Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimalisasi UMKM Lidi Ngurupi di Kelurahan Gayamdompo melalui Digitalisasi Keuangan dan Peningkatan Pemasaran Retno Tanding Suryandari; Catur Sugiarto; Tulus Haryono; Pram Suryanadi; Lisa Charisa Batara; Revy Lidiya Oni Marlina
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v5i1.1164

Abstract

Rendahnya literasi keuangan digital, minimnya pemahaman strategi pemasaran digital, serta belum adanya pemisahan keuangan pribadi dan usaha menjadi tantangan utama yang dihadapi mitra dalam mengelola usahanya. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pencatatan keuangan digital, mengembangkan kapasitas pemasaran melalui media sosial dan e-commerce, serta mendorong praktik pemisahan keuangan untuk mendukung tata kelola usaha yang profesional dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi tiga tahapan utama, yaitu: (1) tahap inisiasi dan sosialisasi program yang difokuskan pada identifikasi serta pemahaman mendalam terhadap permasalahan, kebutuhan mitra, dan perencanaan program secara menyeluruh, (2) tahap pelaksanaan yang terdiri dari pelatihan pencatatan keuangan serta pemanfaatan media sosial sebagai alat pemasaran, dan (3) tahap evaluasi dan refleksi untuk menilai efektivitas program serta memberikan umpan balik bagi perbaikan berkelanjutan. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM dalam aspek manajemen keuangan dan pemasaran digital, yang berdampak pada peningkatan efisiensi usaha, perluasan pasar, serta penguatan posisi UMKM sebagai pelaku ekonomi lokal berbasis budaya. Program ini menjadi model pemberdayaan UMKM yang adaptif dan berkelanjutan.
PENERAPAN TEKNOLOGI DAN STRATEGI PEMASARAN PRODUK MADU KLANCENG PADA KELOMPOK TANI HUTAN (KTH) LEBAH BROMO DI KHDTK GUNUNG BROMO JAWA TENGAH catur sugiarto; Tulus Haryono; Retno Tanding Suryandari; Pram Suryanadi
Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, & Antropologi Vol 7, No 1 (2023): Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Soiologi Antropologi, FKIP-UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/habitus.v7i1.70427

Abstract

AbstrakProgram pengabdian masyarakat ini disusun dalam rangka meningkatkan manajemen bisnis dan pemasaran UMKM madu Klanceng pada Kelompok Tani (KTH) Lebah Bromo, KHDTK Gunung Bromo UNS. Tujuan akhir yang akan dicapai adalah efektivitas dalam pengelolaan bisnis serta peningkatan wawasan pengembangan produktivitas ternak lebah. Mengingat manfaat jenis Madu Klanceng yang sangat tinggi serta permintaan pasar akan produk kesehatan, maka produk Madu Klanceng memiliki potensi yang sangat baik untuk dikembangkan. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra berdasarkan hasil observasi antara lain terkait perlunya peningkatan produksi lebah Klanceng dan pengetahuan pemasaran yang perlu ditingkatkan. Melalui program ini diharap terjadi peningkatan pemahaman peningkatan produksi madu dan peningkatan pemahaman pelaku usaha terhadap manajemen bisnis dan strategi pemasaran yang efektif.Kata Kunci: Madu Klanceng, Ternak Lebah, Pemasaran, Produksi Madu AbstractThis community service program was structured in order to improve business management and marketing of Klanceng honey SMEs at the Bromo Bee Farmers Group, KHDTK Mount Bromo UNS. The final goal to be achieved is effectiveness in managing the business and increasing insight into the development of beekeeping productivity. Considering the very high benefits of this type of Klanceng Honey and the market demand for health products, the Klanceng Honey product has very good potential to be developed. The problems faced by partners based on observations include the need to increase Klanceng bee production and marketing knowledge that needs to be improved. Through this program it is hoped that there will be an increase in understanding of increasing honey production and an increase in the understanding of business actors regarding effective business management and marketing strategies.Keywords: Klanceng Honey, Bee, Marketing, Honey Production
Strengthening Business Sustainability and Enhancing Bamboo Craft Production Efficiency in the Kraosan Social Enterprise of Ngadiharjo Village Pram Suryanadi; Catur Sugiarto; Khresna Bayu Sangka; Lisa Charisa Batara; Mi’raj Akbar Pradianto; Revy Lidiya Oni Marlina; Astri Suryanti; Andreansyah Saputra; Anggerka Harum Oktaviana
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 5 No 3 (2026)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v5i3.1626

Abstract

This community service program was implemented in Ngadiharjo Village, Borobudur, in collaboration with Kraosan, a social enterprise specializing in bamboo handicrafts. The enterprise faces several challenges, including inconsistent product quality, unstructured workflows, and limited production technology, which have hindered its capacity to meet increasing market demand. The program was carried out through five systematic stages: (1) socialization, (2) technical training, (3) management assistance, (4) implementation of appropriate technology, and (5) impact evaluation. The evaluation results indicate a 77.8% increase in partners’ understanding, with the average score rising from 41.54 (pre-test) to 73.84 (post-test). The implementation of bamboo splitting and shaving machines demonstrated a substantial improvement in production efficiency by significantly reducing processing time while ensuring more precise and consistent product dimensions compared to manual methods. Furthermore, management assistance and brand identity development enhanced Kraosan’s readiness to enter the premium market segment. Overall, this program contributes to improving production capacity, increasing household income potential, and strengthening the social enterprise model in supporting poverty alleviation efforts in Ngadiharjo Village.