Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Tekstual

Mengungkap Representasi Imajiner Kajian Paskakolonial Pada Cerpen Macan Lapar Akmal Jaya
TEKSTUAL Vol 20, No 1 (2022): Tekstual: Humaniora
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1056.063 KB) | DOI: 10.33387/tekstual.v20i1.4645

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengungkapkan adanya representasi-repsentasi imajiner yang terjalin diantara dua kubu dalam cerpen Macan Lapar karya Danarto. Metode yang dilakukan untuk mengungkapkan representasi imajiner yakni dengan metode menyimak pada teks sehingga ditemukan wacana-wacana yang diduga mengandung representasi imajiner. Wacana tersebut kemudian dianalisis melalui pendekatan teori poskolonial terutama Homi.K.Bhaba. hasil analisis ini menunjukkan bahwa terdapat wacana-wacana kolonial yang dikontruksi masing-masing pihak pada posisi antagonistic satu sama lain.This paper aims to reveal the existence of imaginary representations that exist between the two camps in Danarto's short story Macan Lapar. The method used to express imaginary representations is by listening to the text to find the discourses that is assumed contains imaginary representations. The discourse is then analyzed through a postcolonial theory approach, especially Homi.K.Bhaba. The results of this analysis show that there are colonial discourses that are constructed by each party in an antagonistic position to each other.Keywords: imaginary representation, postcolonial theory, short story Macan Lapar.
MAKNA METAFORA LIRIK LAGU KONAYUKI DALAM ANALISIS WACANA KRITIS Teguh Santoso; Sumarlam Sumarlam; Akmal Jaya
Tekstual Vol 22, No 1 (2024): Tekstual: Humaniora
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tekstual.v22i1.7794

Abstract

Artikel ini berjudul Makna Metafora dalam Lirik Lagu Konayuki. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan makna metafora yang terdapat pada lirik lagu. Analisis makna metafora pada lirik lagu ini menggunakan telaah Moon dan Knowless. Metode penelitian ini menggunakan bentuk metode deskskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan menganalis tiap bait dari llirik lagu tersebut. Untuk menganalisis lirik lagu ini, penulis menggunakan pendekatan analisis Norman Fairclough. Dalam hal ini, penulis menganalisis lirik lagu dalam bentuk tiga dimensi teks yaitu:  analisis teks, praktik teks dan praktek sosiokultural. Dalam analisis teks (lirik) lagu ini penulis membahas tentang representasi, relasi, identitas, praktik teks (produksi, dan konsumsi) dan praktik sosiokultral (situasional, institusional, dan sosial). Hasil dari identifikasi unit leksikal dapat diketahui terdapat makna metafora yang cenderung mempunyai arti kontekstual yang berbeda dengan makna dasarnya yang tertuang pada 9 bait pada lirik lagu konayuki ini. 
MAKNA METAFORA LIRIK LAGU KONAYUKI DALAM ANALISIS WACANA KRITIS Santoso, Teguh; Sumarlam, Sumarlam; Jaya, Akmal
Tekstual Vol 22, No 1 (2024): Tekstual: Humaniora
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tekstual.v22i1.7794

Abstract

Artikel ini berjudul Makna Metafora dalam Lirik Lagu Konayuki. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan makna metafora yang terdapat pada lirik lagu. Analisis makna metafora pada lirik lagu ini menggunakan telaah Moon dan Knowless. Metode penelitian ini menggunakan bentuk metode deskskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan menganalis tiap bait dari llirik lagu tersebut. Untuk menganalisis lirik lagu ini, penulis menggunakan pendekatan analisis Norman Fairclough. Dalam hal ini, penulis menganalisis lirik lagu dalam bentuk tiga dimensi teks yaitu:  analisis teks, praktik teks dan praktek sosiokultural. Dalam analisis teks (lirik) lagu ini penulis membahas tentang representasi, relasi, identitas, praktik teks (produksi, dan konsumsi) dan praktik sosiokultral (situasional, institusional, dan sosial). Hasil dari identifikasi unit leksikal dapat diketahui terdapat makna metafora yang cenderung mempunyai arti kontekstual yang berbeda dengan makna dasarnya yang tertuang pada 9 bait pada lirik lagu konayuki ini.Â