Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERANCANGAN RAK YANG TERORGANISIR UNTUK MENDUKUNG AKTIVITAS DI DAPUR RUMAH TYPE 36 Haekal, Muhammad Cikal; Swandhani, Ahmad Riyadi; Yunidar, Dandi
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Populasi perkotaan yang meningkat menyebabkan keterbatasan ruanghunian, termasuk dapur pada rumah tipe 36 yang berukuran kecil. Hal ini berdampakpada kurang optimalnya penyimpanan dan penataan peralatan dapur, sehinggamengurangi efisiensi aktivitas di dapur. Penelitian ini bertujuan untuk merancang rakterorganisir peralatan dapur yang mampu mengoptimalkan penggunaan ruang dapursempit dengan memperhatikan aspek ergonomis dan fungsionalitas. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada perumahanKaraba Indah, Karawang. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dankuesioner, serta dianalisis menggunakan metode SCAMPER. Hasil penelitianmenunjukkan kebutuhan akan rak yang terorganisir, mudah dipindahkan, danmemiliki kompartemen untuk peralatan dapur utama seperti wajan, panci, pisau, danbumbu dapur. Rak yang terorganisir dirancang meningkatkan efisiensi ruang dapurdan mempermudah akses pengguna terhadap peralatan memasak. Desain ini jugamendukung mobilitas tinggi dan penyesuaian sesuai kebutuhan pengguna. Temuanini diharapkan dapat menjadi solusi praktis bagi hunian dengan ruang dapur terbatas.Kata kunci: Rak, Dapur Tipe 36, Efisiensi Ruang, Ergonomi.
PERANCANGAN TUAS PADA KURSI RODA UNTUK MEMBANTU MOBILITAS PENYANDANG DIFABEL BERAKTIVITAS DI LUAR Swandhani, Ahmad Riyadi; Wahjudi, Deddy
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 12 No. 2 (2023): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v12i2.47680

Abstract

People with disabilities see wheelchairs as a solution, wheelchairs are a facility for people who can't walk or people who can't walk far. The existence of physical limitations makes a person with disabilities need more attention, a person with disabilities is someone whose rights need to be fulfilled as well as all of us. However, sometimes it is still difficult to get equal access to education, opportunities, and public facilities. The disabled, especially the physically disabled, are very likely to carry out outdoor activities independently, but must be accommodated so that they require various kinds of assistance from wheelchairs, in this case existing products or pedestrians. Mobility becomes an obstacle for them when they want to do activities outside. The design method uses Design Thinking because there is empathy which is the main foundation of this research and the research approach undertaken is descriptive qualitative, namely research conducted by processing data from interviews and observations in the form of data and analysis. Of all these problems, this research focuses on designing a product that can maximize the function of wheelchairs in activities and events even when they have to leave the house for the disabled.Keywords: disabilities, wheelchair, mobility, design, lever. AbstrakPenyandang difabel tunadaksa melihat kursi roda sebagai solusi, kursi roda merupakan suatu fasilitas bagi orang yang tidak bisa berjalan atau orang yang tidak bisa bisa berjalan jauh. Adanya keterbatasan fisik membuat seorang difabel membutuhkan perhatian lebih, Difabel adalah seseorang yang perlu dipenuhi haknya sama halnya dengan kita semua. Namun, terkadang masih sulit mendapatkan akses yang sama di pendidikan, kesempatan, hingga layanan fasilitas umum. Difabel terkhusus tuna daksa sangat memungkinan untuk melakukan aktivitas luar secara mandiri, namun harus diakomodasi sehingga membutuhkan berbagai macam bantuan fasilitas dari kursi rodanya dalam hal ini produk eksisting ataupun pedestrian. Mobilitas menjadi hambatan mereka ketika ingin melakukan aktivitas di luar. Metode perancangan menggunakan Design Thinking dikarenakan terdapat empati yang menjadi landasan utama penelitian ini dan pendekatan penelitian yang dilakukan ialah kualitatif dekspriptif, yaitu penelitian yang dilakukan dengan mengolah data dari hasil wawancara dan observasi yang berupa data dan analisis. Dari seluruh permasalahan tersebut, penelitian ini berfokus pada perancangan sebuah produk yang dapat memaksimalkan fungsi dari kursi roda dalam beraktivitas dan acara apapun bahkan ketika harus keluar rumah bagi difabel.Kata Kunci: difabel, kursi roda, mobilitas, tuas. Authors:Ahmad Riyadi Swandhani : Insitute Teknologi BandungDeddy Wahjudi : Insitute Teknologi Bandung References:Ady, W. G. (2011). Pengembangan Desain Kursi Roda Khususnya pada Lansia Berdasarkan Citra (Image) Produk Dengan Metode Kansei Engineering. Surakarta: Institutional Repository.Aziz, S. (2014). Pendidikan Seks Bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Kependidikan, 2(2), 182-204.Batan, I. (2006). Pengembangan Kursi Roda Sebagai Upaya Peningkatan Ruang Gerak Penderita Cacat Kaki. Jurnal Teknik Industri 8(2), 97-105.Carr, S., Francis , M., Rivlin , L. G., & Stone , A. M. (1992). Public Space. Cambridge University Press.Dewang, N., & Leonardo , L. (2010). Aksesibilitas Ruang Terbuka Publik bagi Kelompok Masyarakat Tertentu Studi Fasilitas Publik bagi Kaum Difabel di Kawasan Taman Suropati Menteng-Jakarta Pusat. Planesa, 1(1), 213267.Erwin, W. (2017). Strategi dan Metode Mengajar Siswa Di Luar Kelas. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.Lynch, K. (1965). The City as Environment. Scientific American, 213(3), 209-221.Munawar, I. (2009). Hasil Belajar (Pengertian dan Definisi). Jakarta: Rineka Cipta.Priest, S. (1986). Redefining Outdoor Education: A Matter of Many Relationships. The Journal of Environmental Education, 17(3), 13-15.Saitta, M., Devan, H., Boland, P., & Perry, M. A. (2019). Park-Based Physical Activity Interventions for Persons With Disabilities: A Mixed-Methods Systematic Review. Disability and Health Journal 12(1), 11-23.Santoso, M. &. (2017). Pergeseran paradigma dalam disablitas. Intermestic: Journal of International Studies 1(2), 166-176.Seragih, Y. G., & Azis, A. C. K. (2021). Tinjauan Hasil Gambar Ilustrasi Kartun dengan Objek Binatang. Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni, 23(2), 302-318.Soetam, R. (2011). Konsep Dasar Rekayasa Perangkat Lunak. Jakarta: Jakarta Prestasi Pustaka Press.Sugiyono, D. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.Suharto, S., Kuipers, P., & Dorsett , P. (2016). Disability Terminology And The Emergence of ˜Diffability™in Indonesia. Disability & Society, 31(5), 693-712.Suryani, N., Martati, B., & Setiawan, F. (2023). Analisis Karakter Mandiri Dalam Kegiatan Outdoor Siswa Kelas III Sekolah Dasar. Journal on Education, 6(1), 2235-2243.Walzer, M. (1990). The Communitarian Critique of Liberalism. Political Theory, 18(1), 6-23.Wibawa, M., & Suci, A. W. (2021). Perancangan buku œKomunikasi dalam Isyarat sebagai Media Pengenalan Huruf Hijaiyah untuk Anak Tunarungu Berbasis Ilustrasi. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 10(1), 201-214.
Analysis of Social Perspectives in Reconstructing the History of Urbanization in Medan City Lukitaningsih, Lukitaningsih; Swandhani, Ahmad Riyadi
JURNAL GEOGRAFI Vol. 16 No. 2 (2024): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v16i2.59093

Abstract

Urbanization is considered to be an ingrained social phenomenon in various large Indonesian cities, characterized by rapid urban population growth and drastic changes in social, economic and environmental structures. Urbanization in Indonesia shows a rapid increasing trend over the last few decades. Medan City, as one of the main urban centers in North Sumatra, has not escaped the impact of significant urbanization. Along with rapid economic and demographic growth, the city has experienced a major transformation in various aspects of city life. This research aims to identify the history of urbanization in Medan City from a social perspective. The research method used is a qualitative descriptive method through literature study sourced from journals, scientific articles, books and other relevant sources. The results of this research show that urbanization in Medan City has been going on for a long time. Strategically located on the east coast of Sumatra and between the confluence of the Deli River and the Babura River, Medan has vital trade access to the Malacca Strait. Especially in the period 2012 to 2022, the increase in population in Medan City occurred in almost all sub-districts. Of the 21 sub-districts, 17 sub-districts experienced an increase in population of more than 10%. Only one sub-district experienced a decline in population, namely Medan Baru Sub-district by 7.89%. The high level of urbanization in the city of Medan is generally caused by several factors, such as strategic location, the presence of natural resources (SDA), and supporting natural conditions. Meanwhile, the impact on society's social life includes rapid population growth, changes in societal structure, and social and cultural dynamics.Keywords: History, Urbanization, Social, Medan City