Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS POLITICAL BRANDING AKUN INSTAGRAM @GANJAR_PRANOWO DALAM MASA KAMPANYE PILPRES 2024 Ayudhiya, Jihan Syairaa Paras Putri; Cecep Safa’atul Barkah; Tetty Herawaty; Lina Aulina; Christian Dwi Putri Septian; Lucky Taufik Sutrisno
Global Komunika : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7 No 2 (2024): Global Komunika Vol. 7 No. 2 2024
Publisher : FISIP UPNVJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis political branding yang digunakan oleh akun Instagram resmi @ganjar_pranowo selama periode Desember 2023-Februari 2024 dalam konteks Pemilihan residen Indonesia 2024. Penelitian ini menggunakan fokus tiga indikator utama, identifikasi diri, positioning, dan produk politik. Pendekatan kualitatif dengan analisis konten langsung diterapkan untuk mengeksplorasi bagaimana postingan instagram dapat membentuk persepsi yang kuat tentang Ganjar Pranowo sebagai kandidat presiden. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa political branding yang diterapkan oleh Ganjar Pranowo selama masa kampanye Pilpres 2024 berhasil secara signifikan dalam membangun citra politik.
ANALISIS KETERLIBATAN POLITIK GENERASI MUDA DALAM ANIES BUBBLE DI MEDIA SOSIAL X Candra Nurdin Nugraha; Cecep Syafaatul Barkah; Lina Aulina; Tetty Herawaty; Lucky Taufik Sutrisno; Christin Dwi Putri Septian
INDEPENDEN: Jurnal Politik Indonesia dan Global Vol. 6 No. 1 (2025): Vol. 6 No. 1 (2025): INDEPENDEN : Jurnal Politik Indonesia dan Global
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/independen.6.1.13-20

Abstract

Dalam konteks Pemilu 2024 di Indonesia, muncul fenomena Anies Bubble di media sosial X yang telah menjadi salah satu wadah keterlibatan politik yang menarik perhatian generasi muda. Penelitian ini menggunakan kerangka Theory of Reasoned Action (TRA) untuk menganalisis keterlibatan politik generasi milenial dalam Anies Bubble. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui data yang dikumpulkan dengan studi pustaka dan observasi media sosial. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tiga faktor utama dan TRA adalah kualitas informasi, reputasi media, dan aktivitas pemasaran politik. Generasi muda dimotivasi untuk berpartisipasi aktif dalam penyebaran informasi yang relevan dan dapat diandalkan. Tingkat kepercayaan pengguna juga dipengaruhi oleh reputasi media sosial X sebagai tempat diskusi politik yang interaktif. Penelitian ini menemukan bahwa media sosial X melalui fenomena Anies Bubble memainkan peran penting dalam membuka ruang untuk diskusi publik dan meningkatkan keterlibatan politik di generasi muda. Selain itu, aktivitas pemasaran politik yang inovatif melalui Anies Bubble menjadi strategi yang efektif untuk menarik minat generasi muda untuk berpartisipasi dalam politik. Studi ini menunjukan betapa pentingnya kampanye politik menggunakan media sosial dengan bijak untuk menjangkau kelompok muda secara lebih efektif. Kata kunci: Keterlibatan Politik, Generasi Muda, Media Sosial
Analisis Strategi Komunikasi Politik Dalam Menghadapi Skandal: Studi Kasus Setya Novanto Dalam Kasus E-KTP Ryanathan Prabartha; Cecep Safa’atul Barkah; Tetty Herawaty; Lina Auliana; Lucky Taufik Sutrisno; Christin Dwi Putri Septian6
Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 8 No. 2 (2025): Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/paradigmapolistaat.v8i2.21786

Abstract

Keterlibatan Setya Novanto dalam skandal korupsi e-KTP telah menarik perhatian publik dan mendorong berbagai perubahan dalam wacana politik.Penelitian ini dilakukan untuk memahami strategi komunikasi politik dalam situasi krisis. Penelitian ini berusaha untuk mengkaji, melalui penggunaan Teori Perbaikan Citra dan Teori Atribusi, teknik komunikasi Setya Novanto terkait dengan kontroversi tersebut. Studi literatur digunakan sebagai pendekatan penelitian, dengan menggunakan publikasi ilmiah, berita, dan dokumen hukum terkait. Hasilnya, penggunaan taktik komunikasi oleh Setya Novanto, termasuk penyangkalan, pengalihan tanggung jawab, dan permintaan maaf, memiliki hasil yang beragam. Meskipun taktik seperti menyangkal tanggung jawab dan mengalihkan kesalahan dapat mengurangi tekanan untuk sementara waktu, taktik-taktik tersebut justru memperburuk keadaan dalam jangka panjang. Namun, permintaan maaf Novanto yang tulus menimbulkan kontroversi, yang melemahkan keampuhannya dalam memperbaiki citranya, bahkan jika itu dimaksudkan untuk membangun kembali hubungan. Kecenderungan publik untuk percaya bahwa Novanto bertindak atas dasar kepentingan pribadinya, menurut temuan studi Teori Atribusi, menyebabkan keraguan akan keandalannya. Akhirnya, meskipun beberapa taktik komunikasi jangka pendek memang berhasil mengurangi dampak krisis, reputasi politik Novanto tidak pernah benar-benar pulih karena tindakan perusahaan yang tidak konsisten dan tidak jelas. Menurut penelitian ini, memulihkan kepercayaan publik setelah krisis membutuhkan keterbukaan, konsistensi, dan tindakan nyata. Dengan sedikit keberuntungan, penelitian ini akan menambah apa yang telah diketahui tentang komunikasi politik, khususnya yang berkaitan dengan krisis reputasi.