Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : jurnal simki economic

Adopsi Pembayaran Mobile dan Peningkatan Konsumsi Rumah Tangga: Peran Mediasi Inklusi Keuangan Digital di Indonesia Rusmulya, Muthia Salsabillah; Goso, Goso; Duriani, Duriani
Jurnal Simki Economic Vol 9 No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jse.v9i2.1549

Abstract

This study aims to analyze the mediating role of digital financial inclusion in the relationship between mobile payment adoption and increased household consumption in Indonesia. The method used is a quantitative approach with an explanatory research design, involving 400 respondents spread across various regions of Indonesia and selected through stratified random sampling. Data were collected through online and offline questionnaires, then analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with bootstrapping techniques. The results show that mobile payment adoption has a positive and significant effect on digital financial inclusion (β = 0.582; t = 12.516; p < 0.001), digital financial inclusion has a positive and significant effect on household consumption (β = 0.561; t = 9.461; p < 0.001), and mobile payment adoption has a direct effect on household consumption (β = 0.249; t = 4.816; p < 0.001). Furthermore, digital financial inclusion was shown to partially mediate the relationship between mobile payment adoption and household consumption, with an indirect effect coefficient of 0.326 (VAF = 56.7%). This finding implies that a strategy to expand digital financial inclusion based on mobile payments is an effective policy instrument for driving increased domestic consumption and national economic growth.
Dampak Perbankan Syariah Digital terhadap Partisipasi Cash Waqf di Kalangan Mahasiswa Muslim: Peran Mediasi Literasi Digital di Indonesia Annisa, Annisa; Goso, Goso; Duriani, Duriani
Jurnal Simki Economic Vol 9 No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jse.v9i2.1570

Abstract

Potensi wakaf tunai Indonesia diperkirakan mencapai 180 triliun rupiah per tahun, namun tingkat realisasi pengumpulannya masih di bawah 1,3 persen. Penelitian ini mengkaji sejauh mana perbankan syariah digital mampu menjembatani kesenjangan tersebut dengan memperkuat partisipasi wakaf tunai mahasiswa Muslim di Indonesia, serta menelaah peran mediasi literasi digital dalam hubungan tersebut. Kuesioner terstruktur dan diaadministrasikan kepada 400 mahasiswa Muslim yang berasal dari universitas-universitas di lima wilayah Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional. Kuisioner terstruktur dan diaadministrasikan kepada 400 mahasiswa yang berasal dari universitas pada lima wilayah di Indonesia. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 4.0. Tiga temuan utama dihasilkan. Pertama, perbankan syariah digital memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap partisipasi wakaf tunai (β = 0,532, p < 0,001). Kedua, perbankan syariah digital meningkatkan literasi digital pelajar (β = 0,487, p < 0,001). Ketiga, literasi digital yang lebih tinggi berhubungan dengan partisipasi wakaf tunai yang lebih besar (β = 0,383, p < 0,001). Literasi digital berfungsi sebagai mediator parsial yang mencapai 26 persen dari total efek, beroperasi melalui kemudahan transaksi langsung dan peningkatan kapabilitas digital. Model struktural menjelaskan 63,4 persen varians partisipasi wakaf. Ditemukan kesenjangan kritis antara niat berdonasi (rerata 3,67) dan perilaku donasi aktual (rerata 2,34). Temuan ini memperkaya teori dengan menunjukkan bahwa penerapan teknologi dalam keuangan Islam melibatkan dimensi utilitas instrumental sekaligus pembangunan kapasitas. Implikasi praktis mencakup integrasi fitur wakaf ke dalam aplikasi perbankan dan penyelenggaraan program literasi digital berbasis kampus guna memaksimalkan potensi mobilisasi wakaf Indonesia.