan pelestarian dengan karakter pola ruang KotaLasem. Tujuan penelitian adalah menemukan keterkaitan antara pola ruang dengan gerakanpelestarian pusaka. Metode penelitian menggunakan historis-interpretatif melalui datasekunder dikombinasikan dengan observasi lapangan. Variabel penelitian terdiri dari aktordan kegiatan pelestarian serta perkembangan ruang kota. Hasil penelitian menunjukkanbahwa aktor pelestarian terdiri dari pemilik bangunan, pengelola, dan komunitas pelestarian.Kegiatan pelestarian yang dilakukan banyak terkait pelaksanaan seni budaya danmempertahankan fisik bangunan bersejarah. Serta adanya pengaruh gerakan pelestarianterhadap adaptasi fungsi bangunan pusaka di Kota Lasem.Kata kunci : Lasem, gerakan pelestarian pusaka, konservasi, adaptasi, bangunan pusaka
PREFERENSI PENGGUNA TERHADAP PROGRAM PEMODELAN SKETCH UP, AUTOCAD DAN REVIT DALAM PRA-RANCANGAN ARSITEKTUR Ardilla Jefri Karista; Ristya Arinta Safitri; Arief Fadhilah; Punto Wijayanto
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 20 No. 1 (2022): TEMATIK PERANCANGAN ARSITEKTUR DAN PRINSIP PENGEMBANGAN RUANG PUBLIK
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/agora.v20i1.13943

Abstract

Program Pemodelan Arsitektur menjadi alat bantu dalam perancangan arsitektur yang terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi. Secara umum program pemodelan arsitektur berperan sebagai alat bantu merancang bagi mahasiswa arsitektur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan antara program pemodelan arsitektur dengan preferensi pengguna dalam tahap pra-rancangan arsitektur beserta faktor yang mempengaruhinya. Metode deskriptif digunakan untuk mengetahui kriteria perancangan dan pemodelan dengan mendeskripsikan kata kunci tata atur dan pra-rancangan yang mengikat pada pemodelan dengan Sketch Up, AutoCAD dan Revit. Variabel penelitian diperoleh dari kriteria program pemodelan yang dideskripsikan dari kata kunci penelitian yang berkaitan dengan kelebihan atau fitur yang ditawarkan oleh program pemodelan. Analisis deskriptif dilakukan terhadap kriteria program pemodelan dengan penilaian pengguna yang disebarkan melalui kuisioner online kepada responden mahasiswa arsitektur yang memiliki pengalaman yang sama dalam pemodelan untuk memperoleh pemahaman keterkaitan antara program pemodelan arsitektur dengan preferensi pengguna dan faktor yang mempengaruhinya. Dari hasil penelitian, faktor yang mempengaruhi penggunaan program pemodelan arsitektur adalah kemudahan penggunaan, keterjangkauan bagi pengguna, fungsionalitas yang beragam, performa yang baik, produktifitas tinggi, interoperabilitas yang baik.
PLACEMAKING PADA KAWASAN CAGAR BUDAYA PERUM PERURI DENGAN MERESPON TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT Muhamad Ilham Nugroho; Ristya Arinta Safitri; Mohammad Ischak
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 20 No. 1 (2022): TEMATIK PERANCANGAN ARSITEKTUR DAN PRINSIP PENGEMBANGAN RUANG PUBLIK
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/agora.v20i1.13989

Abstract

Salah satu kawasan di Kebayoran baru yang memiliki potensi berkembang sebagai kawasan komersial adalah kawasan yang dimiliki oleh Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) Kawasan tersebut memiliki daya tarik karena terdapat Bangunan Cagar Budaya dan merupakan kawasan yang ditetapkan sebagai kawasan transit oriented development (TOD). Kondisi saat ini belum terbentuk koneksi antara fungsi kawasan dengan perkembangan kawasan sebagai dampak penetapan TOD. Salah satu konsep yang dapat memenuhi harapan tersebut adalah dengan penerapan placemaking pada perencanaan kawasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan memperhatikan aktivitas dan kebutuhan pengguna transportasi publik untuk mencapai kawasan. Hasil penelitian menunjukan konsep placemaking dapat diterapkan untuk mengoptimalkan kawasan Perum Peruri dengan membuat konektivitas antar akses pedestrian terhadap setiap bangunan, perubahan fungsi hunian menjadi komersial, dan ketersediaan ruang publik.
OPTIMALISASI PENATAAN RUANG PADA KAWASAN PASAR TRADISIONAL KOTA BATU MALANG Dimas Amanda Akbar; Mohammad Ischak; Ristya Arinta Safitri
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 20 No. 2 (2022): RUANG PUBLIK, ELEMEN BANGUNAN DAN KONTEKSTUAL
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/agora.v20i2.14323

Abstract

Pasar Besar Kota Batu merupakan pasar tradisional yang masih bertahan hingga kini. Seiringberkembangnya zaman, Pasar Besar Kota Batu mengalami masalah pada penataan ruang bagipedagang. Masalah yang ditemukan adalah tidak adanya zonasi pedagang berdasarkan barangyang dijual, sehingga pengunjung dimungkinkan mengalami disorientasi pada saatberbelanja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskrtiptif, yaitu data didapatkanmelalui survey lapangan dan wawancara dengan pengelola pasar dan pedagang pasar,kemudian dianalisis berdasar Pustaka acuan. Dari analisis data yang dilakukan diperoleh hasilyaitu tata ruang tidak memiliki ritme dan tidak unity sehingga menjadi tidak optimal.
PENGARUH GERAKAN PELESTARIAN PUSAKA TERHADAP ADAPTASI BANGUNAN BERSEJARAH DI KOTA LASEM Maria Immaculata Ririk Winandari; Punto Wijayanto; Ristya Arinta Safitri; Mohammad Ischak
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 20 No. 2 (2022): RUANG PUBLIK, ELEMEN BANGUNAN DAN KONTEKSTUAL
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/agora.v20i2.15016

Abstract

Gerakan pelestarian merupakan salah satu elemen penting dalam menjaga keunikan dankelestarian kawasan dan kota pusaka. Dalam konteks kota pusaka, pembangunan perkotaansangat berpengaruh terhadap perkembangan dan pelestarian ruang kota. Penelitian inimengeksplorasi hubungan antara gerakan pelestarian dengan karakter pola ruang KotaLasem. Tujuan penelitian adalah menemukan keterkaitan antara pola ruang dengan gerakanpelestarian pusaka. Metode penelitian menggunakan historis-interpretatif melalui datasekunder dikombinasikan dengan observasi lapangan. Variabel penelitian terdiri dari aktordan kegiatan pelestarian serta perkembangan ruang kota. Hasil penelitian menunjukkanbahwa aktor pelestarian terdiri dari pemilik bangunan, pengelola, dan komunitas pelestarian.Kegiatan pelestarian yang dilakukan banyak terkait pelaksanaan seni budaya danmempertahankan fisik bangunan bersejarah. Serta adanya pengaruh gerakan pelestarianterhadap adaptasi fungsi bangunan pusaka di Kota Lasem.Kata kunci : Lasem, gerakan pelestarian pusaka, konservasi, adaptasi, bangunan pusaka