Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PROFIL TEKSTUR, DAYA REHIDRASI, COOKING LOSS MIE KERING SUBSTITUSI PASTA LABU KUNING DAN PEWARNA ALAMI Anisa Rachma Sari; Zulhaq Dahri Siqhny
Jurnal Agritechno Jurnal Agritechno Vol. 15, Nomor 2, Oktober 2022
Publisher : Depertemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/at.vi.710

Abstract

Pumpkin, high carbohydrate local food potential to substitute for wheat. The substitution of pumpkin pasta and addition of natural dyes affected the texture properties and cooking quality dry noodles. The purpose was finding formulation of dry noodles with pumpkin pasta substitution and addition of natural dyes, analyze the characteristic of the texture properties and cooking quality of dry noodles. This study used one factor RAK, the ratio of wheat flour and pumpkin pasta with 6 levels, are: 100% wheat flour and 0% pumpkin pasta with or without addition of carrot juice, 90% wheat flour and 10% pumpkin pasta until 60% wheat flour and 40% pumpkin pasta with addition of carrot juice. Each groups was repeated 4 times. The observed parameters were hardness, cohesivenness, springiness, adhesion, gumminess, rehydration ability and cooking loss. The results showed the addition of pumpkin pasta didn’t affect the cohesiveness, adhesion, gumminess, and hardness, but affected the springiness, rehydration ability and cooking loss dry noodles. The substitution of 20% pumpkin pasta and the addition of carrot juice in the making of dry noodles is the best formulation because of low cooking loss value, high rehydration ability and have same texture properties as dry noodles from wheat flour.
Penyuluhan Pemanfaatan Tepung dan Pewarna Alami Bunga Pisang Untuk Siswa Jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura SMKN 3 Salatiga Rohadi Rohadi; Anisa Rachma Sari; Bambang Kunarto
Madaniya Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.492

Abstract

Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Salatiga didesain untuk mempersiapkan siswa Jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (APHP) sebagai tenaga menengah bidang pembudidayaan tanaman hias, tanaman semusim dan tanaman pangan. Namun demikian siswa kurang mendapatkan teori dan praktik pasca panen dan pengolahan buah pisang. Oleh sebab itu tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Semarang bermaksud memberikan penyuluhan pasca panen, pemanfaatan tepung dan pewarna alami bunga pisang pada pembuatan kue kering dan brownies kepada siswa Jurusan APHP. Kegiatan PKM bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa pada bidang pasca panen dan pengolahan buah pisang. Pelaksanaan PKM digunakan metode ceramah dan diskusi serta praktik. Kegiatan diikuti oleh 67 siswa dari 2 rombel. Hasil PKM menunjukkan ada peningkatan pengetahuan siswa secara nyata pada bidang pasca panen dan pengolahan buah pisang, namun penyuluhan kurang efektif untuk transfer pengetahuan. Hasil uji-t dara pre dan post test menunjukkan nilai rata-rata siswa meningkat sebesar 33 % dari 43,1 menjadi 57,5 dengan tingkat signifikansi 0,001 (p < 0,05). PKM mampu meningkatkan keterampilan siswa dalam pembuatan kue kering dan brownies berbahan tepung pisang dan pewarna alami bunga pisang.
Sosialisasi dan Pelatihan Teknologi Pembuatan Kombucha Bagi Siswa SMKN H. Moenadi Ungaran Anisa Rachma Sari; Bambang Kunarto; Rohadi Rohadi
Madaniya Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.737

Abstract

Keterampilan pada matapelajaran bioteknologi pengolahan hasil pertanian di SMKN H. Moenadi Ungaran masih kurang mewadahi, padahal keterampilan tersebut dapat menjadi modal berwirausaha bagi siswa-siswi setelah lulus dari bangku sekolah. Tujuan dari kegiatan PkM adalah meningkatkan pemahaman teori dan keterampilan siswa-siswi SMKN H. Moenadi Ungaran tentang teknologi fermentasi pembuatan kombucha sehingga dapat menumbuhkan jiwa berwirausaha pada siswa. Metode dalam kegiatan PkM meliputi: persiapan kegiatan; pelaksanaan kegiatan dimulai pretes, pemaparan materi mengenai minuman fungsional teh, kombucha dan pengembangan kombucha dilanjutkan praktik pembuatan kombucha dan diskusi serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman terhadap 69 peserta siswa-siswi kelas XI Jurusan APHP SMKN H. Moenadi Ungaran. Hal ini ditunjukkan dengan sudah tidak adanya (0%) peserta dengan tingkat pemahaman sangat rendah setelah mengikuti kegiatan PkM yang sebelumnya terdapat sebanyak 31,88%. Selain itu, peserta dengan tingkat pemahaman sangat tinggi mengalami peningkatan signifikan sebanyak 26,09% dari 2,90% menjadi 28,99%. Berdasarkan hasil dari kegiatan yang telah dilakukan, peserta mengalami peningkatan tingkat pemahaman terhadap materi yang disampaikan berdasarkan hasil pretes dan postes dan peserta mampu mempraktikan pembuatan minuman fermentasi kombucha berdasarkan pengamatan tim PkM selama mengikuti pelatihan.
The Effect of Corn Silk (Zea Mays L) Extract Variation in Making Marshmallows on Chemical and Organoleptic Properties Dini Dwi Anggaini; Haslina Haslina; Anisa Rachma Sari; Dewi Larasati; Yovita Aryani
AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/ajarcde.v10i2.754

Abstract

Marshmallows are soft, chewy candies characterized by their light, foamy texture. They are typically formulated with gelling agents like gelatin, pectin, or starch, and have a water content of 12-20%. Their composition primarily includes sucrose and liquid glucose, resulting in a mildly sweet taste. This study explores enhancing marshmallows’ nutritional value by incorporating corn silk extract, an inexpensive and abundant corn by-product that is often underutilised. Corn silk is rich in antioxidants and possesses a subtle aroma and flavor, making it an ideal natural additive. This research aimed to evaluate the impact of corn silk extracts on the chemical and organoleptic properties of marshmallows and identify the selected formulation. Using a completely randomized design (CRD) with five concentrations of corn silk extracts (P1: 10%, P2: 20%, P3: 30%, P4: 40%, and P5: 50%) and four repetitions. The study analyzed water, ash, sucrose content, pH, and organoleptic properties (color, texture, and taste). Results indicated that adding corn silk extracts significantly (P<0.05) affected all tested parameters. The selected formulation was P1 (10% corn silk extracts). This formulation yielded marshmallows with a water at 16.18%, an ash at 0.91%, a sucrose content at 31.78%, and a pH at 6.80. Organoleptically, P1 marshmallows scored highly for color (6.32, very much like-very much like), texture (5.32, like-very much like), and taste (5.20, like-very much like). Corn silk extracts potential to enhance marshmallow characteristics and provide an innovative use for this agricultural byproduct. Contribution to Sustainable Development Goals (SDGs):SDG 6: Promotes sustainable use of agricultural resources to reduce environmental pollution affecting water quality.SDG 11: Supports sustainable communities through value-added utilization of agricultural by-products.SDG 13: Helps reduce agricultural waste and supports climate-friendly food production.SDG 15: Encourages sustainable land resource management through the utilization of corn silk waste.
Characteristic Nutritional Composition, Protein Digestibility, and Total Lactic Acid Bacteria of Plant-Based Yogurt from Different Legume Anisa Rachma Sari; Mita Nurul Azkia; Ika Fitriana; Zulhaq Dahri Siqhny; Farezha Ilham Raihanda Putra; Amanda Ridho Sugiharto
agriTECH Vol 46, No 1 (2026)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/agritech.111109

Abstract

Several types of local Indonesian legume have the potential to be developed into plant-based milk yogurt, including pigeon peas, soybeans, and mungbeans. However, the protein contained in legume milk is characterized by low digestibility and bioavailability, underscoring the need to combine several types of legume and proper bioprocessing. Fermentation of legume milk by L. bulgaricus and S. thermophilus has been shown to improve the sensory and nutritional value of yogurt. Therefore, this study aims to analyze the nutritional value, protein digestibility, and total LAB of yogurt from a single type of legume (pigeon peas) and a combination (pigeon peas, mungbeans, and soybeans). The experiment used a completely randomized design with one factor, namely the composition of each legume, consisting of 4 treatments and 5 repetitions. The treatment of the study consisted of P1 (pigeon peas), P2 (pigeon peas + mungbeans 1:1), P3 (pigeon peas + soybeans 1:1), and P4 (pigeon peas + mungbeans + soybeans 1:1:1). The results showed that composition of legume type had a significant effect on proximate levels, dissolved protein, protein digestibility, lactic acid, and pH, but not the total lactic acid bacteria LAB of yogurt. The protein content, digestibility, and the soluble protein of legume-yogurt increased by approximately 1.21-1.86%, 0.36-0.44%, and 0.81-1.30%, respectively. In conclusion, yogurt from a single type of legume produced lower proximate levels, dissolved protein, protein digestibility, lactic acid, and low pH, while the combination of two or three types showed higher values for these parameters. Among the combinations, pigeon peas yogurt + soy produced higher proximate, dissolved protein, protein digestibility, lactic acid, as well as lower pH compared to pigeon peas yogurt + mungbeans.
Sosialisasi dan Pelatihan Pengolahan Jagung (Corn Processing) bagi Siswa SMA Muhammadiyah 4 Kendal dalam Meningkatkan Kecakapan Hidup dan Jiwa Kewirausahaan Devy Angga Gunantar; Ika Fitriana; Anisa Rachma Sari
TEMATIK Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tematik.v6i2.13839

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMA Muhammadiyah 4 Kendal khususnya kelas XI dalam mengolah jagung sebagai bahan pangan lokal yang bernilai tambah. Permasalahan utama yang dihadapi siswa SMA Muhammadiyah 4 Kendal selaku mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah rendahnya pemahaman mereka terhadap diversifikasi produk berbasis jagung serta minimnya kesadaran siswa terhadap potensi ekonominya yang dihasilkan dari olahan jagung. Program dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu sosialisasi potensi jagung lokal, pelatihan pembuatan produk inovatif berbahan dasar jagung (susu dan yoghurt jagung), serta pengenalan konsep dasar kewirausahaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan learning by doing. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan siswa terkait pengolahan jagung, serta ketertarikan siswa terhadap peluang usaha berbasis pangan lokal khususnya pada olahan jagung.
Pengaruh Lama Maserasi Terhadap Senyawa Bioaktif Ekstrak Etanolik Teh Daun Daruju (Achantus Ilicifolius) Aldila Sagitaning Putri; Anisa Rachma Sari; Asah Wiari Sidiq
Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Vol. 19 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jtphp.v19i1.8987

Abstract

Senyawa bioaktif seperti alkaloid, flavonoid, fenol dan tanin berpotensi sebagai antioskidan. Antioksidan alami semakin lama semakin diminati oleh masyarakat, seperti halnya teh memiliki potensi sebagai antioksidan alami karena memiliki senyawa bioaktif. Daun daruju merupakan tanaman lokal berasal dari Desa Banjarsari, Kecamatan Sayung yang saat ini dikembangkan dengan cara dibuat teh daun daruju. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  lama waktu maserasi yang paling efektif dalam menghasilkan senyawa bioaktif yang terdapat pada teh daun daruju. Waktu maserasi yang tepat akan menghasilkan rendemen ekstrak senyawa yang tinggi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan pertama adalah lama maserasi selama 18 jam, perlakuan kedua lama maserasi selama 24 jam, perlakuan ketiga lama maserasi selama 30 jam dan perlakuan keempat lama maserasi selama 36 jam. Parameter yang diamati adalah flavonoid, fenolik, tanin, alkaloid dan aktivitas antioksidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama maserasi berpengaruh terhadap flavonoid, total fenol, kadar tannin, alkaloid dan aktivitas antioksidan. Senyawa bioaktif dengan lama maserasi 24 jam menghasilkan senyawa bioaktif seperti total fenol sebesar 2,28 mg asam gallat/g; 3,81 mg asam tannat/g; aktivitas antioksidan sebesar 92,51% serta alkaloid sebesar 0,75 g/100 g. 
PENYULUHAN KRITERIA DAGING AYAM YANG SEHAT DAN BERKUALITAS PADA KELOMPOK IBU-IBU PKK RT 02 RW 08 KELURAHAN TLOGOSARI KULON, SEMARANG C. Hari Wibowo; Sri Budi Wahjuningsih; Anisa Rachma Sari
TEMATIK Vol. 1 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v1i2.3517

Abstract

Daging ayam, merupakan salah satu sumber protein hewani yang banyakdigemari masyarakat Indonesia, karena harganya yang relatif lebih murahdibandingkan dengan daging sapi, selain itu juga mudah didapat. Pada waktu hewan hidup, faktor penentu kualitas dagingnya adalah cara pemeliharaan, yang meliputi pemberian pakan, tata laksana pemeliharaan dan perawatan kesehatan. Animo masyarakat ini menjadi pemacu para penjual daging ayam untukmendapatkan/menyediakan daging ayam lebih banyak, namun cara-cara yang digunakan tentu saja tidak semuanya baik, terdapat beberapa pedagang ayam yang kurang memperhatikan aspek ASUH dalam menyajikan produk dagangannya, dan itu akan membahayakan kita sebagai konsumen. Mencermati keadaan ini , perlu kiranya dilakukan kegiatan pengabdian tentang sosialisasi kriteria daging ayam yang sehat dan berkualitas. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan cara penanganan daging ayam yang baik, setelah selesai mengikuti pelatihan diharapkan para peserta mampu melakukan proses penanganan daging ayam, diharapkan para peserta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi sifat dan kualitas daging ayam. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilankelompok sasaran dalam penanganan daging ayam sebelum dikonsumsi sehingga kandungan gizi yang terdapat di dalamnya bisa dipertahankan. Khalayak sasaran adalah Kelompok Ibu-ibu PKK RT 02 RW 08 Kelurahan Tlogosari Kulon Semarang. Metode yang digunakan adalah pelatihan, monitoring penanganan daging ayam dan evaluasi hasil penanganan daging ayam. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wahana tukar informasi antara perguruan tinggi, lembaga terkait dan Kelompok Ibuibu PKK RT 02 RW 08 Kelurahan Tlogosari Kulon Semarang . Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa khalayak sasaran berminat untuk mendapatkan pelatihan tentang penyuluhan kriteria daging ayam yang sehat dan berkualitas karena sebanyak 75% dari jumlah peserta belum pernah mendapatkan pelatihan dengan tema tersebut. Hasil skoring dari jawaban kuesioner peserta setelah kegiatan terhadap pertanyaan-pertanyaan yang berasal dari materi yang disampaikan menunjukkan bahwa sebanyak 75% mendapatkan skor 80 dan 25% mendapatkan skor 70. Hasil ini menunjukkan bahwa kemampuan peserta untuk memahami materi yang diberikan cukup baik. Simpulan yang dapat diambil dari kegiatan ini adalah kemampuan peserta untuk memahami materi yang diberikan cukup baik.
PENINGKATAN KETERAMPILAN SISWA SMA MUHAMMADIYAH 4 KENDAL MELALUI TEKNOLOGI PEMBUATAN TAHU SUSU C.Hari Wibowo; Ika Fitriana; Anisa Rachma Sari
TEMATIK Vol. 2 No. 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v2i2.5671

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu meningkatkan pemahaman teori dan keterampilan dalam teknologi pembuatan tahu susu bagi siswa SMA Muhammadiyah 4Kendal agar memiliki kemampuan jiwa wirausaha dan mengembangkannya, serta menjadikanketerampilan tersebut sebagai salah satu peluang usaha. Manfaat yang diharapkan daripelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bagi Tim pengabdian adalah sebagaisarana transfer ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat (khususnya siswa SMAMuhammadiyah 4 Kendal ) dalam rangka menjalankan program Tri Darma Perguruan Tinggi. Manfaat kegiatan bagi mitra adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalamteknologi pembuatan tahu susu, dan menumbuhkan embrio jiwa wirausaha bagi mitra.Manfaat kegiatan bagi Institusi Universitas Semarang adalah meningkatkan animomasyarakat terhadap terhadap pendidikan tinggi serta membuka peluang kerja sama antaraperguruan tinggi dengan mitra. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan dilakukanke dalam beberapa tahapan yaitu : tahapan survey, koordinasi, persiapan, pelaksanaan danmonitoring evaluasi. SMA Muhammadiyah 4 Kendal, dipilih sebagai kelompoksasaran/mitra untuk pengabdian, dengan pertimbangan bahwa tidak semua siswaberkesempatan melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi, disamping itu diharapkan dapatmenumbuhkan jiwa wirausaha generasi muda dengan memberikan keterampilan melaluipembuatan tahu susu ,sehingga diharapkan setelah dilakukannya pelatihan kepada mitratersebut akan dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatkannya, sebagai modal pengetahuantambahan (ketrampilan) siswa untuk jiwa wirausaha.
Peningkatan Keterampilan Pembuatan Soygurt Nangka Berempah Bagi Siswa SMA Muhammadiyah 4 Kendal Anisa Rachma Sari; Antonia Nani Cahyanti; Bhisma Aulia Rahman; Shania Dara Puspita
TEMATIK Vol. 5 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v5i1.11028

Abstract

Keterbatasan sumber daya guru di SMA Muhammadiyah 4 Kendal menyebabkan keterampilan siswa untuk berwirausaha kurang mewadahi dalam memperkuat kompetensi lulusan yang tidak melanjutkan ke jenjang Perguruan Tinggi. Tujuan kegiatan adalah mensosialisasi dan mendemonstrasikan pembuatan soygurt nangka berempah sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa. Metode pelaksanaan kegiatan dimulai dengan survei, koordinasi, persiapan, pembagian kuisioner pre-test, penyampaian materi, mendemonstrasi pembuatan soygurt nangka berempah serta evaluasi kegiatan melalui pembagian kusioner post-test dan meminta testimoni kegiatan serta produk pada peserta. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan rata-rata sebesar 10,26% setelah mengikuti kegiatan tersebut. Peserta dengan tingkat pemahaman sangat tinggi meningkat sebesar 33,33%. Bioteknologi pangan yang ditawarkan dalam kegiatan dapat menarik sebanyak 35,71% siswa untuk berwirausaha. Berdasarkan hasil dari kegiatan yang telah dilakukan, peserta yang awalnya belum mengerti dan belum pernah membuat soygurt nangka berempah menjadi lebih memahami dan menjadi memiliki gambaran dalam pembuatan soygurt nangka berempah.