Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENYUSUNAN BUKU PERSYARATAN HAK INDIKASI GEOGRAFIS BAWANG MERAH LEMBAH PALU Maulana Amin Thahir
Tadayun: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1668.619 KB) | DOI: 10.24239/tadayun.v2i1.19

Abstract

The potential of diverse horticultural resources owned by Indonesia needs to be sought for legal protection of adequate geographical indications for these products, one of the horticultural products that has the potential to be registered as a product of geographical indications is the Palu Valley Onion. To be able to register the Palu valley onion as a geographical indication product, Book Requirements are needed. This study aims to identify, understand and analyze the urgency of the preparation of the requirements book as a prerequisite for registering Palu Valley Onion as a product of geographical indications. This study is an empirical legal research that is research conducted by researching and examining the facts in line with observations in the field. The collection of data is carried out through interviews method and collection of documents relating to the material discussed. The results of the study indicate that no one has made the book the intended requirements. Therefore, the preparation of the requirements book as a prerequisite for registration of geographical indications is considered very important to be compiled immediately. Abstrak Potensi sumber daya hortikultura yang beraneka ragam yang dimiliki Indonesia perlu diupayakan perlindungan hukum indikasi geografis yang memadai bagi produk-produk tersebut, salah satu produk hortikultura yang berpotensi didaftarkan sebagai produk indikasi geografis adalah bawang merah lembah Palu. Untuk dapat mendaftarkan bawang merah lembah Palu sebagai produk indikasi geografis dibutuhkan Buku Persyaratan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, memahami dan menganalisis urgensi penyusunan buku persyaratan sebagai prasyarat pendaftaran bawang merah Lembah Palu sebagai produk indikasi geografis. Penelitian ini adalah penelitian hukum yang bersifat empiris yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara meneliti dan menelaah fakta yang ada sejalan dengan pengamatan di lapangan. Penghimpunan data dilaksanakan menggunakan metode wawancara serta pengumpulan dokumen yang memiliki kaitan dengan pembahasan penelitian. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa belum ada satu pun pihak yang membuat buku persyaratan yang dimaksud. Oleh karena itu, penyusunan buku persyaratan sebagai prasyarat pendaftaran indikasi geografis dianggap sangat penting untuk segera disusun.
Sosialisasi Hukum Terhadap Pemahaman Pengguna Media Sosial Bagi Siswa di Madrasah Aliyah DDI Lonja Rahmia Rachman; Maulana Amin Tahir; Irzha Friskanov. S
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6499

Abstract

Media sosial merupakan media teknologi yang dibantu lewat jaringan sebagai wadah interaksi dalam dunia maya dan dapat menghubungkan seseorang untuk mendapatkan informasi atau mencari informasi. Media sosial juga sering digunakan untuk membangun citra diri. Kegiatan penyuluhan hukum ini diperuntukan siswa-siswi Madrasah Aliyah DDI Lonja Kabupaten Sigi untuk dapat lebih bijak dalam penggunaan media sosial. Juga memberikan pemahaman hukum berkaitan dengan peraturan perundang-undangan informasi dan transaksi elektronik. Kegiatan sosialisasi ini menggunakan metode ceramah dan diskusi yang dilakukan yakni tanya jawab. Kesimpulannya adalah perlunya pelajar memahami penggunaan media sosial dan pemahaman hukum yang cukup agar pengguna lebih bijak dan tidak melanggar peraturan perundang-undangan. Maka akan mewujudkan nilai kesadaran hukum bagi pelajar dan dapat mencegah tindak pidana di masa yang akan datang
Sosialisasi Hukum Terhadap Pemahaman Pengguna Media Sosial Bagi Siswa di Madrasah Aliyah DDI Lonja Rahmia Rachman; Maulana Amin Tahir; Irzha Friskanov. S
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6499

Abstract

Media sosial merupakan media teknologi yang dibantu lewat jaringan sebagai wadah interaksi dalam dunia maya dan dapat menghubungkan seseorang untuk mendapatkan informasi atau mencari informasi. Media sosial juga sering digunakan untuk membangun citra diri. Kegiatan penyuluhan hukum ini diperuntukan siswa-siswi Madrasah Aliyah DDI Lonja Kabupaten Sigi untuk dapat lebih bijak dalam penggunaan media sosial. Juga memberikan pemahaman hukum berkaitan dengan peraturan perundang-undangan informasi dan transaksi elektronik. Kegiatan sosialisasi ini menggunakan metode ceramah dan diskusi yang dilakukan yakni tanya jawab. Kesimpulannya adalah perlunya pelajar memahami penggunaan media sosial dan pemahaman hukum yang cukup agar pengguna lebih bijak dan tidak melanggar peraturan perundang-undangan. Maka akan mewujudkan nilai kesadaran hukum bagi pelajar dan dapat mencegah tindak pidana di masa yang akan datang
RESPONSIBILITY AND LEGAL PROTECTION OF NOTARY AGAINST PARTIJ ACTE Rachman, Rahmia; Yustisia Lestari, Titie; Amin Tahir, Maulana
Jurnal Meta-Yuridis Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : fakultas hukum universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/m-y.v8i1.20311

Abstract

Notaries are responsible for complying with laws and regulations in terms of carrying out their official duties, therefore based on the great responsibility of notaries, especially in making partij acte which is directly related to the interests of the faces, notaries need to get legal protection. The purpose of this research is to find out the legal responsibility for notaries in making partij acte and to find out the legal protection for notaries in making partij acte. This research uses normative legal research methods. The results show that there are 3 (three) forms of legal responsibility for notaries in making partij acte, namely administrative responsibility, civil responsibility and criminal responsibility. Legal protection for Notaries is institutionally provided by the Notary Honor Council and by law Notaries receive legal protection through the obligations / rights of Notaries.
EDUKASI HUKUM PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DALAM SISTEM PEMBELAJARAN DI MTS ALKHAIRAAT PARIGI Rahmia Rachman; Maulana Amin Tahir; Irzha Friskanov. S
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat November 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v8i1.6203

Abstract

Hadirnya media sosial sebagai media komunikasi dan informasi memberikan segala kemudahan. Media sosial kini bukan hanya media hiburan semata melainkan digunakan sebagai media pembelajaran bagi pelajar guna memperluas informasi dengan konten menarik. Maka guru sebagai pendidik pula tidak kalah mencari cara sistem pembelajaran menyenangkan agar murid dapat menerima model pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Permasalahannya adalah sejauhmana pemahaman siswa-siswi menggunakan media sosial dalam sistem pembelajaran. Dengan adanya media sosial sebagai media pembelajaran, apakah telah menjadi model yang tepat atau bahkan menambah permasalahan dalam dunia pendidikan. Kegiatan pengabdian ini akan dilaksanakan di salah satu sekolah di Kabupaten Parigi Moutong dengan metode pelaksanaan ceramah dan diskusi. Penggunaan media sosial dalam sistem pembelajaran telah menjadi fenomena yang tidak terhindarkan di era digitalisasi. Kegiatan pengabdian ini membahas dampak positif dan negatif dari penggunaan media sosial dalam konteks pendidikan. Di satu sisi, media sosial memudahkan akses informasi, meningkatkan interaktivitas, dan memungkinkan kolaborasi tanpa batas antara siswa dan guru. Namun, di sisi lain, media sosial juga membawa tantangan seperti distraksi, penyebaran informasi yang tidak valid, risiko cyberbullying, dan ketergantungan pada teknologi. Artikel ini juga menguraikan beberapa solusi untuk mengatasi tantangan tersebut, seperti edukasi literasi digital, pengawasan yang tepat, serta penerapan kebijakan keamanan data yang lebih baik. Dengan mengelola penggunaan media sosial secara bijak, manfaatnya bagi sistem pembelajaran modern dapat dioptimalkan, memberikan nilai tambah yang besar dalam proses pendidikan.