Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pembelajaran Outdoor Learning “Pohon Singgah” Berbasis Lingkungan dan Teknologi pada Anak-Anak di Desa Patti Fredi Meyer; Dovila Johansz; Alika Laumaly; Dicky Porumau; Lestari Lestari; Sigit Sugiarto; Jecklin M Lainsamputty; Michael Inuhan; Daellvis Pakniany; Jenita Wetamsair; Marco Letlora; Nikson Wlointoda; Petrus Laru; Ruth Taliak; Stelaros Mauday; Yuliana Jahlana
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/js.v2i2.115

Abstract

anak-anak di desa Patti bahwa mereka merasa jenuh dalam belajar bahasa Inggris karena pengetahuan mereka yang masih rendah dalam belajar bahasa inggris dan anak-anak belum tahu secara maksimal dalam menggunakan teknologi sebagai media pembelajaran. KKN merupakan program yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. KKN bertujuan untuk melakukan Pengabdian dalam Pembelajaran Outdoor Learning dan Digital Teachnologi dalam pembelajaran bahasa Inggris pada anak-anak di Desa Patti, Moa, Maluku Barat Daya. Metode pembelajaran yang digunakan adalah Outdoor Learning yang dapat digunakan memecahkan masalah yang berkaitan dengan pembelajaran bahasa Inggris dan teknologi. Kegiatan Pembelajaran Outdoor Learning ini dapat mendapat umpan balik positif bagi anak-anak. Kegiatan ini tercermin dari peningkatan hasil sebelum dan sesudah penerapan Outdoor Learning dan Teknologi berbasis lingkungan untuk anak-anak di Desa Patti, Moa, Maluku Barat Daya
PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKOLAH DENGAN MEDIA PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA SD KRISTEN TUTUWARU Ince Wattimury; Sefanya Sairlitiata; Fredi Meyer
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar merupakan sebuah solusi untuk menjawab permasalahan pembelajaran IPA SD yang dirasa sulit oleh guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketrampilan berpikir kritis dan peningkatan hasil belajar IPA dengan menggunakan pemaanfataan lingkungan sekolah dan media puzzle. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian adalah guru dan siswa kelas 5 SD Kristen Tutwaru yang berjumlah 11 orang. Metode pengambilan data pada penelitian ini menggunakan pengambilan data dengan tes, observasi, dan dokumentasi. Indikator ketrampilan berpikir kritis yaitu, mampu memahami gambar, menjawab pertanyaan,, mampu menyusun gambar dalam media puzzle, mampu menjeaskan gambar dalam media puzzle. Berdasarkan hasil penelitian , pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dengan menggunakan media pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar dan juga peningkatan ketrampilan berpikir siswa.
Integrasi Literasi Digital Melalui Video Blog (Vlog) Sebagai Strategi Pembelajaran Bahasa Inggris Kontekstual Bagi Siswa SMA di Pulau Damer Hendrik Jacob Maruanaya; Louisa Sarah Kamanasa; Yulina Tiwery; Fredi Meyer; Dian Sartin Tiwery
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/6ysrq183

Abstract

Pulau Damer di Kabupaten Maluku Barat Daya merupakan wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur pendidikan dan teknologi. Rendahnya literasi digital serta kemampuan berbahasa Inggris menjadi tantangan utama bagi siswa sekolah menengah atas di wilayah tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengintegrasikan literasi digital ke dalam pembelajaran bahasa Inggris kontekstual melalui media Video Blog (Vlog). Program dilaksanakan selama satu minggu di SMA Negeri Aprian dan SMA Negeri 18 Maluku Barat Daya dengan menerapkan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dan Project-Based Learning (PjBL). Siswa dilatih menyusun naskah, merekam, dan menyunting Vlog berdurasi 2–3 menit yang mengangkat tema budaya dan lingkungan lokal. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata kemampuan berbicara bahasa Inggris dari skor 60 pada pre-test menjadi 77 pada post-test, atau mengalami peningkatan sebesar 28%. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan keterampilan literasi digital dasar siswa, terutama dalam penyusunan konten, pengambilan gambar, penyuntingan video, dan pemanfaatan media digital secara bertanggung jawab. Program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi berbahasa Inggris, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri, kreativitas, kemampuan kolaborasi, serta apresiasi terhadap budaya lokal. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi Vlog dalam pembelajaran bahasa Inggris kontekstual merupakan strategi yang efektif dan berpotensi direplikasi sebagai model pembelajaran berbasis konteks di wilayah 3T maupun daerah terpencil lainnya.
Pelatihan Pembuatan dan Penggunaan Media Digital Interaktif untuk Edukasi Siswa Bahasa Inggris di Daerah Terpencil Maluku Barat Daya: Pengabdian Fredi Meyer; Louisa Sarah Kamanasa; Hendrik J. Maruanaya; Yuliana Kilikily; Crisendy Marsya Maahaly
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4490

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dan siswa di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dalam penggunaan teknologi pendidikan melalui pelatihan pembuatan dan penggunaan media digital interaktif berbasis budaya lokal. Pelatihan ini memanfaatkan aplikasi Canva, PowerPoint interaktif, dan Quizizz untuk mendukung pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih menarik dan kontekstual. Metode pelaksanaan mengadopsi pendekatan partisipatif, kontekstual, dan berbasis komunitas, serta melibatkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris melalui skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi digital guru, peningkatan motivasi belajar siswa, serta lahirnya produk media pembelajaran yang mengangkat nilai-nilai budaya Kalwedo sebagai identitas lokal. Program ini berkontribusi dalam menciptakan model digitalisasi pendidikan yang adaptif di wilayah kepulauan terpencil.