Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

An Analysis Of The Students’ Difficulties In Reading Comprehension At SMA Negeri 13 Maluku Barat Daya Dian Sartin Tiwery; Yulina Tiwery
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.6523

Abstract

The purpose of this study is to analyze and describe students' difficulties in reading comprehension, causes of students’ difficulties, and the solution to overcome students’ difficulties in reading comprehension. This research used a qualitative descriptive method and this research used three instruments. They were questionnaire, observation, and interview. The research findings was some students’ difficulties in reading comprehension because they were misunderstanding the words, difficult to understand the long sentences, difficult to find the main idea, misunderstanding grammar, and difficulty in making conclusion. As a way to increase the students’ vocabularies, they have to learn the words, practice diligently, and learn to understand English reading. To help students become more proficient in reading comprehension, teachers must provide them with different reading practices.
Integrasi Literasi Digital Melalui Video Blog (Vlog) Sebagai Strategi Pembelajaran Bahasa Inggris Kontekstual Bagi Siswa SMA di Pulau Damer Hendrik Jacob Maruanaya; Louisa Sarah Kamanasa; Yulina Tiwery; Fredi Meyer; Dian Sartin Tiwery
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/6ysrq183

Abstract

Pulau Damer di Kabupaten Maluku Barat Daya merupakan wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur pendidikan dan teknologi. Rendahnya literasi digital serta kemampuan berbahasa Inggris menjadi tantangan utama bagi siswa sekolah menengah atas di wilayah tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengintegrasikan literasi digital ke dalam pembelajaran bahasa Inggris kontekstual melalui media Video Blog (Vlog). Program dilaksanakan selama satu minggu di SMA Negeri Aprian dan SMA Negeri 18 Maluku Barat Daya dengan menerapkan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dan Project-Based Learning (PjBL). Siswa dilatih menyusun naskah, merekam, dan menyunting Vlog berdurasi 2–3 menit yang mengangkat tema budaya dan lingkungan lokal. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata kemampuan berbicara bahasa Inggris dari skor 60 pada pre-test menjadi 77 pada post-test, atau mengalami peningkatan sebesar 28%. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan keterampilan literasi digital dasar siswa, terutama dalam penyusunan konten, pengambilan gambar, penyuntingan video, dan pemanfaatan media digital secara bertanggung jawab. Program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi berbahasa Inggris, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri, kreativitas, kemampuan kolaborasi, serta apresiasi terhadap budaya lokal. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi Vlog dalam pembelajaran bahasa Inggris kontekstual merupakan strategi yang efektif dan berpotensi direplikasi sebagai model pembelajaran berbasis konteks di wilayah 3T maupun daerah terpencil lainnya.
Pelatihan Bahasa Inggris Dasar bagi Pemuda Desa Wisata di Tiakur dan Sekitarnya: Pengabdian Yulina Tiwery; Rosina F.J. Lekawael; Jeny Lekatompessy; Lukas Tiataliu; Julen Lerrick
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4622

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi komunikasi pemuda desa wisata di Tiakur, Kabupaten Maluku Barat Daya, melalui pelatihan English for Tourism berbasis konteks lokal. Kabupaten MBD memiliki potensi wisata bahari dan budaya Kalwedo yang besar, namun belum diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia, khususnya dalam keterampilan berbahasa Inggris. Melalui pendekatan English for Specific Purposes (ESP), kegiatan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan komunikasi lintas budaya sekaligus memperkuat identitas lokal peserta. Pelatihan melibatkan 15 pemuda anggota organisasi Angkatan Muda Ranting Teodosia, dengan empat sesi utama: Bahasa Inggris dasar, simulasi percakapan wisata (role play), kosakata atau istilah lokal dalam lintas budaya Kalwedo, dan desain brosur promosi digital menggunakan Canva. Metode participatory workshop dan pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis lokalitas digunakan agar peserta terlibat aktif dan mampu menerapkan langsung materi dalam konteks pelayanan wisata. Media sederhana seperti flashcard, booklet dua bahasa, dan video tutorial digunakan untuk membantu memperkuat kemampuan Bahasa Inggris. Hasil observasi dan kuesioner menunjukkan respons positif dari seluruh peserta (100%) begitu juga dengan tingkat kepuasaan mengikuti kegiatan mencakup peningkatan motivasi belajar, kepercayaan diri berbicara, literasi digital, serta kesadaran terhadap potensi budaya lokal. Hal ini menunjukkan keberhasilan kegiatan dalam aspek akademik dan sosial. Kegiatan ini juga membuktikan bahwa sinergi antara metode partisipatif, pendekatan kontekstual, dan integrasi teknologi mampu menciptakan model pelatihan ESP berbasis lokalitas yang efektif, berkelanjutan, dan dapat direplikasi di desa-desa wisata lain di wilayah Maluku Barat Daya.