Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MULO : Unsur Serta Teks Yang Melekat Dalam Karya Tari Zulfikar Rizki Ananda; Susas Rita Loravianti
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 9: Agustus 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i9.2139

Abstract

Mulo merupakan karya tari kontemporer dengan sumber inspirasi filosofi buah kelapa yang menjadi properti pada tari Piriang di Ateh Karambia.  Tari Piriang di Ateh Karambia terdapat di Desa Payo kota Solok, dan merupakan tarian tradisional yang sarat akan makna dan nilai-nilai filosofi kehidupan yang terkandung dalam tariannya. Pengkarya terinspirasi menciptakan karya tari kontemporer dengan menginterpretasikan nilai dan makna filosofi buah kelapa yang digambarkan melalui karya tari. Proses pertumbuhan buah kelapa dalam nilai-nilai kehidupan memiliki kesamaan dengan proses pertumbuhan dan perkembangan manusia yang dimulai di dalam janin seorang ibu, akan tetapi berdasarkan fenomena di era 5.0 ini, banyak manusia seakan tidak lagi memiliki rasa menghargai terhadap orang tua mereka. Fenomena tersebut dapat terjadi karena beberapa sebab. Hal tersebut menjadi point dan pesan utama dalam penggambaran karya tari ini. Karya Mulo digarap melalui metode riset dasar dan lanjutan, dan analisis data. Selanjutnya proses penciptaan koreografi menggunakan metode kontemporer dan penemuan rasa dan suasana yang kemudian dilanjutkan penjajakan dan eksperimen gerak yang kemudian diatur dan ditentukan sebagai pijakan gerak dasar dalam penggarapan koreografi tari. Unsur teks serta media pertunjukan hadir dalam penyampai gagasan dan isian sebuah karya seni tari.
Visualizing the Incantatory Power of the Sijundai Ritual: A Reinterpretation of Magical Phenomena through the Dance Work Migrasi Magis Ariefin Alham Jaya Putra; Fattahul Anugraha; Zulfikar Rizki Ananda; Suaida Suaida
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 27, No 2 (2025): Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
Publisher : LPPM Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/ekspresi.v27i2.4801

Abstract

Migrasi Magis is a research-based dance creation that reinterprets the Sijundai magical phenomenon in Minangkabau culture. The ritual involves the use of spells and saluang music believed to possess supernatural power that psychologically and physically affects victims. Through observation, exploration, improvisation, formation, and evaluation, the artist transforms elements of space, time, energy, and property into visual symbols of the spell’s potency. The reinterpretation approach transforms this spiritual practice into an artistic expression through dance theatre, marked by dramatic tension, symbolism, and emotional intensity. The work embodies magical aesthetics derived from traditional rituals while portraying human desires, vengeance, and remorse. Migrasi Magis demonstrates how dance serves as a reflective space for social, spiritual, and psychological phenomena within Minangkabau society. Field data were collected through interviews with shamans, performance observations, and literature review, strengthening conceptual validity, aesthetic choices, and cultural context. This work illustrates that performing arts can negotiate tradition and modernity through contextual artistic interpretation
Makna Simbolik Tari Podang dalam Masyarakat Nagari Koto Nan Gadang Kota Payakumbuh Provinsi Sumatera Barat Siti Rosana; Auliana Mukhti i Maghfirah; Ninon Syofia; Zulfikar Rizki Ananda
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2026): JUNI-JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/awc2td62

Abstract

This research discusses the symbolic meaning of Podang Dance in the community of Nagari Koto Nan Gadang, Payakumbuh City. Podang Dance is a traditional art originaly from Minangkabau martial arts practices and has developed as part of the local cultural heritage. This study aims to describe and analyze the symbolic meanings contained in the performance elements of Podang Dance, including movement, music costume,and property. This research employed a qualitative method with a descriptive analytical approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The data were analyzed using Roland Barthes’ semiotic theory, which focuses on denotative and connotative meanings to reveal the cultural symbols contained in the Podang Dance performance. The results of the study indicate that Podang Dance functions not only as entertainment, but also contains cultural values, moral values, and character education within the community of Nagari Koto Nan Gadang. Each movement in the dance represents agility, bravery, self-control, and mutual respect. The podang property symbolizes vigilance and heroism, while the costumes and musical accompaniment strengthen the Minangkabau cultural identity. Therefore, Podang Dance plays an important role as a medium for cultural preservation and the transmission of traditional values to the younger generation.