Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Investment Strategy Based on Bias Behavior and Investor Sentiment in Emerging Markets Dian Safitri Pantja Koesoemasari; Tulus Haryono; Irwan Trinugroho; Doddy Setiawan
ETIKONOMI Vol 21, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Economic and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/etk.v21i1.22290

Abstract

This research's main objective is to select profitable investment strategies with the presence of sentiment investors in emerging markets, with behavior bias-based portfolio methods. The sample of 114 companies traded daily on IDX was conducted over three years with weekly data. This study uses pairwise comparison and OLS. The research results show that contrarian strategies are more profitable than momentum. Investors benefit when mild conditions are optimistic and more significant when the conditions are pessimistic. This research proves that investor sentiment in the market can distort investor investment decisions, even using the behavior-bias method. Therefore, forming a portfolio will be more appropriate based on biased behavior because it facilitates investment decision-making.How to Cite:Koesoemasari, D.S.P., Haryono, T., Trinugroho, I., Setiawan, D. (2022). Investment Strategy Based on Bias and Investor Sentiment in Ememerging Market. Etikonomi, 21(1), 1-10. https://doi.org/10.15408/etk.v21i1.22290.
Optimalisasi UMKM Lidi Ngurupi di Kelurahan Gayamdompo melalui Digitalisasi Keuangan dan Peningkatan Pemasaran Retno Tanding Suryandari; Catur Sugiarto; Tulus Haryono; Pram Suryanadi; Lisa Charisa Batara; Revy Lidiya Oni Marlina
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v5i1.1164

Abstract

Rendahnya literasi keuangan digital, minimnya pemahaman strategi pemasaran digital, serta belum adanya pemisahan keuangan pribadi dan usaha menjadi tantangan utama yang dihadapi mitra dalam mengelola usahanya. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pencatatan keuangan digital, mengembangkan kapasitas pemasaran melalui media sosial dan e-commerce, serta mendorong praktik pemisahan keuangan untuk mendukung tata kelola usaha yang profesional dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi tiga tahapan utama, yaitu: (1) tahap inisiasi dan sosialisasi program yang difokuskan pada identifikasi serta pemahaman mendalam terhadap permasalahan, kebutuhan mitra, dan perencanaan program secara menyeluruh, (2) tahap pelaksanaan yang terdiri dari pelatihan pencatatan keuangan serta pemanfaatan media sosial sebagai alat pemasaran, dan (3) tahap evaluasi dan refleksi untuk menilai efektivitas program serta memberikan umpan balik bagi perbaikan berkelanjutan. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM dalam aspek manajemen keuangan dan pemasaran digital, yang berdampak pada peningkatan efisiensi usaha, perluasan pasar, serta penguatan posisi UMKM sebagai pelaku ekonomi lokal berbasis budaya. Program ini menjadi model pemberdayaan UMKM yang adaptif dan berkelanjutan.