Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Determinan Brand Loyalty Mobil Toyota Elistia Elistia; Fenny Aprillia; Rojuaniah; Primasatria Edastama
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) Vol. 3 No. 3 (2023): Artikel Riset Volume 3 Issue 3, November 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v3i3.2835

Abstract

Persaingan industri otomotif mengindikasikan perusahaan harus mencapai dan mempertahankan loyalitas pelanggan, oleh karena itu perusahaan penting untuk meningkatkan reputasi merek, keterikatan dan kepuasan terhadap merek, sehingga memperoleh loyalitas merek. Saat ini semakin banyak industri otomotif yang menghadirkan produk mobil yang hampir mirip, untuk itu diperlukan analisis terhadap kepuasan merek, reputasi merek mobil dan keterikatan merek yang baik merupakan faktor yang berkontribusi pada loyalitas merek mobil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Brand Satisfaction, Corporate Brand Reputation dan Brand Attachment terhadap Brand Loyalty mobil Toyota. Desain penelitian ini deskriptif kausalitas dengan pendekatan metode kuantitatif dan menggunakan teknik purposive sampling yang diolah dan diuji dengan menggunakan Structural Equation Model Partial Least Square (SEM-PLS). Data sampel diperolah sebanyak 237 responden yang sudah menggunakan mobil Toyota di wilayah Jakarta. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa Brand Satisfaction dan Corporate Brand Reputation dapat meningkatkan Brand Attachment. Selanjutnya Brand Satisfaction dan Brand Attachment juga dapat meningkatkan Brand Loyalty. Namun, Corporate Brand Reputation tidak signifikan meningkatkan Brand Loyalty. Kontribusi dari penelitian ini dapat memberikan wawasan kepada perusahaan otomotif terutama bagi perusahaan untuk mengembangkan serta merencanakan dan menerapkan strategi pemasaran yang berguna untuk membuat konsumen menjadi loyaltitas terhadap merek mobil Toyota.
PENGARUH PROGRAM UNIVERSITAS “KEWIRAUSAHAAN”, KREATIVITAS, EFIKASI DIRI WIRAUSAHA TERHADAP NIAT BERWIRAUSAHA Tantri Yanuar Rahmat Syah; Hery Darmawan; Rojuaniah; Puji Astuti; Kristiana Widiawati
JURNAL LENTERA BISNIS Vol. 13 No. 2 (2024): JURNAL LENTERA BISNIS, Mei 2024
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/jrlab.v13i2.1134

Abstract

This study aims to analyze the effect of entrepreneurial program, creativity, and entrepreneurial self-efficacy on the entrepreneurial intention of Bina Insani University students. Data were collected through an online questionnaire to students who had participated in the entrepreneurial program. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling (SEM) with SPSS and SmartPLS. The results showed that the entrepreneurial program had a positive effect on entrepreneurial intention, while creativity and entrepreneurial self-efficacy had no direct effect on entrepreneurial intention. This research is expected to provide valuable information for educational institutions in their efforts to improve the quality of education and encourage young entrepreneurs from among students.
Pengaruh Product Quality, Social Media Influencer, Brand Image Terhadap Purchase Intention Pada Fashion Korean Style Nadiva Esa Aisyah Namira; Rojuaniah
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 16 No. 2 (2024): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v16i2.765

Abstract

Dalam masa perkembangan ini, gaya berpakaian di kalangan remaja Indonesia terutama generasi Z yang banyak mengikuti fashion dari negara lain seperti K-Pop, atau Hallyu, adalah salah satu budaya populer di kalangan remaja Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Product Quality, Social Media Influencer, dan Brand Image memengaruhi Purchase Intention produk fashion Korean style. Penelitian ini akan dilakukan dengan metode kuantitatif, dengan tujuan penelitian kausal atau untuk mengetahui hubungan sebab akibat antara variabel independen (X) yaitu Product Quality (X1), Social Media Influencer (X2), dan Brand Image (X3) dan variabel dependen (Y) yaitu Purchase Intention. Metode penelitian kuantitatif digunakan dengan cara mengumpulkan dan menganalisis data kuantitatif, dan kemudian menggunakan alat data primer (dasar) untuk menjelaskan pengaruh yang terjadi antara kuisioner. Populasi dalam penelitian ini adalah orang-orang yang terlibat dalam penelitian ini sudah mengetahui tentang fashion Korean melalui media sosial dan e-commerce dan jumlah sampel 140 sampel Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Data yang terkumpul dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Product Quality, Social Media Influencer, dan Brand Image secara simultan (bersama-sama) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Purchase Intention. Secara parsial Product Quality berpengaruh positif terhadap Purchase Intention, Social Media Influencer berpengaruh positif terhadap Purchase Intention, dan Brand Image berpengaruh positif terhadap Purchase Intention, memiliki rekomendasi penelitian untuk penelitian yang akan datang. Saran penelitian ini yaitu pertama dan terpenting, memasukkan variabel tambahan seperti harga, ketersediaan produk, dan ulasan pelanggan dapat membantu Anda memahami lebih baik apa yang memengaruhi niat pembelian. Kontribusi penelitian ini yaitu perusahaan dapat menggunakan data tentang pengaruh kualitas produk untuk mengembangkan strategi produk yang lebih baik, termasuk inovasi dan perbaikan produk, sehingga produk menjadi lebih menarik bagi konsumen dan meningkatkan niat beli, Influencer yang memiliki pengaruh besar terhadap niat beli dapat membantu merek dalam memilih Influencer yang sesuai dengan audiens target mereka; ini memungkinkan strategi pemasaran yang lebih terarah dan efektif. memberikan pemahaman tentang bagaimana persepsi merek memengaruhi keinginan pembeli untuk membeli barang, yang mencakup elemen seperti persepsi kualitas, nilai-nilai merek, dan ikatan yang dibentuk melalui komunikasi.