Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

BERBAGAI FENOMENA KACANG PANJANG (Vigna sinensis) TERHADAP PENAMBAHAN KOMPOS ORGANIK PADA PEMUPUKAN BATUAN FOSFAT ., Fibria Kaswinarni; ., Ben Suharno; W., Wahyu Hendro; Winarta, O. A.
BIOMA Vol 3, No 1, April (2014): Bioma
Publisher : BIOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

VARIOUS PHENOMENA OF BEANS (Vigna Sinensis) TO THE ADDITION OF ORGANIC FERTILIZER IN ROCK PHOSPATE FERTILIZATION   ABSTRACT This study aimed to analyze the effect the addition of organic fertilizers and rock phosphate to calcium (Ca), iron (Fe), protein and fat compound of bean pods and to analyze the appropriate dose of protein, calcium , iron and  fat compound. The experiment was held at the Elephant Village Demak Regency. The design is completely randomized design with 4 treatments with 4 replications. Parameters measured were fat, protein, calcium and iron compound in bean pods. Analysis of Variance ( ANOVA ) and UJGD      (Duncan Multiple Range Test) were did in this field. The result show that addition of organic fertilizers and rock phosphate do not give significantly difference effect in calcium  and iron compound in bean pods, but give significantly difference in protein and fat compound in bean pods.   Keywords : Organic Fertilizer, Rock Phosphate, Calcium, Iron, Protein, Fat   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan dosis pupuk organik pada pupuk batuan fosfat terhadap kandungan kalsium (Ca), besi (Fe), protein dan lemak polong kacang panjang serta mengetahui dosis yang tepat terhadap kandungan protein, kalsium, zat besi dan lemak. Penelitian dilaksanakan di Desa Gajah Kecamatan Gajah Kabupaten Demak. Rancangan yang digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 kali ulangan. Parameter yang diukur adalah kandungan lemak, protein, kalsium dan zat besi polong kacang panjang. Data yang diperoleh diuji menggunanakan anava dan uji duncan. Hasil penelitian menunjukkan   bahwa pemberian dosis pupuk batuan fosfat pada perlakuan belum memberikan pengaruh yang nyata terhadap kandungan kalsium dan zat besi, akan tetapi memberikan pengaruh perlakuan terhadap kandungan protein dan lemak pada polong kacang panjang. Kata kunci: Pupuk Organik, Batuan Fosfat, Kalsium, Zat Besi, Protein, Lemak
Behavior of Lutung Budeng (Trachypithecus auratus) in Adinuso Forest Batang District Central Java Rizki Fitrawan Yuneldi; Fibria Kaswinarni
Biotropika: Journal of Tropical Biology Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.biotropika.2021.009.02.10

Abstract

Lutung Budeng (Trachypithecus auratus) is an endemic primate of Indonesia, especially Java, Bali, and Lombok, which is vulnerable. This study aimed to determine the behavior of Lutung Budeng in the Adinuso Subah forest, Batang Regency. The study was conducted from January to December 2019. Lutung Budeng behavior is observed directly in the field using the roaming or exploration method. The equipment used were the digital singlelens reflex camera of the Canon EOS 650 D, telephoto tamron 70-300 mm, tripod, Sony handycam HRD- PJ410, compass, and Nikon Binocular A211 16x50 mm. The recorded vocal of Lutung Budeng was analyzed using Audacity. The data observed were the behavior of moving places, feeding, grooming, resting, playing, and vocalization. The data obtained were analyzed by means of descriptive qualitative. The results showed that in the Adinuso forest, the feeding behavior of Lutung Budeng did not interact with visitors or humans to get feed. Lutung Budeng more often feeds young leaves. It can be concluded that the behavior of Lutung Budeng in Adinuso Subah forest, Batang Regency is relatively the same as the behavior of Lutung Budeng in general. The behavior of Lutung Budeng in the Adinuso forest includes moving places, feeding, resting, grooming, vocalization, and playing.
BERBAGAI FENOMENA KACANG PANJANG (Vigna sinensis) TERHADAP PENAMBAHAN KOMPOS ORGANIK PADA PEMUPUKAN BATUAN FOSFAT Fibria Kaswinarni .; Ben Suharno .; Wahyu Hendro W.; O. A. Winarta
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 3, No 1, April (2014): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v3i1, April.647

Abstract

VARIOUS PHENOMENA OF BEANS (Vigna Sinensis) TO THE ADDITION OF ORGANIC FERTILIZER IN ROCK PHOSPATE FERTILIZATION ?é?á ABSTRACT This study aimed to analyze the effect the addition of organic fertilizers and rock phosphate to calcium (Ca), iron (Fe), protein and fat compound of bean pods and to analyze the appropriate dose of protein, calcium , iron and?é?á fat compound. The experiment was held at the Elephant Village Demak Regency. The design is completely randomized design with 4 treatments with 4 replications. Parameters measured were fat, protein, calcium and iron compound in bean pods. Analysis of Variance ( ANOVA ) and UJGD ?é?á?é?á?é?á?é?á?é?á(Duncan Multiple Range Test) were did in this field. The result show that addition of organic fertilizers and rock phosphate do not give significantly difference effect in calcium?é?á and iron compound in bean pods, but give significantly difference in protein and fat compound in bean pods. ?é?á Keywords : Organic Fertilizer, Rock Phosphate, Calcium, Iron, Protein, Fat ?é?á ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan dosis pupuk organik pada pupuk batuan fosfat terhadap kandungan kalsium (Ca), besi (Fe), protein dan lemak polong kacang panjang serta mengetahui dosis yang tepat terhadap kandungan protein, kalsium, zat besi dan lemak. Penelitian dilaksanakan di Desa Gajah Kecamatan Gajah Kabupaten Demak. Rancangan yang digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 kali ulangan. Parameter yang diukur adalah kandungan lemak, protein, kalsium dan zat besi polong kacang panjang. Data yang diperoleh diuji menggunanakan anava dan uji duncan. Hasil penelitian menunjukkan?é?á?é?á bahwa pemberian dosis pupuk batuan fosfat pada perlakuan belum memberikan pengaruh yang nyata terhadap kandungan kalsium dan zat besi, akan tetapi memberikan pengaruh perlakuan terhadap kandungan protein dan lemak pada polong kacang panjang. Kata kunci: Pupuk Organik, Batuan Fosfat, Kalsium, Zat Besi, Protein, Lemak
Kadar Fosfor, Kalium dan Sifat Fisik Pupuk Kompos Sampah Organik Pasar dengan Penambahan Starter EM4, Kotoran Sapi dan Kotoran Ayam Fibria Kaswinarni; Alexander Arya Surya Nugraha
Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 12 No 1 (2020): Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences - January 2020
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.852 KB) | DOI: 10.30599/jti.v12i1.534

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kadar fosfor dan kalium serta sifat fisik pupuk kompos setelah diberi penambahan starter EM4, kotoran ayam dan sapi. Rancangan yang digunakan adalah RAL dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kedua (P2) dengan komposisi sampah sayur 50 kg + 1 kg kapur + 1 kg bekatul + kotoran ayam 15% memberikan kadar fosfor terbaik. Untuk semua perlakuan menunjukkan hasil kadar fosfor dan kalium yang sudah sesuai dengan syarat SNI 17-7030-2004. Sifat fisik pupuk kompos yang diamati yaitu pH, suhu, bau, tekstur dan warna juga sudah sesuai dengan syarat pupuk kompos yang matang yaitu menghasilkan pH 6,3-7, suhu 29-30oC, tidak berbau, berwarna cokelat kehitaman dan tekstur yang halus.
Penerapan pembelajaran bermuatan sustainability di sekolah program adiwiyata untuk mendukung sustainable development Eny Hartadiyati Wasikin Haryanti; Fibria Kaswinarni
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v4i2.9963

Abstract

The Adiwiyata program is implemented in order to realize responsible school citizens in efforts to protect and manage the environment through good school governance to support Sustainable Development. SMAN 3 Demak is one of the schools that organizes the Adiwiyata Program. Several activities that have been carried out to support Sustainable Development include environmental hygiene, waste management and reforestation. However, the learning process has not been carried out to support Sustainable Development, it is necessary to implement Learning Containing Sustainability. The purpose of this service is to provide teachers with: (1) insight and understanding of Sustainable Development (2) compiling  Learning Containing Sustainability. The methods used are counseling, workshop and mentoring. The results of the counseling activities on the understanding of Sustainable Development showed that 93.75% of the participants got a minimum score of 75 with complete criteria. As for the workshop activities on  Learning Containing Sustainablity  (embedding the concept of Sustainable Development in learning materials) it was seen that 87.5% of participants were at least quite successful. The results of these activities have met the planned output targets. The mentoring activities for learning teachers have been carried out in accordance with the learning materials in their respective classes.
Keanekaragaman Jenis Tanaman Biofarmaka di Objek Wisata Kesehatan Jamu Kalibakung Tegal sebagai Implementasi E-book Pada Pembelajaran Biologi Salsabila Zahirotul Maghfiroh; Fibria Kaswinarni; Rivvana Citraning Rahayu
Florea : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/florea.v9i2.14436

Abstract

The diversity of Biopharmaca plant species in the Kalibakung Jamu Health Tourism area has not been fully utilized by the surrounding community, the community is only familiar with a few plants which makes this one of the factors not utilizing plants in Kalibakung Jamu Health Tourism. The purpose of this study was to determine the diversity of Biopharmaca plant species in Kalibakung Jamu Health Tourism. The research method used is quantitative and qualitative methods. Observations were made using the plot method with each plot measuring 15x15 meters for tree vegetation, 10x10 meters for shrub vegetation and 2x2 meters for herbaceous vegetation. Data were analyzed using the Shannon Wiener Diversity Index (H') and the potential of Biopharmaceutical plants was analyzed qualitatively. From the results of the study it was known that the types of vegetation found in the area were trees, shrubs and shrubs with an H level for tree vegetation of 1.530, shrub vegetation 0.625 and shrub vegetation 1.745.
The Wealth of Medicinal Plant Species in the Protective Forest Area of Mount Ungaran, Ngesrepbalong Village, Kendal Regency Elsa Septiani Rintho Miharjo; Ary Susatyo Nugroho; Fibria Kaswinarni
Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 17 No 1 (2025): QUAGGA : Jurnal Pendidikan dan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v17i1.339

Abstract

During modernization and the trends of modern medicine, the use of traditional medicines remains relevant, especially in rural and remote areas. This research aims to identify the types, relative abundance, benefits, and utilization of medicinal plants in the Ngesrepbalong Village, Kendal Regency. The research methods applied include field surveys and interviews to identify, record, and understand the benefits and utilization of various types of wild medicinal plants. The results of the research show that the Gunung Ungaran Protective Forest area harbors significant diversity in terms of types of medicinal wild plants. In the Gunung Ungaran Protective Forest area, Ngesrepbalong Village, Kendal Regency, there are 40 types of medicinal wild plants. The most abundant species include krinyu, pecut kuda, cakar ayam, and bandotan, while the least abundant species are tejo and kina. These plants are utilized as external medicines, such as for topical application or as ingredients in bathwater, as well as internal medicines, which can be consumed orally.This study is expected to serve as a foundation for environmental conservation efforts and the wise utilization of biological resources to support public health.
Bentuk Mikroplastik Pada Kerang Hijau (Perna viridis) Di TPI Tawang Kendal Trisya Indriani; Fibria Kaswinarni; Rivanna Citraning Rachmawati
EDUBIOPRENA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, Biologi, & Bioentrepreneurship Vol. 1 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Pendidikan Biologi FPMIPATI Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/px2fk121

Abstract

Abstrak – TPI Tawang Kendal merupakan salah satu tempat jual beli hasil laut yang lokasinya diantara pemukiman warga tepatnya di Kabupaten Kendal. Banyaknya kegiatan warga sekitar TPI dapat menghasilkan sampah, yang salah satunya yaitu sampah plastik. Mikroplastik merupakan bagian terkecil dari sampah plastik hasil dari degradasi yang memiliki ukuran kurang dari 5mm. Dengan keberadaan mikroplastik dalam jumlah cukup besar menjadikan mikroplastik sebagai ancaman serius bagi biota seperti organisme laut filter feeder salah satunya yaitu Kerang Hijau (Perna viridis). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan mikroplastik yang ada pada daging Kerang Hijau (Perna viridis). Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik random sampling (sampling acak) yang dilakukan langsung di lapangan, kemudian dilakukan tahap preparasi sampel dengan menambahkan larutan H2SO4 30% dan H2O2 30% dan diinkubasi selama 24 jam, serta diidentifikasi menggunakan mikroskop binokuler. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa bentuk mikroplastik yang ditemukan pada Kerang Hijau (Perna viridis) yang diambil dari TPI Tawang yaitu berbentuk fragmen, fiber dan film, serta bentuk mikroplastik paling banyak yang ditemukan yaitu bentu fragmen.
PELATIHAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DI SMAN 1 MRANGGEN DEMAK : - Ipah Budi Minarti; Atip Nurwahyunani; Rivanna Citraning Rachmawati; Fibria Kaswinarni
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42660

Abstract

Pada era modern saat ini perkembangan teknologi berkembang dengan sangat pesat salah satunya sistem AI atau Artificial Intelligence. Artificial Intelligence mulai mengambil peran dalam kegiatan pembelajaran di sekolah maupun perguruan tinggi. Akan tetapi, hal ini tidak sejalan dengan fakta di lapangan. Berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala SMA N 1 Mranggen diketahui bahwa guru mengalami kesulitan dalam memahami dan menerapkan teknologi terbaru dalam proses pembelajaran dan belum memanfaatkan potensi AI dalam menunjang proses pembelajaran maupun asesmen. Berdasarkan permasalahan tersebut, tim PKM melakukan pelatihan AI untuk meningkatkan kompetensi guru SMAN 1 Mranggen. Kegiatan pelatihan ini dilakukan dalam beberapa tahap yakni : a) Penjelasan materi tentang AI meliputi pemanfaatan AI dalam menyusun media dan asesmen pembelajaran, serta b) Praktik dan pendampingan pembuatan media dan asesmen berbasis AI. Beberapa materi yang disampaikan antara lain penjelasan tentang potensi AI dalam pembelajaran, penjelasan dan praktik pembuatan media presentasi menggunakan aplikasi Magicschool, Wepik, Canva, Gamma AI serta praktik pembuatan asesmen berbasis AI menggunakan aplikasi Conker AI dan Liveworksheet. Kegiatan pelatihan ini mendapatkan respon yang sangat positif dari peserta pelatihan. Hal ini tampak dari antusiasme peserta dalam mengajukan pertanyaan baik saat penjelasan materi maupun saat praktik. Selain itu, berdasarkan angket yang diisi oleh peserta pelatihan di akhir sesi, diketahui bahwa pelatihan AI ini juga telah meningkatkan ketrampilan peserta pelatihan dalam mengoperasikan AI dalam menyusun perangkat pembelajaran (modul ajar) sebesar 96,7%, bahan ajar sebesar 100%, media pembelajaran sebesar 93,3%, LKPD sebesar 93,3%, dan asesmen sebesar 96,6%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelatihan AI ini telah mampu 1) meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengimplementasikan teknologi AI, 2) meningkatkan kemampuan guru dalam merancang dan mengimplementasikan strategi pembelajaran yang melibatkan penggunaan AI untuk meningkatkan efektivitas dan interaktivitas kelas, 3) meningkatkan kemampuan menyusun mekanisme penilaian kinerja guru dalam menerapkan teknologi AI dalam pengajaran, yang dapat digunakan sebagai dasar untuk pengembangan profesional lebih lanjut.