Nessa Valiantine Diredja
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil Dan Perencanaan, ITENAS, Bandung

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : REKA RACANA

Studi Perbandingan Respon Struktur pada Gedung Menggunakan Profil Baja Kastela dan WF Diredja, Nessa Valiantine; Desimaliana, Erma; Adhitomo, Ibnu
RekaRacana: Jurnal Teknil Sipil Vol 9, No 3: November 2023
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v9i3.240

Abstract

ABSTRAKPenggunaan material beton bertulang sebagai material konstruksi struktur gedung masih sangat populer khususnya pada bangunan tinggi. Namun saat ini, material baja sudah tidak asing di dunia konstruksi karena kekuatan tarik dan tekan yang cukup tinggi dibandingkan beton bertulang. Adapun inovasi dari baja profil salah satunya adalah baja kastela. Baja kastela dapat menambah kapasitas kekuatan penampang tanpa menambah berat sendirinya. Penelitian ini mengkaji respons struktur dari 3 model gedung 9 lantai berupa struktur eksisting menggunakan material beton bertulang, struktur gedung dengan material baja dan struktur gedung baja yang menggunakan balok dari baja kastela. Berdasarkan hasil analisis didapatkan kesimpulan bahwa dari ketiga variasi model struktur, gedung dengan menggunakan baja kastela pada elemen balok menghasilkan periode serta simpangan antar lantai yang lebih kecil di segala arah dibandingkan dengan bangunan dari struktur beton bertulang dan struktur baja.Kata kunci: beton bertulang, baja, baja kastela ABSTRACTThe use of reinforced concrete as a construction material for building structures is still very popular, especially in high rise building. However, currently, steel material is also common to use because its tensile and compressive strength is quite high compare to reinforced concrete. One of the innovations in steel profile is castellated steel. Castellated steel can increase the strength capacity especially in bending strength without increasing its own weight. This research examines the structural response of three models of 9 story buildings in the form of existing structure using reinforced concrete material, building structure using steel material and steel building with the use of castellated beam. Based on the result of the analysis, it was concluded that of the three structural model variations, building using castellated beam produced period of structure and story drift that smaller in all direction compared to buildings using reinforced concrete and steel structures.Keywords: reinforced concrete, steel, castellated steel
Kajian Eksperimental Sambungan Geser Tunggal Kayu Sengon Terhadap Variasi Pengencang Nurrensyah, Delinaismie; Diredja, Nessa Valiantine; Desimaliana, Erma
RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil Vol 11, No 2: Juli 2025
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v11i2.108

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kekuatan sambungan geser tunggal pada kayu sengon (Paraserianthes falcataria) menggunakan tiga jenis pengencang berbeda, yaitu baut, paku, dan sekrup. Kayu sengon dipilih karena merupakan jenis kayu ringan yang banyak digunakan dalam konstruksi ringan serta memiliki harga yang terjangkau. Dimensi elemen kayu yang digunakan adalah 15 mm (tebal), 10 mm (lebar), dan 50 mm (panjang), dengan diameter pengencang masing-masing Dbaut = 3 mm; Dsekrup = 2,7 mm; dan Dpaku = 2 mm. Pengujian dilakukan berdasarkan acuan SNI 7973:2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio antara kapasitas eksperimental dan empiris adalah 1,265 untuk sambungan dengan baut; 1,664 untuk paku; dan 1,24 untuk sekrup. Temuan ini mengindikasikan bahwa sambungan kayu dengan pengencang yang diuji memiliki kapasitas yang lebih tinggi dibandingkan perhitungan empiris, sehingga menegaskan pentingnya pengujian eksperimental dalam validasi desain sambungan kayu.Kata kunci: sambungan geser tunggal, kayu sengon, variasi pengencang, eksperimentalABSTRACTThis study aims to evaluate the strength of single shear connection in sengon wood (Paraserianthes falcataria) using three different types of fasteners: bolts, nails, and screws. Sengon wood was selected due to its lightweight characteristics and widespread use in light construction, as well as its affordability. The wood specimens had dimensions of 15 mm (thickness), 10 mm (width), and 50 mm (length), with fastener diameters of 3 mm for bolts, 2.7 mm for screws, and 2 mm for nails. The experimental tests were conducted in accordance with SNI 7973:2013. The results showed that the ratio between experimental and empirical capacities was 1.265 for bolts, 1.664 for nails, and 1.24 for screws. These findings indicate that wood joints with the tested fasteners exhibit higher strength than predicted empirically, highlighting the importance of experimental testing in validating wood connection designs.Keywords: single shear connection, sengon wood, fastener variation, experimental