Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh penyuluhan gizi terhadap pengetahuan, sikap penyandang diabetes mellitus di Poliklinik Interna RSU Bahteramas Sulawesi Tenggara Irma, Rita; Wahyuningsih, Sri; Sake, Risma
Ilmu Gizi Indonesia Vol 1, No 1 (2017): Agustus
Publisher : Program Studi S-1 Ilmu Gizi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.552 KB)

Abstract

Latar Belakang :  Prevalensi Diabetes Mellitus (DM) di dunia, termasuk Indonesia terus mengalami peningkatan yang drastis,. DM menimbulkan berbagai risiko komplikasi dan masalah kesehatan. Edukasi dengan penyuluhan gizi merupakan salah satu upaya untuk memperbaiki pengetahuan dan sikap sebagai dasar perbaikan perilaku gizi penyandang Diabetes. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan gizi terhadap pengetahuan dan sikap penyandang DM. Metode : Penelitian menggunakan pre-eksperimental dengan rancangan the one group pretest-postest. Populasi penelitian  ini adalah penyandang DM di RSU. Bahterahmas yang berobat ke poliklinik rawat jalan  bulan Januari – Oktober 2014, sejumlah 272 orang. Subjek penelitian sejumlah 32 orang diambil menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Uji Paired t  dependent. Hasil : Pengetahuan sebelum penyuluhan pada 26 subjek (81,3%) dalam kategori kurang dan 6 subjek (18,7%) dalam kategori cukup. Pengetahuan pada 21 subjek (65,6%) setelah penyuluhan dalam kategori cukup dan 11 subjek (34,4%) dalam kategori kurang. Kemudian  sikap sebelum penyuluhan pada 17 subjek (53,1%) dalam kategori cukup dan 15 subjek (46,9%) dalam kategori kurang. Sikap setelah penyuluhan, sebanyak 31  subjek (96,9%) dalam kategori cukup, dan 1 subjek (3,1%) dalam kategori kurang. Hasil analisis statistik menunjukkan ada  pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan penyandang DM (p=0,000) dan ada pengaruh penyuluhan terhadap sikap penyandang DM  (p=0,001). Kesimpulan : Berdasarkan penelitian ini, saran untuk RSU Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu  perlu adanya program pemberian edukasi (PKMRS) secara rutin dan tersedianya fasilitas maupun sarana edukasi pasien khususnya di ruang rawat jalan. Perlu pengembangan metode edukasi gizi agar pasien lebih termotivasi berkunjung dan memperbaiki perilaku gizi sesuai dengan penyakitnya.Kata Kunci   : Penyandang Diabetes Mellitus; Pengetahuan; Sikap; Penyuluhan;
Pengembanga pesan-pesan gizi seimbang agar praktis digunakan oleh kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Mata Erwin, Andi; V. G, Sri Yunanci; Sake, Risma
Health Information : Jurnal Penelitian Digitalisasi Versi Cetak
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembanga pesan-pesan gizi seimbang agar praktis digunakan oleh kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Mata
Pendampingan Kader Posyandu Pada Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal di Puskesmas Mata Kota Kendari Rosnah, Rosnah; Yunanci V. Gobel, Sri; Ahmad; Sake, Risma; Irma, Rita; Fathurrahman, Teguh; Hasan; Syahrianti
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jippm.v5i2.1785

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that remains a challenge in Kendari City. One prevention strategy is through a local food-based Supplementary Feeding (PMT) program supported by Posyandu (Integrated Service Post) cadres. This community service program aims to improve the cadres' capacity in processing, serving, providing nutrition education, and assisting families of toddlers. Implementation methods included training, hands-on practice, and on-the-job mentoring for 30 Posyandu cadres in the Mata Community Health Center (Puskesmas Mata) work area. Evaluation was conducted through pre- and post-tests, as well as skills observations. Pre-and post-test data were analyzed quantitatively to illustrate improvements in participants' knowledge scores, while observation and interview results were analyzed qualitatively to determine changes in cadres' behavior and practical skills. Data are presented in tables and narratives explaining the achievements in improving the Posyandu cadres' capacity. Results show an increase in the average cadre's knowledge from 62.4 to 88.6, as well as significant improvements in skills in local food processing and nutrition education. This activity effectively strengthens the role of Posyandu cadres in implementing local PMT, in accordance with the 2023 Ministry of Health Technical Guidelines, to accelerate stunting reduction.