Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMETAAN POTENSI GASTRONOMI PULAU LOMBOK MELALUI PENDEKATAN ETNOGASTRONOMI Hastuti Nurhayati; Nurul Farikhatir Rizkiyah; Jujuk Ferdianto
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 12: Juli 2023
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) mengidentifikasi potensi gastronomi, (2) melakukan pemetaan potensi gastronomi dan (3) merancang site plan sekaligus design aplikasi android gastronomi (food party of lifestyle, culture and history, story behind the food, nutrition and health) Pulau Lombok. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan termasuk penelitian lapangan atau field research. Penelitin ini dilakukan di lingkungan masyarakat tertentu. Penelitian ini tidak diarahkan untuk menguji hipotesis tetapi untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap suatu fenomena. Sumber penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemangku adat, epen gawe, ran dan professional chef di bidang gastronomi kuliner. Data-data yang di ambil yaitu di kabupaten yang ada di pulau Lombok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1); (2); dan (3)
Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia  Pengelola Desa Wisata Tumpak Melalui Program EDUKARSA: Pelatihan Hospitaliti dan Digital di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Anak Agung Ngurah Sedana Putra; Gugung Gumilar; Rumba Rumba; Ida Ayu Yadnya Sari Dewi Utami Pidana; Hastuti Nurhayati; Abdul Hanan; Manda Rahmat; Hikmatul Hasanah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/gkn0ev46

Abstract

Desa Wisata Tumpak di Lombok Tengah memiliki potensi alam dan pangan lokal yang besar, namun pengelolaan profesional dan pemasaran digitalnya masih terbatas. Untuk mengatasi hal ini, tim pengabdian menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, mencakup komunikasi berbahasa asing, pengolahan makanan dan minuman lokal, serta pemanfaatan media digital untuk promosi desa. Metode pelaksanaan meliputi observasi, penyusunan materi, pelatihan praktis dua hari, evaluasi, dan pemantauan hasil. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam membuat produk lokal dan mempromosikan desa secara digital, mendorong kemandirian promosi, menarik wisatawan, dan memperkuat daya saing desa berbasis potensi lokal
MASYARAKAT DESA BINAAN YANG BERDAYA: PELATIHAN PENGOLAHAN PANGAN LOKAL UNTUK DESA WISATA TUMPAK LOMBOK TENGAH NUSA TENGGARA BARAT Hastuti Nurhayati; Anak Agung Ngurah Sedana Putra; Rumba Rumba; Abdul Hanan; Ida Ayu Yadnya Sari Dewi Utami; Gugung Gumilar; Manda Rahmat; Hikmatul Hasanah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 12 (2026): Mei 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) oleh tim Politeknik Pariwisata Lombok bertujuan untuk membantu masyarakat Desa Wisata Tumpak, Lombok Tengah, mengatasi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah potensi pangan lokal. Kegiatan ini diawali dengan observasi, wawancara semi-terstruktur, dan diskusi kelompok untuk menggali tantangan yang dihadapi masyarakat. Pada tanggal 28-29 Juni 2025, program pelatihan dilaksanakan di balai desa, diikuti oleh tujuh peserta dari pengelola desa wisata, Kelompok Wanita Tani (KWT), dan pengusaha kuliner. Melalui pelatihan ini, diharapkan perekonomian masyarakat dan sajian kuliner di Desa Wisata Tumpak dapat meningkat. Selain itu, program ini diharapkan memfasilitasi pengembangan kapasitas masyarakat dalam mempromosikan pariwisata lokal melalui kuliner, dengan dampak yang berlanjut di masa mendatang. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini berjalan dengan baik, dan para peserta menyatakan kepuasan tinggi terhadap kegiatan tersebut, yang memberikan manfaat sesuai harapan mereka. Banyak peserta berharap agar kegiatan serupa dapat dilanjutkan di masa depan.