Dewi Mumpuni Yudowati
STEBI Syaikhona Kholil Sidogiri Pasuruan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI BERTAHAN HOME INDUSTRY KOPYAH ABU IMAM PASURUAN Dewi Mumpuni Yudowati; Unia ningsih
Lan Tabur: JURNAL EKONOMI SYARIAH Vol. 4 No. 2 (2023): Maret
Publisher : LAN TABUR: Jurnal Ekonomi Syariah The Islamic University of KH. Achmad Muzakki Syah Jember, East Java. Jember Jln. Manggar Gebang Poreng 139A Patrang Jember Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/lantabur.2023.4.2.341-353

Abstract

Persaingan dalam dunia bisnis tidak bisa dihindari, maka dari itu jika ingin terjun ke dalam dunia bisnis dibutuhkan persiapan diri atau strategi bertahan untuk menghadapi para pesaing bisnis lainnya. strategi bertahan merupakan beberapa cara yang digunakan oleh seseorang, atau sekolompok orang untuk mempertahankan eksistensi kediriannya yang bernilai atau dianggap bernilai, baik yang bersifat material maupun non material (Haviland:36). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Menurut Lex J Moleong (2013). Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang suatu fenomena didalam suatu masyarakat tanpa menggunakan proses pengukuran dan perhitungan. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini diantaranya observasi atau pengamatan, wawancara dengan informan kunci, dan dokumentasi yang mendukung proses penelitian. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis SWOT. Berdasarkan hasil analisis, dapat dilihat bahwa strategi bertahan terbaik yang harus dilakukan saat ini adalah menerapkan strategi SO (strength opportunities). Strategi ini dilakukan untuk memanfaatkan kekuatan perusahaan guna menangkap peluang yang dimiliki perusahaan. Menggunakan media promosi yang tepat sasaran yaitu media promosi dengan jaringan internet karena media promosi dengan jaringan internet sangat tepat digunakan pada era modern, konsumen dapat mengakses permintaannya dengan mudah dan fleksibel karena dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Peneliti berharap agar pengusaha lebih memperhatikan permasalahan persaingan dan hambatan pada home industry agar dapat bersaing dengan industry besar.
CAPACITY BUILDING TATA KELOLA POTENSI DESA SUMBERREJO MELALUI NILAI EKOLOGIS Nuruddin Nuruddin; M. Asif Nur Fauzi; Dewi Mumpuni Yudowati; Ali Machrus; Rukhul Abadi; Lailatul Badriyah
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 1 (2026): SWADIMAS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol4no1.947

Abstract

This community service program aims to strengthen the Sumberrejo Village community's capacity to manage its potential in line with ecological values. Sumberrejo Village is rich in natural resources and local potential that has not been managed optimally and sustainably. Problems faced include low ecological awareness among the community, especially regarding waste disposal; limited institutional capacity within the village; and a lack of innovation in environmentally friendly utilization of natural resources. Therefore, strengthening capacity-building based on ecological values is an initiative to foster this awareness. This activity was implemented through a capacity-building approach with a participatory discussion forum with community leaders, village officials, and youth groups. The results of the activity showed an increase in community understanding of the importance of managing environmental potential, the emergence of a collective action plan based on ecological values, and strengthened cross-actor collaboration in village resource management. This activity is expected to become a model for village community empowerment that aligns with the principles of sustainable development.Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas masyarakat Desa Sumberrejo dalam tata kelola potensi desa berbasis nilai-nilai ekologis. Desa Sumberrejo memiliki kekayaan alam dan potensi lokal yang belum dikelola secara optimal dan berkelanjutan. Permasalahan yang dihadapi antara lain rendahnya kesadaran ekologis masyarakat terutama pada kesadaran dalam membuang sampah, terbatasnya kapasitas kelembagaan desa, serta kurangnya inovasi dalam pemanfaatan sumber daya alam yang ramah lingkungan. Maka dari itu, penguatan capacity building berbasis nilai ekologis menjadi inisiasi untuk membangun kesadaran tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan capacity building dengan forum diskusi partisipatif dengan tokoh masyarakat, perangkat desa, dan kelompok pemuda. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya tata kelola potensi berbasis lingkungan, lahirnya rencana aksi kolektif berbasis nilai ekologis, serta penguatan kolaborasi lintas aktor dalam pengelolaan sumber daya desa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat desa yang selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan