Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Kinerja Pelayanan Badan Urusan Logistik (BULOG) Dalam Upaya Keterjaminan Persediaan Pangan Yonatan Ari Santoso; Vivi Friskila Angela
Journal Ilmu Sosial, Politik dan Pemerintahan Vol. 12 No. 2 (2023): JISPAR
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jispar.v12i2.9503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengetahui bagaimana Perum (Perusahaan Umum) Badan Urusan Logistik (Bulog) dalam perannya memberi jaminan ketersedian pasokan pangan di dalam negeri. Dimana sebagaimana yang kita ketahui, Bulog merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak disektor logistik khususnya pangan. Dalam tujuan pembentukannya, Bulog diharapkan menjadi badan yang mampu mengamankan ketersediaan pangan dan menjaga stabilisasi harga dipasaran dalam rangka menjaga keterkembangan ekonomi serta menjaga esksistensi keberlangsungan pemerinatahan. Ruang lingkup bisnis perusahaan Bulog ini meliputi usaha logistik/pergudangan pangan, survei dan pemberantasan hama tanaman, penyediaan karung plastik, usaha angkutan dan distribusi, perdagangan komoditi pangan dipasaran dan usaha eceran. Penelitian ini berfokus kepada cabang Kanwil (Kantor Wilayah) Bulog Kalimantan Tengah yang berada di pusat Kota Palangka Raya. Dimana, saya selaku penulis mengkaji dan mendalami bagaimana Perum Bulog ini mampu menjalankan fungsi dan kewajibannya dalam memberikan pelayanan kepada publik yang meliputi pelayanan penyediaan, pendistribusian dan stabilisasi harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako).
KONTRIBUSI PEREMPUAN NELAYAN TERHADAP KETAHANAN PANGAN DAN EKONOMI KELUARGA DI PETUK KATIMPUN Muhammad Zusanri Batubara; Atem Atem; M. Syaeful Anam; Yonatan Ari Santoso; Muhamad Risky Hidayat; Aprilia Lusiana
Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama (JISA) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Sociology of Religion Study Program, Faculty of Social Sciences, North Sumatra State Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jisa.v9i1.27176

Abstract

Fishing is widely practised by women in Petuk Katimpun. This indicates that women have dual roles in their lives. This study aims to examine the activities of women fishing in peat swamps and analyse the roles, functions, and objectives of women as fishermen. The author argues that women fishermen have the capacity and dual roles in their livelihoods to achieve food security and support family economies. An ethnographic approach was used as the research method among women fishermen in Petuk Katimpun. Data collection was carried out through participatory observation, in-depth interviews, and literature studies and analysed using descriptive analysis techniques. The findings show that women make a significant contribution to food security and the family economy. The role of women fishers is not limited to household activities. Still, it encompasses a comprehensive range of tasks, from preparing fishing gear and setting nets or traps to hauling in the catch, sorting the fish, and marketing the catch. The purpose of women working as fishermen is closely related to efforts to secure the family's future, ease the burden on their husbands, and ensure that the needs of large families are met sustainably. Women's income is significant because their husbands' income as fishermen is often uncertain, depending on weather conditions, fishing seasons, and the availability of fishery resources. Women's involvement in the fishing profession and other activities significantly improves family welfare, thereby contributing to food security and family economic resilience. The presence of women fishers is an essential pillar in developing a more inclusive, empowered, and sustainable river community.
Etika Komunikasi Daring Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Palangkaraya dalam Perkuliahan Zoom Rahmah Wulan Sari; Afrila Nor Azizah; Nurhizni; Jara; Youri Freya Flariza; Ivan Borneva; Yonatan Ari Santoso
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 3 (2026): EduTIK : Juni 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i3.413

Abstract

ABSTRAK               Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis penerapan Etika Komunikasi (netiket) dalam perkuliahan online via Zoom pada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Palangka Raya. Dalam perkuliahan online penerapan netiket di ruang digital dianggap penting untuk memastikan interaksi akademik agar berlangsung secara efektif, tertib, dan produktif. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Kualitatif dengan Pendekatan Deskriptif. Teknik Pengumpuan Data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah di lakukan menunjukan bahwa sebagian besar mahasiswa telah menerapkan perilaku komunikatif yang baik seperti penggunaan bahasa yang sopan, menyalakan kamera saat perkuliahan berlangsung dan memperhatikan diksi ketika berbicara. Namun, demikian masih ditemukan perilaku yang tidak sesuai dengan prinsip netiket dalam perkuliahan online seperti keterlambatan bergabung ke sesi zoom, tidak menyalakan kamera tanpa keterangan, berpakaian kurang sopan, serta kurang aktif dalam merespon dosen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan netiket dalam perkuliahan online sangat berpengaruh terhadap kualitas interaksi akademik dan efektivitas pembelajaran online, sehingga diperlukan kesadaran serta panduan etika digital yang jelas di lingkungan kampus. ABSTRACT              This study aims to examine and analyze the application of Communication Ethics (netiquette) in online lectures via Zoom for students of the Faculty of Social and Political Sciences (FISIP), Palangka Raya University. In online lectures, the application of netiquette in digital space is considered important to ensure that academic interactions take place effectively, orderly, and productively. This study uses a Qualitative Research Method with a Descriptive Approach. Data Collection Techniques are carried out through observation, interviews, and documentation studies. Based on the results of the research that has been conducted, it shows that most students have implemented good communicative behavior such as using polite language, turning on the camera during lectures and paying attention to diction when speaking. However, there are still behaviors that are not in accordance with the principles of netiquette in online lectures such as being late to join zoom sessions, not turning on the camera without permission, dressing immodestly, and being less active in responding to lecturers. This study concludes that the application of netiquette in online lectures greatly influences the quality of academic interactions and the effectiveness of online learning, so awareness and clear digital ethics guidelines are needed in the campus environment.