Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

IMPLEMENTATION CHARACTER AND MORAL EDUCATION ON ONLINE LEARNING PROCESS IN DARUL ULUM PRIMARY SCHOOL BABADAN, PONOROGO Neri Wijayanti; Rindang Diannita
International Conference on Social and Islamic Studies Proceedings of the International Conference on Social and Islamic Studies (SIS) 2021
Publisher : International Conference on Social and Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Moral and character education is a process of applying moral values ​​and character to students through science. These values ​​are applied to oneself, family, fellow friends to educators and the surrounding environment as well as to God Almighty. Elementary school age children have increased social development, which initially only socializes with family at home, then becomes acquainted with the people around them.  Because of this, elementary school-age children already need to inculcate moral and character education in their learning. But in this pandemic period, because learning is done online, educators find it difficult to implement moral and character education in their learning. This happens not only in state elementary schools but also in Islamic elementary schools in Indonesia such as MI and SDIT. The purpose of this study is to describe moral and character education in online or online learning and to find out the supporting and inhibiting factors in learning at MI Darul Ulum, Babadan District, Ponorogo Regency, East Java. This research method uses a qualitative approach with a single case study. Collecting data using in-depth interviews, observation, documentation and qualitative descriptive data analysis. This research was conducted during the COVID-19 pandemic and is expected to be a new reference for learning in Elementary Schools during the pandemic which is carried out online so that even though learning is done online, the moral and character education in it will remain and will not be lost during this pandemic.
Improving Students Speaking Ability Through Information Gap Teaching Technique (A Classroom Action Research at The Second Grade Students of MTs Al-Muhajirin Pacitan) Neri Wijayanti
At-Ta'dib Vol 13, No 1 (2018): Education System and Education Method in Pesantren
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v13i1.2309

Abstract

This study is aimed at describing the implementation of Information Gap teaching technique, describing whether or not Information Gap technique improves the students’ speaking ability and describing the students’ response on Information Gap teaching technique in teaching speaking. The study was implemented in MTs Al Muhajirin at the second grade, using action research. The researcher  took 40 students as the subject of  the research. The researcher teaches speaking English using Information Gap method. To find the results, the researcher got the information from the students’ answers on oral test in the form of  pre-test and post-test. The result of  the research using information gap shows  that, the researcher used the CAR (Class Action Research) principle to collect the data. The study consist of  two cycles with each cycle consist of four elements. By implementing Information Gap technique  in teaching speaking, the students have chance to be active and cooperative in teaching speaking. The mean of pre-test is 68,7, post-test is 71,6 and the improvement result of the implementation is  2,9. The students’ responses are positive. Most of  the students said  that they great this technique. They could easily learn English speaking. The students admitted  that their speaking was improved.
Pembentukan Regulasi Diri dan Dinamika Belajar Peserta Olimpiade Neuron Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Surabaya Wijayanti, Neria Fajar; Suryanto, Suryanto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.067 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i8.3772

Abstract

Regulasi diri (Self Regulation) merupakan kemampuan untuk mengontrol perilaku sendiri dan salah satu dari sekian penggerak utama kepribadian manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami esensi (hakikat) pengalaman peserta Olimpiade Neuron dalam membentuk regulasi diri dalam menghadapi kompetisi tersebut dan mengamati dinamika belajar yang terjadi sebelum dan sesudah Olimpiade Neuron. Metode penelitian yang digunakan dalam ini adalah pendekatan fenomenologi interpretatif kualitatif dengan alat pengumpul data berupa wawancara mendalam. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Mojokerto, subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi pemenang Olimpiade Neuron Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Surabaya yang memiliki pengalaman dalam membentuk Self Regulation demi tercapainya target-target yang sudah ditetapkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para pemenang peserta Olimpiade Neuron memiliki self regulasi diri yang tinggi dibuktikan dengan memiliki tujuan atau target serta dapat menjaga motivasi belajar.
Analisis Kurikulum Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Al-Ihsan Randegan Losari Brebes Nurul Salis Amin; Abu Darda; Neri Wijayanti; Ajeng Yunda Isyana
Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Vol 6 No 1 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v6i1.3631

Abstract

Madrasah Diniyah di Indonesia sebagai alternatif untuk penambah dan pelengkap dari pendidikan formal yang dirasa belum cukup dalam memberikan pendidikan agama dalam beberapa pertemuan saja. Maka dengan sedikitnya waktu pertemuan dan banyaknya materi yang seharusnya didapatkan secara luas, menjadikan peserta didik belum mampu menguasai dengan benar tentang pendidikan Agama Islam tersebut. Hingga dengan keresahan ini Madrasah Diniyah merancang sedemikian kurikulum yang dapat membantu peserta didik untuk merealisasikan pendidikan Agamanya menjadi sebuah hal yang patut dan melekat dalam hidupnya.Adapun tujuan penelitian adalah:(1) untuk menjelaskan tentang tujuan kurikulum yang diterapkan oleh Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Al-Ihsan Randegan, Losari, Brebes. (2) untuk menjelaskan tentang materi, metode pembelajaran dan evaluasi di kurikulum yang diterapkan oleh Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Al-Ihsan Randegan, Losari, Brebes.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriftif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kurikulum Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Al-Ihsan Randega nmeliputi: tujuan yang sesuai dengan keputusan menteri Agama No.3 Tahun 1983 tentang kurikulum Madrasah Diniyah. Kurikulum tersebut meliputi Materi Al-Qur’an, Hadits, Tarikh Islam, Fiqh, Aqidah, Akhlak, dan bahasa Arab, yang disajikan dengan metode ceramah, Tanya jawab, suri tauladan, demonstrasi, dan hafalan juga praktek dalam proses pendidikan dan pembelajaranya. Adapun evaluasi yang digunakan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Al-Ihsan Randegan secara sumatif dan formatif melalui ujian harian, ujian semester, serta ujian praktek.
Implementasi Fungsi Manajemen George R Terry dalam Meningkatakan Mutu Lembaga Pendidikan Neri Wijayanti; Wicaksana, Febrian Arif
Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa, Fakultas Ilmu Budaya, Universita Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jcerdik.2023.003.01.04

Abstract

Lembaga pendidikan merupakan wadah dalam pengembangan siswa secara komprehensif untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, hal ini sesuai dengan tujuan pendidikan menurut UU no 20 Tahun 2003. Pendidikan berkualitas dapat dilihat dari ketercapaian mutu pendidikan yang meliputi input, proses dan output pendidikan. Melihat realitas tersebut dibutuhkan pengelolaan yang tepat dan sistematis agar dapat dijadikan jalan sebagai peningkatan mutu pendidikan secara efektif. Pentingnya peran manajemen bagi lembaga pendidikan dapat diterapkan melalui konsep fungsi sederhana dan mendasar menurut George R Terry yang meliputi planning, organizing, actuating dan controlling. Jenis penelitian yang digunakan yakni deskriptif kualitatif dengan metode literature review berdasarkan sumber jurnal elektronik database Google Scholar berupa lima belas jurnal nasional yang dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penerapan fungsi planning yaitu dengan penentuan visi, misi, tujuan, penetapan prosedur, kebijakan, dan sumber daya yang dibutuhkan baik manusia atau sumber pendukung lainnya.2) Penerapan fungsi organizing yaitu meliputi pembagian tugas (job description) dan struktur organisasi. 3) Penerapan fungsi actuating didukung dengan pemberian motivasi, reward bagi pendidik dan tenaga kependidikan yang berprestasi, pengoptimal komunikasi. 4) Penerapan fungsi controlling dapat dilakukan melalui pengawasan, pengendalian dan evaluasi.
Participatory Rural Appraisal (PRA) For The Development Of Safe Weaving Bamboo Production Through Community Empowerment To Improve Health And Safety Of Bamboo Weaving Craftsmen In Mojorejo, Ponorogo,East Java, Indonesia Diannita, Rindang; Mohammad Muslih; Neri Wijayanti; Umma Fatayati
International Journal Of Community Service Vol. 1 No. 3 (2021): November 2021 (Indonesia - Malaysia)
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v1i3.44

Abstract

A Community service program (PKM) is a program designed for community empowerment. Mojorejo Village, Ponorogo Regency, East Java, Indonesia, is a village with bamboo producers and human resources who have expertise as woven bamboo craftsmen. The community service program aims to develop safe woven bamboo production, with the ultimate goal of increasing the income of the community in Mojorejo Village and reducing the risk of work accidents for bamboo woven craftsmen. This program uses a Participatory Rural Appraisal (PRA) approach, and identification of potential hazards, where in the program implementation it uses focus group discussions, training, socialization, counseling, and mentoring. The result of this program is an increase in the health and safety of woven bamboo craftsmen and an increase in the community's economy through product development.
PENERAPAN DIGITAL MARKETING DALAM MENDUKUNG KEGIATAN PEMASARAN PRODUK UMKM MEBEL DESA KUNTI PONOROGO Wijayanti, Neri; Budiman, Agus; Zaki, Muhammad; Rozaq, Muhammad Ilham Abdul; Gina, Ahmad Al Qodril; Piazul, Muhammad Fahmi Afiq Din Bin; Rauf, Alfian Nugraha; Ismail, Muhammad Rifqi Nur; Fauzy, Ahmad Ali; Allaudi, Iqbal Al Hafis; Firdaus, Satria Miftahul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.26759

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan strategi pemasaran digital guna mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Kunti, Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo, khususnya dalam sektor mebel. Topik ini dipilih karena UMKM mebel memiliki potensi besar untuk meningkatkan ekonomi lokal, tetapi sering kali kesulitan dalam memasarkan produk mereka secara efektif. Metode penelitian yang digunakan melibatkan pelatihan langsung kepada para pelaku UMKM mengenai konsep dasar digital marketing, strategi pemasaran online, serta penggunaan platform digital seperti media sosial dan marketplace. Selain itu, dilakukan juga pendampingan dan monitoring terhadap implementasi strategi pemasaran yang telah diajarkan. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah pesanan dan jangkauan pasar bagi UMKM mebel Desa Kunti setelah menerapkan strategi pemasaran digital. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif dalam peningkatan keterampilan digital dan pengetahuan bisnis para pelaku UMKM. Secara keseluruhan, penerapan digital marketing telah membantu meningkatkan daya saing UMKM mebel Desa Kunti, sehingga memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
Freedom Of Learning (Kurikulum Merdeka) In The View Ki Hadjar Dewantara And Relevance To The Character Education Wijayanti, Neri
Jurnal Suluh Pendidikan Vol 11 No 2 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/jsp.v11i2.1222

Abstract

Freedom to learn is an idea that liberates teachers and students in determine the learning system. The purpose of independent learning is to create education which is fun for students and teachers because so far education in Indonesia is more emphasizes the knowledge aspect rather than the skill aspect. Free to learn too emphasizing aspects of character development in accordance with the values of Indonesia. Ki Hadjar Dewantara views education as a driver for the development of students, namely, education teaches to achieve change and benefit for students' surrounding environment. Freedom to learn is a form of implementation of values shaping the nation's character, which begins with improving the education system and methods of study. It is hoped that independent learning can provide changes for the better and provide benefits to the environment. Keywords: Character building; Freedom to Learn; Ki Hadjar Dewantara