Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

MODERASI KUALITAS AUDIT DALAM PENGARUH MANAJEMEN LABA TERHADAP KUALITAS LABA KOMPREHENSIF Kurnia Robik; Akhmad Naruli; Marhaendra Kusuma
JCA (Jurnal Cendekia Akuntansi) Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Prodi Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/akuntansi.v2i2.2281

Abstract

Abstrak Kualitas laba bersih dan laba komprehensif memiliki peranan penting dalam pengambilan keputusan investor untuk berinvestasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh manajemen laba terhadap kualitas laba perusahaan dengan moderasi kualitas audit pada perusahaan LQ45tahun 2018-2020. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan memberikan kriteria tertentu. Sampel yang digunakan adalah laporan keuangan perusahaan BEI LQ45 tahun 2018-2020. Teknik analisis yang digunakan meliputi uji asumsi klasik, analisis regresi linier bergada, analisis regresi moderasi menggunakan software SPSS 21. Hasil analisis menunjukkan manajemen laba baik riil maupun akrual berpengaruh negatif terhadap kualitas laba bersih dan laba komprehensif serta kualitas audit mampu memperlemah pengaruh negatif dari manajemen laba riil dan akrual terhadap kualitas laba bersih dan komprehensif. Kata Kunci: Manajemen Laba, Kualitas Laba Komprehensif, Kualitas Audit Abstract The quality of net income and comprehensive income has an important role in making investor decisions to invest. This research was conducted to find out the effect of earnings management on the quality of company profits by moderating the quality of audits in LQ45 companies in 2018-2020. The sampling technique in this study used purposive sampling methods by providing certain criteria. The sample used is the company's financial statements LQ45 in 2018-2020. Analytical techniques used assumption tests, multiple linear regression analysis, moderate regression analysis with using SPSS 21 software. The results of the analysis showed that both real and accrual earnings management negatively affect the quality of net income and comprehensive income and audit quality was able to weaken the negative influence of real and accrual earnings management on the quality of net and comprehensive income. Keywords: Earnings Management, Comprehensive Income Quality, Audit Quality.
Penerapan SAK Entitas Mikro Kecil Menengah Terhadap Laporan Keuangan Perusahaan Melania Syahrani Putri; Akhmad Naruli; Rike Selviasari
Sanskara Akuntansi dan Keuangan Vol. 2 No. 01 (2023): Sanskara Akuntansi dan Keuangan (SAK)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/sak.v2i01.125

Abstract

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) biasanya melakukan pencatatan dan pelaporan keuangan dengan cara sederhana, yang tidak sesuai dengan standar pelaporan keuangan yang berlaku. Hal ini dapat menyesatkan pengguna laporan keuangan, penyusunan laporan keuangan dengan menggunakan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) untuk UMKM diharapkan dapat memberikan pedoman yang jelas dalam pencatatan dan penyajian laporan keuangan UMKM. tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan SAK EMKM terhadap laporan keuangan perusahaan (Studi Kasus Toko Bangunan UD. Lancar Jaya Kediri). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif tentang penerapan SAK EMKM terhadap laporan keuangan pada UD. Lancar Jaya Kediri dengan batas waktu penelitian selama 3 bulan dari 1 Juli 2022 sampai 30 September 2022. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari perusahaan secara langsung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa aset perusahaan terdiri atas kas dan bank, persediaan, dan aset tetap dengan nilai keseimbangan posisi keuangan sebesar Rp.1,027,041,900. Ekuitas perusahaan menunjukkan nilai sebesar Rp. 735,204,600 dan saldo laba sebesar Rp. 291,837,300. Selama periode tersebut, perusahaan memperoleh pendapatan sebesar Rp. 557,761,300 dari penjualan dengan harga pokok penjualan senilai Rp. 204,224,000 sehingga memperoleh laba kotor sebesar Rp. 353,537,300. Jumlah beban yang ditanggung perusahaan dalam membiayai sebesar Rp.61,700,000, terdiri atas biaya gaji, listrik, BBM, dan beban penyusutan aktiva perusahaan. Laba sebelum pajak perusahaan pada periode tersebut sebesar Rp. 291,837,300.
Implementasi PSAK 69 Agrikultur Terhadap Penilaian Aset Biologis pada Industri Perkebunan Nanas di Kabupaten Kediri Awalina, Putri; Sari, Debby Monica Kartika; Naruli, Akhmad
JCA (Jurnal Cendekia Akuntansi) Vol 4 No 2 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Prodi Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/akuntansi.v4i2.4736

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini membahas mengenai implementasi PSAK 69 Agrikultur pada entitas agrikultur pada sektor perkebunan nanas tepatnya pada Kelompok Tani Sari Bumi di Kecamatan Ngancar, Kab. Kediri. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan pemahaman mengenai implementasi PSAK 69 Agrikultur untuk menilai aset biologis nanas. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data adalah wawancara secara langsung dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelompok Tani Sari Bumi belum memahami dengan baik PSAK 69 Agrikultur. Nilai dari aset biologis nanas belum diakui pada laporan keuangan, tetapi dilihat dari pengakuan dan pengukuran sudah sesuai dengan PSAK 69 Agrikultur, sedangkan untuk penyajian dan pengungakapan belum sesuai. Dalam implementasi PSAK 69 Agrikultur kendala yang dihadapi Kelompok Tani Sari Bumi adalah keterbatasan sumber daya manusia mengenai akuntansi keuangan serta tidak adanya kewajiban untuk mempublikasikan laporan keuangan sehingga menyebabkan ketidakpatuhan terhadap standar yang berlaku. Kata Kunci : PSAK 69 Agrikultur, Aset Biologis, Nanas ABSTRACT This study discusses the implementation of PSAK 69 Agriculture in pineapple plantation agricultural entities at the Kelompok Tani Sari Bumi in Ngancar District, Kediri Regency. The study aims to provide an understanding of the implementation of PSAK 69 Agriculture to assess the biological assets of pineapple. The type of reseacrh is descriptive quantitative, using primary and secondary data sources. Data collection techniques involved direct interviews and documentation. The results of the research show that the Kelompok Tani Sari Bumi has not yet understood PSAK 69 Agriculture. The value of biological assets of pineapple has not been recognized in the financial statements, but in terms of recognition and measurement, it complies with PSAK 69 Agriculture. However, in terms of presentation and disclosure, it is not yet in line with the standard. This is due to limited financial accounting expertise and the absence of a requirement to publish financial reports, leading to non-compliance with applicable standards. Keywords : PSAK 69 Agriculture, Biologic Assets, Pineapple
Pengaruh Profitabilitas, Financial Leverage Dan Dividend Payout Ratio Terhadap Perataan Laba Pada Perusahaan Manufaktur Di BEI Periode 2019-2022 Fina Puspita Sari; Akhmad Naruli; Miladiah Kusumaningarti
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi Vol. 3 No. 3 (2023): Desember : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi (JEBAKU)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jebaku.v3i3.2877

Abstract

This research aims to determine the partial and simultaneous effects of profitability, financial leverage and dividend payout ratio on earnings smoothing. This type of research is classified as quantitative research. The population are manufacturing companies that focus on the basic and chemical industry sectors listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2019-2022 period with a total of 91 companies. The purposive sampling method as a sampling was obtained as many as 72 companies. Using multiple linear regression analysis as analytical techniques assisted with SPSS version 25. The test results from the research show that partially the profitability (as measured by NPM) had no effect on income smoothing, financial leverage (as measured by DPR) had a negative and significant effect on income smoothing and the dividend payout ratio had a significant effect on income smoothing. While simultaneously the variables of profitability, financial leverage and dividend payout ratio have a significant effect on income smoothing.
Analisis Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah ( SAK EMKM ) Dalam Penyusunan Laporan Keuangan Pada Bakpia Gading Banyakan Kab. Kediri Munica Putri Jion Viarma; Akhmad Naruli; Putri Awalina
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi Vol. 3 No. 1 (2024): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrie.v3i1.2775

Abstract

Micro, small and medium enterprises (MSMEs) usually carry out financial recording and reporting in a simple manner, which is not in accordance with applicable financial reporting standards. This can mislead users of financial reports. The preparation of financial reports using Financial Accounting Standards (SAK) for MSMEs is expected to provide clear guidelines in recording and presenting MSME financial reports. The aim of this research is to find out how SAK EMKM is applied to company financial reports (Case Study of Bakpia Gading Kediri). This research is a quantitative descriptive research on the application of SAK EMKM to financial reports at Bakpia Gading Kediri with a research time limit of 1 month in January 2022. The data source in this research is primary data obtained from the company directly. Data collection techniques are carried out through interviews and documentation. The data analysis technique in this research is quantitative descriptive. The results of the research show that Bakpia Gading in preparing financial reports has not implemented or used financial reporting guidelines that are in accordance with the applicable SAK EMKM, the company only prepared very simple reports.
PENGARUH TOTAL HUTANG, RETURN ON EQUITY (ROE) DAN VOLUME PENJUALAN TERHADAP LABA BERSIH PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN SUB SEKTOR BATUBARA YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2018-2022 Hilda Ilman Hidayatul; Akhmad Naruli; Agus Athori
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 5 No. 10 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v5i10.3731

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pengaruh total hutang, Return On Equity (ROE) dan volume penjualan terhadap laba bersih pada perusahaan pertambangan sub sektor batubara yang terdaftar di BEI periode 2018-2022. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh total hutang, Return On Equity (ROE) dan volume penjualan terhadap laba bersih pada perusahaan pertambangan sub sektor batubara yang terdaftar di BEI periode 2018-2022. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode purposive-sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda serta pengujian hipotesis menggunakan uji F (simultan) dan uji t (parsial).
Penerapan Perencanaan Pajak Penghasilan Badan sebagai Strategi Penghematan Pembayaran Pajak pada Yayasan Pendidikan Alawiya Ashara Syakura; Naruli, Akhmad; Rahayu, Puji
JURNAL PAJAK INDONESIA Vol 7 No 2 (2023): Perkuat Perekonomian Melalui Transformasi yang Berkelanjutan
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/jpi.v7i2.2356

Abstract

This research focuses on the implementation of the Tax Expense Reduction on Educational Foundations by applying tax facilities in accordance with the Minister of Finance Regulation Number 68/PMK.03/2020. This research uses a quantitative descriptive method by analyzing secondary data from the Al Huda Islamic Education Foundation to compare calculations. The results of the study reveal that the Education Foundation can minimize the tax payable by reusing the surplus by planning the allocation of the use of surplus, submitting a Statement of the use of surplus to the Tax Office and also attaching details of the use of surplus along with a report in the Annual Corporate Tax Return. So that the Education Foundation can reduce tax payments owed and can maximize the procurement of facilities and infrastructure provided by the Education Foundation.
PENERAPAN INFORMASI AKUNTANSI DIFERENSIAL DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK MENJUAL ATAU MENYEWAKAN PERUMAHAN PADA PT. SUKSES ASLI PERKASA Diva Aditya Putra Rusmawan; Akhmad Naruli; Nur Rahmanti
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 9 No. 5 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v9i5.6441

Abstract

Abstrack PT Sukses Asli Perkasa is a Real Estate company in Kediri, East Java. In this company project there are 24 houses with the "Palermo" type. Based on data from the company, there are 5 units that have been rented and 14 units have been sold, the remaining 5 units have not been sold and are occupied. Therefore, management needs to carry out an analysis in making the decision between selling or continuing to rent the house. This research aims to apply differential accounting information in determining two alternatives, namely selling or renting a house, to determine the most profitable alternative between selling or renting a house. The data collection method used in this research is field research, which consists of observation, interviews, documentation and library research. The analytical instrument used in this research is differential accounting information which includes differential costs, differential income, differential assets which are used to identify each alternative and compare the profits of the two alternatives. Then, a 5% discount factor is used to analyze the present value of cash inflows and cash outflows over the 20-year lease term. The results of this research show that the alternative of selling a house with the "Palermo" type produces a greater cash inflow than the alternative of renting a tugboat because there are fewer people renting houses with the premium type. Keywords: Differential Accounting Information, Decision Making Abstrak PT Sukses Asli Perkasa merupakan salah satu perusahaan Real Estate di Kediri Jawa Timur. Dalam proyek perusahaan ini rumah dengan type “Palermo” berjumlah 24 unit. Berdasarkan data dari perusahaan, ada 5 unit yang telah disewa dan 14 unit sudah terjual sisa 5 unit belum terjual dan berpenghuni. Oleh karena itu pihak manajemen perlu melakukan analisis dalam pengambilan keputusan antara menjual atau tetap menyewakan rumah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan informasi akuntansi diferensial dalam menentukan dua alternatif yaitu menjual atau menyewa rumah untuk menentukan alternatif yang paling menguntungkan antara menjual atau menyewa rumah. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan, yang terdiri dari observasi, wawancara, dokumentasi, dan penelitian kepustakaan. Instrumen analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah informasi akuntansi diferensial yang mencakup biaya diferensial, Pendapatan diferensial, Aset diferensial yang digunakan untuk mengidentifikasi masing-masing alternatif dan membandingkan keuntungan dari kedua alternatif tersebut. Kemudian, faktor diskonto 5% digunakan untuk menganalisis nilai sekarang dari arus kas masuk dan arus kas keluar selama jangka waktu sewa 20 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alternatif penjualan rumah dengan tipe “Palermo” menghasilkan arus kas masuk yang lebih besar dibandingkan alternatif sewa kapal tunda karena minimnya orang yang menyewa rumah dengan tipe premium. Kata Kunci : Informasi Akuntansi Diferensial, Pengambilan Keputusan
ANALISIS EFEKTIVITAS, KONTRIBUSI SERTA LAJU PERTUMBUHAN PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TAHUN 2019-2023 (STUDI KASUS BAPENDA KABUPATEN TULUNGAGUNG) Arum Cahyati; Akhmad Naruli; Ahmad Yani
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 9 No. 8 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v9i8.6601

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah penerimaan pajak daerah maupun retribusi daerah yang mengalami fluktuasi dalam beberapa periode di Kabupaten Tulungagung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas, kontribusi serta laju pertumbuhan pajak daerah dan retribusi daerah Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sumber data dalam penelitian yaitu data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan wawancara. Data yang digunakan yaitu data realisasi Pendapatan Asli Daerah, target dan realisasi pajak daerah serta retribusi daerah Kabupaten Tulungagung. Analisis data yaitu menggunakan analisis rasio efektivitas, kontribusi dan laju pertumbuhan. Penelitian ini dilakukan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tulungagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas pajak daerah dan retribusi daerah tahun 2019-2023 tergolong sangat efektif dengan rata-rata. masing-masing yaitu 109,92% dan 106,95%. Tingkat kontribusi pajak daerah tahun 2019-2023 dikategorikan kurang berkontribusi dengan rata-rata perolehan 18,70%. Sedangkan tingkat kontribusi retribusi daerah dari tahun 2019 sampai 2023 digolongkan sangat kurang berkontribusi dengan rata-rata presentase 3,62%. Tingkat laju pertumbuhan pajak daerah pada tahun 2019-2023 memperoleh presentase rata-rata 11,84%, angka ini menggambarkan kriteria yang tidak berhasil. Hasil ini juga sama dengan perolehan retribusi daerah dari tahun 2019-2023 menunjukkan rata-rata presentase sebesar 11,63%, angka ini dikriteriakan tidak berhasil. Meskipun penerimaan pajak daerah dan retribusi daerah tergolong mengalami fluktuasi, teridentifikasi penerimaan dari keduanya sudah mencapai target yang ditentukan sebelumnya.
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN GUNA MENENTUKAN PAJAK PENGHASILAN BADAN TERUTANG (STUDI KASUS PADA PT. PUTRA JAYA NANAS TAHUN 2023) Ery Caprika Dewi; Sri Luayyi; Akhmad Naruli
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 11 No. 1 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v11i1.7788

Abstract

Corporate income tax payable according to Law Number 36, 2008 is a tax imposed on every business entity or company for the income it earns in a certain period. Business entities are required to report their income to the tax authority and calculate the tax owed based on the applicable rates. One of the obligations of taxpayers is to prepare financial reports that adhere to generally accepted accounting principles, namely Financial Accounting Standards (SAK). The data source used in this research is primary data, namely in the form of a balance sheet and commercial profit and loss report for 2023. Data was obtained in the field by conducting interviews and documentation which was then processed by researchers. This type of research is descriptive research with quantitative methods, namely the method used to provide a general description of the object being studied based on data in the form of numbers, by processing and analyzing to draw conclusions. The variables used in this research are commercial financial reports, fiscal reconciliation and corporate income tax payable. The research results show a number of pre-tax differences IDR 61,746,500 is lower because there are costs that should be included in the company's profit and loss statement as a deduction from profits but were not recorded by the company. Apart from that, fiscal corrections also affect the taxes that companies must pay. Implementing fiscal reconciliation can streamline the amount of corporate income tax payable. This is supported by research results which show that the company is able to minimize around Rp. 8,310,470 lower for tax payments, so it can have a positive impact on the net profits obtained. Based on research, researchers suggest PT. Putra Jaya Nanas can carry out fiscal reconciliation in accordance with tax regulations, and can pay attention to cost components that have the potential to be objects of corporate income tax deductions. Pajak penghasilan badan terutang menurut Undang-Undang Nomor 36, 2008 adalah pajak yang dikenakan pada setiap badan usaha atau perusahaan atas pendapatan yang diperolehnya dalam suatu periode tertentu. Badan usaha wajib melaporkan pendapatan mereka kepada otoritas pajak dan menghitung pajak yang terutang berdasarkan tarif yang berlaku. Salah satu kewajiban wajib pajak adalah meyusun laporan keuangan yang berprinsip akuntansi yang berlaku umum yaitu Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu berupa neraca dan laporan laba rugi komersial tahun 2023, data diperoleh dilapangan dengan melakukan wawancara dan dokumentasi yang kemudian diolah oleh peneliti. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif, yaitu metode yang digunakan untuk memberikan ganbaran umum tentang objek yang diteliti berdasarkan data-data berupa angka, dengan cara mengolah dan menganalisis untuk diambil kesimpulannya. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keungan komersial, rekonsiliasi fiskal dan pajak penghasilan badan terutang. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan sebelum pajak sejumlah Rp.61.746.500 lebih rendah ini karena terdapat biaya yang seharusnya pada laporan laba rugi perusahaan dijadikan sebagai pengurang laba tapi tidak dicatat oleh perusahaan. Selain itu koreksi fiskal juga mempengaruhi pajak yang harus dibayarkan perusahaan. Penerapan rekonsiliasi fiskal dapat mengefisiensikan jumlah pajak penghasilan badan terutang. Hal ini didukung oleh hasil penelitian yang menunjukkan jika perusahaan mampu meminimalkan sekitar Rp. 8.310.470 lebih rendah atas penyetoran pajak, sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap keuntungan bersih yang diperoleh. Berdasarkan penelitian, peneliti menyarankan PT. Putra Jaya Nanas dapat melakukan rekonsiliasi fiskal sesuai dengan peraturan perpajakan, serta dapat memperhatikan komponen biaya yang berpotensi sebagai objek pemotongan pajak penghasilan badan.