Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kajian Kenyamanan Termal pada Bangunan Perpustakaan Regional Kota Kendari Afri Ahyarky Abidin
Jurnal PROYEKSI: Arsitektur dan Perencanaan Vol. 3 No. 1 (2023): EDISI MARET 2023, JURNAL PROYEKSI: ARSITEKTUR DAN PERENCANAAN
Publisher : Arsitektur Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/proyeksi.v4i2.1014

Abstract

The facility is a container that functions to support all community activities in an area that has been provided by the government. Facilities are religious, be it Health, Education, and also religious. The library is a very important facility for the community. The building aims to provide comfort for users so that later users will feel like lingering in the building. Comfort in the building greatly affects the achievement of the function of the building itself. So that these important facilities can function properly. The existence of library facilities in the city of Kendari can be an advancement in the field of education. Libraries with high comfort can attract visitors so they can linger in the building and can carry out activities in the building as best they can. And with this convenience, it can increase the interest in reading in the local community. Therefore we intend to conduct research related to the comfort that exists in the building.
Online Training Pengawas Operasional Pertambangan di Masa Pandemik Covid 19 La Pande Jurumai; Dian Puteri Nurbaity; Elvina Sari Taufiq; Afri Ahyarky Abidin
ANOA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT FAKULTAS TEKNIK Vol 1 No 01 (2022): Edisi Desember Tahun 2022 ANOA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UMKENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/anoa.v1i01.93

Abstract

Dunia pertambangan termasuk bidang usaha yang memiliki tingkat resiko paling tinggi. Sehingga, dalam melaksanakan amanah pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI No. 26 Tahun 2018, terkait dengan kewajiban Kepala Teknik Tambang (KTT) menerapkan tata kelola pertambangan dengan baik (good mining practice) maka diperlukan Pengawas Operasional dan Pengawas Teknik yang kompeten dalam pelaksanaan kegiatan pertambangan. Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan: memberikan pemahaman dasar hokum Permen No. 26/2018 dan Kepmen 1827/K/2018, memberikan pemahaman tugas dan tanggungjawab pengawas operasional, mengetahui, memahami dan menerapkan peraturan perundang-undangan perlindungan lingkungan, mengelola sumber daya alam berwawasan lingkungan, mengetahui, memahami dan menerapkan kebijakan pengawasan pertambangan, mengetahui, memahami dan menerapkan identifikasi dan pengendalian bahaya/resiko. Intruktur pelatihan dari Inspektur Tambang dan Analis Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pelaksanaan Diklat dan Uji Kompetensi ini kerjasama antara Badana Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Energi Mandiri dengan PT. Traindo Bangun Negeri.
Pendampingan Desain Kawasan Wisata Mangrove Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Buton Jurumai, La Pande; Afri Ahyarky Abidin; Dian Puteri Nurbaity; Elvina Sari Taufiq; Samsul; La Sianto
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): Edisi November 2023
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v5i1.106

Abstract

Untuk mendukung visi, misi, tujuan, sasaran, dan arah kebijakan, strategi, dan indikasi program pembangunan kepariwisataan kabupaten yang tertuang dalam Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan (RIPPARDA) Daerah Kabupaten Buton tahun 2021-2026. Program pengabdian ini bertujuan mengajak, mengarahkan, membina pemuda dalam hal ini Karang Taruna Kelurahan Awainulu untuk menggali potensi wisata daerah agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat kelurahan Awainulu. Metode yang digunakan, yaitu observasi kawasan, sosialisasi, koordinasi, dan penyelesaian administras. Pengabdian ini menghasilkan master plan kawasan wisata mangrove, gambar 3D wisata mangrove, sarana olahraga, sumber pendanaan, serta rekomendasi pengembangan potensi kawasan dari pemerintah daerah berupa rekomendasi, penyampaian, dan himbauan dari instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten Buton, Dinas Kehutanan UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Unit III Lakompa dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Buton. Dimungkinkan terjalin koordinasi baik antara seluruh stakeholders yang berkaitan dengan melakukan beberapa langkah seprti identifikasi masalah, penyusunan rencana strategis bersama, transparansi dan akuntabilitas dalam semua aktivitas, melibatkan masyarakat, kolaborasi dengan pihak eksternal, penyuluhan dan pendidikan kepada seluruh stakeholders tentang pentingnya pembangunan pariwisata yang berkelanjutan dan mensejahterakan.
Redesain Dan Pengembangan Pasar Mandonga Kota Kendari Dengan Pendekatan Arsitektur Modern La Ode Firman; Andreas, Asri; Ahyarky Abidin, Afri; Nahdatunnisa, Nahdatunnisa
Architectura : Journal of Architecture and Planning Vol. 2 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/architectura.v2i2.24

Abstract

Pasar tradisional merupakan bagian penting dari struktur ekonomi dan sosial masyarakat, terutama di kota-kota berkembang seperti Kendari. Namun seiring pertumbuhan kota dan perubahan gaya hidup masyarakat, pasar Mandonga sebagai salah satu pasar utama di Kota Kendari mengalami penurunan kualitas fisik, kenyamanan, dan daya saing. Oleh karena itu, diperlukan suatu upaya redesain dan pengembangan pasar yang tidak hanya memperbaiki aspek fisik bangunan, tetapi juga merevitalisasi fungsinya sebagai pusat aktivitas ekonomi rakyat. Perancangan Gedung ini menggunakan pendekatan arsitektur modern yang menekankan efisiensi fungsi, fleksibilitas ruang, serta kenyamanan pengguna. Metode perancangan dilakukan melalui studi lapangan, analisis kebutuhan ruang, dan studi banding pasar sejenis. Hasil perancangan menunjukkan bahwa pendekatan arsitektur modern mampu memberikan solusi terhadap permasalahan sirkulasi, pencahayaan, sanitasi, dan pengelolaan pasar. Pasar Mandonga diharapkan dapat menjadi pasar rakyat yang bersih, tertata, modern, dan meningkatkan kesejahteraan pelaku ekonomi lokal.
Optimalisasi Kriteria Green Building untuk Gedung Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan ITN Malang dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan abidin, Afri Ahyarki; Uzia, Wa Ode Ulfa; Karim, Moh Rizki A
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik Vol 3 No 01 (2024): Edisi Juni Tahun 2024 ANOA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UMKENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Global Warming is an issue issue in the implementation and efforts to create a green building. The greenhouse effect that causing global warming are increasingly standing tall. National and international development and international development that is not friendly to the environment needs to be to be considered. To address these issues, an organization called the World Green Building Council (WGBC) was established. an institution called the world green building council (WorildGBC), which is one of the estabilished members in Indonesia. one of its estabilished members is in Indonesia, namely the green building council Indonesia (GBCI). Green building assessment standards and guidelines issued by GBCI is a reference for use by people in Indonesia. The civil engineering and planning faculty building is a building that has been built for a long time. built, has a function as a faculty office on the first floor and a teaching and learning function on the second to fourth floors. teaching and learning functions on the second floor to the fourth floor. In the assessment using GBCI standards against the building, then the acquisition obtained is 42 assessment points, or a percentage of 35.90% and the predicate is bronze. To improve the bronze predicate to gold is the need for procurement and improvement that must be done. The procurement and improvements made to the six assessment categories.