Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Sistem Pertanian Terpadu di Desa Sumberahayu Melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan Rr Nirmala Hapsari Dewi; Ridwan Cahyo Widodo; Elsa Septiani Rintho Miharjo; Serli Himmatus Suroyya; Arneta Mayandha Ariyani; Dewi Ulfatunni’mah; Amira Saputri; Vionika Azuhro; Aina Dinda Yuzaefa; Nurul Aula Rahmawati; Muhammad Fuji Abadi; Muhammad Fajrul Muwafiqillah; Chindy Arneta Insriastuti; Akhmad Mutohhar; Farenti Bhakti Nagari; Farida Nursyahidah
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 3 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v14i3.16717

Abstract

Pelatihan Sistem Pertanian Terpadu di Desa Sumberahayu, melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan BEM FPMIPATI UPGRIS, mewakili upaya kolaboratif untuk mendorong pertanian berkelanjutan dan partisipatif di tingkat desa. Pelatihan ini menggabungkan pengetahuan akademis mahasiswa dengan pengalaman praktis petani dalam mengintegrasikan aspek pertanian, peternakan, dan lingkungan. Fokus utama adalah memberdayakan masyarakat desa melalui pendidikan, pelatihan, dan aksi nyata. Mahasiswa sebagai agen perubahan memainkan peran sentral dalam menyampaikan pengetahuan tentang pertanian terpadu kepada petani. Melalui pendekatan partisipatif, mereka memfasilitasi diskusi, demonstrasi lapangan, dan interaksi yang memungkinkan transfer pengetahuan yang efektif. Sementara itu, pelatihan ini juga memperkuat peran organisasi kemahasiswaan sebagai jembatan antara universitas dan masyarakat desa. Pengukuran hasil keberhasilan menggunakan pre test dan post test yang akan dideskripsikan. Hasilnya, masyarakat Desa Sumberahayu mengalami peningkatan kemampuan dan pengetahuan mengenai pelatihan sistem pertanian terpadu.
The Wealth of Medicinal Plant Species in the Protective Forest Area of Mount Ungaran, Ngesrepbalong Village, Kendal Regency Elsa Septiani Rintho Miharjo; Ary Susatyo Nugroho; Fibria Kaswinarni
Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 17 No 1 (2025): QUAGGA : Jurnal Pendidikan dan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v17i1.339

Abstract

During modernization and the trends of modern medicine, the use of traditional medicines remains relevant, especially in rural and remote areas. This research aims to identify the types, relative abundance, benefits, and utilization of medicinal plants in the Ngesrepbalong Village, Kendal Regency. The research methods applied include field surveys and interviews to identify, record, and understand the benefits and utilization of various types of wild medicinal plants. The results of the research show that the Gunung Ungaran Protective Forest area harbors significant diversity in terms of types of medicinal wild plants. In the Gunung Ungaran Protective Forest area, Ngesrepbalong Village, Kendal Regency, there are 40 types of medicinal wild plants. The most abundant species include krinyu, pecut kuda, cakar ayam, and bandotan, while the least abundant species are tejo and kina. These plants are utilized as external medicines, such as for topical application or as ingredients in bathwater, as well as internal medicines, which can be consumed orally.This study is expected to serve as a foundation for environmental conservation efforts and the wise utilization of biological resources to support public health.