Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI PROGRAM RUMAH SAKIT KELILING DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN KESEHATAN DI PROVINSI LAMPUNG Putri Handayani; Ari Darmastuti
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i7.2023.3613-3622

Abstract

Tidak adanya rumah sakit di Kabupaten Mesuji, Tulang Bawang Barat dan Pesisir Barat mendasari Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Kesehatan  membuat program rumah sakit keliling. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program rumah sakit keliling di Provinsi Lampung. Penelitian kualitatif ini menggunakan enam  indikator menurut, William N. Dunn yang terdiri atas efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas dan ketepatan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif dan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, dokumentasi, dan wawancara. Sedangkan teknik keabsahan data yang peneliti gunakan adalah triangulasi sumber dan teknik.Berdasarkan hasil penelitian bahwa rumah sakit keliling yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Lampung secara keseluruhan tidak berjalan dengan baik. Terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan program seperti biaya operasioanal yang besar tidak dibarengi oleh jumlah pasien yang dilayani, efisiensi anggaran, dan perjalanan jarak jauh yang harus melewati jalan – jalan rusak dan kurangnya sumber daya manusia dalam hal ini pengemudi bis rumah sakit keliling. Untuk itu perlu adanya pemangkasan biaya – biaya yang kurang efektif untuk meminimalisir biaya operasional atau dengan menghibahkan rumah sakit keliling.
EDUKASI DAN PELATIHAN BUDIKDAMBER SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA DI KELURAHAN SEPANG JAYA Firsto Berianto; Nazila Hafidza; Fauzia Farsya Syuadi; Erni Sapitri; Muhakmal; M. Raihan Wicak Setiadi; Galih Abie Sadewa; Putri Handayani; Bunga Ayuningtias; Nailah Khairunnisa; Muhammad Arzuqo Bilhad; Alya Fadiyah Rahmah; Zahra Asnifa Setya Putri; Agung Kusuma Wijaya; Deny Sapto Chondro Utomo; Veronica Wanniatie; Priyambodo; Sofyan Musyabiq Wijaya
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat FP Unila, Edisi Maret 2026
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v5i1.12752

Abstract

The issue of household food security in urban areas is a major concern, especially given limited land availability and the growing need for nutritious food. The Sepang Jaya neighborhood faces similar challenges, necessitating innovative solutions that are easy for the community to implement. This community service project focuses on implementing fish farming in buckets (budikdamber) as a strategy to improve household food security by utilizing limited space. The objective of this project is to enhance the community’s knowledge, skills, and self-reliance in independently producing animal and plant-based protein sources through the budikdamber system. The methods employed included a participatory approach involving the delivery of educational materials on the concepts, benefits, advantages, and techniques of budikdamber, as well as hands-on training in preparing the aquaculture medium and caring for the fish. Implementation strategies utilized interactive sessions, discussions, live demonstrations, and on-site guidance. The results of the activity demonstrated an increase in the community’s understanding of budikdamber techniques, as well as a growing interest in implementing this system in their own homes. Community members were able to assemble the aquaculture media independently and understand the process from maintenance through harvest. Overall, this activity contributed to strengthening household food security by providing a sustainable source of nutritious food, while also promoting community empowerment based on local potential.