Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

BAGAIMANA BUDAYA KERJA PADA USAHA SURABI GAPURA KANG DYAN PURWAKARTA Widie Triana Martha; Windi Septiyani; Santi Pertiwi Hari Sandi; Dwi Epty Hidayaty
Jurnal Pijar Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Pijar : Studi Manajemen dan Bisnis
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this visit is to find out how the work culture is in the business. The method used is descriptive with observation. The data collection method is by interview, observation and documentation. The results of this visit were that the work culture at the Surabi Gapura Kang Dyan MSME was good, but had a few drawbacks in the parking facilities provided which were not extensive. When running a business, there are bound to be problems. These problems can be observed based on several factors, both internal factors and external factors. However, the owner and his employees will try to solve the existing problems.
Analisis Disiplin Kerja Pegawai Pada Kantor Desa Kalijati Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang Windi Septiyani; Budi Rismayadi; Wike Pertiwi
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i3.7830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kedisiplinan kerja pegawai di Kantor Desa Kalijati, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja pegawai secara umum cukup baik, meskipun masih terdapat beberapa kendala. Indikator utama yang dianalisis meliputi ketepatan waktu, tanggung jawab, dan ketaatan terhadap aturan kerja. Meskipun sebagian besar pegawai memahami pentingnya kedisiplinan, keterlambatan masih menjadi kendala yang sering terjadi, terutama disebabkan oleh kurangnya kesadaran dan kendala transportasi. Dalam aspek tanggung jawab, pegawai telah melaksanakan tugasnya dengan baik, namun beberapa kekurangan dalam perhatian terhadap detail perlu diperbaiki. Ketaatan terhadap aturan kerja tergolong baik, tetapi diperlukan peningkatan sosialisasi dan penegakan aturan untuk mengurangi pelanggaran kecil. Penelitian ini merekomendasikan pengawasan lebih ketat, pelatihan tambahan, pemberian insentif, dan penegakan sanksi yang konsisten untuk meningkatkan tingkat kedisiplinan pegawai. Langkah-langkah ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif dan memberikan pelayanan publik yang lebih optimal.
Analisis Budaya Kerja di PT Hino Motors Manufacturing Indonesia Windi Septiyani; Uus Mohammad Darul Fadli
PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 1 No. 2 (2024): April-Juli, Accounting economics and other economic issues
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/7pnwsb20

Abstract

PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) adalah perusahaan manufaktur otomotif terkemuka di Indonesia. Budaya kerja yang positif dan suportif penting untuk mencapai kesuksesan jangka panjang dalam industri yang kompetitif ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya kerja di HMMI dan dampaknya terhadap produktivitas karyawan, kualitas produk, dan citra perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami budaya kerja di PT Hino Motors Manufacturing Indonesia, Menganalisis dampak budaya kerja terhadap produktivitas karyawan, kualitas produk, dan citra Perusahaan sesrta Memberikan saran untuk peningkatan budaya kerja di HMMI. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus dan survei terhadap karyawan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kerja di PT Hino Motors Manufacturing Indonesia positif dan suportif. Budaya kerja ini didasarkan pada nilai-nilai inti perusahaan, yaitu kualitas, inovasi, dan keberlanjutan. Nilai-nilai ini diwujudkan dalam berbagai praktik di HMMI, seperti komunikasi terbuka dan transparan, penghargaan kinerja dan prestasi karyawan, dukungan manajemen terhadap pengembangan karyawan, mekanisme untuk memberikan masukan dan kritik, kebiasaan positif di lingkungan kerja, dan penanganan pelanggaran yang tegas dan adil. Budaya kerja positif di HMMI terbukti memiliki dampak signifikan terhadap produktivitas karyawan, kualitas produk, dan citra perusahaan.