Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGARUH TERAPI OKSIGEN HIPERBARIK TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA PASIEN DIABETES MELITUS Emma Ismawatie; Roni Handayani; Yulita Maulani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.23050

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang salah satunya dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan menyebabkan penurunan kadar hemoglobin pada pasien. Salah satu pengobatan alternatif untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada pasien Diabetes melitus adalah terapi oksigen hiperbarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi oksigen hiperbarik terhadap kadar hemoglobin pada pasien Diabetes melitus di Lakesla Drs. Med. R. Rijadi S., Phys Surabaya. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian quasi eksperimental atau penelitian semu dengan desain one-group pre-test - post-test. Sampel penelitian ini adalah pasien Diabetes melitus di Lakesla Drs. Med. R. Rijadi S., Phys Surabaya yang menjalani terapi oksigen hiperbarik dengan kadar hemoglobin di bawah normal. Sebanyak 23 orang dipilih sebagai sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di Lakesla Drs. Med. R. Rijadi S., Phys Surabaya, selama bulan April hingga Mei 2023. Prosedur penelitian meliputi pengambilan sampel darah vena dari pasien sebelum dan sesudah terapi oksigen hiperbarik pada hari ke-5 dan ke-10. Kadar hemoglobin diukur dengan menggunakan alat hematology analyzer. Hasil penelitian didapatkan hasil kadar hemoglobin rata-rata pasien Diabetes melitus sebelum terapi hiperbarik adalah 10,3 g/dl, pada hari ke-5 adalah 11 g/dl, dan pada hari ke-10 adalah 10,8 g/dl. Hasil analisa data didapatkan tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari terapi oksigen hiperbarik terhadap kadar hemoglobin pada pasien Diabetes melitus.
PERAN EDUKASI DAN SKRINING KESEHATAN DALAM DETEKSI DINI PADA PENGUNJUNG SOLO GRANDMALL Ismawatie Ismawatie; Yulita Maulani; Yulia Ratna Dewi; Eka Evan Supriyanto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42502

Abstract

Deteksi dini suatu penyakit merupakan langkah penting dalam upaya pencegahan dan pengobatan suatu penyakit. Edukasi kesehatan menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya skrining kesehatan. Penelitian atau pengabdian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas program edukasi skrining kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya deteksi dini suatu penyakit. Metode yang digunakan adalah pre-post test dengan melibatkan partisipan dari berbagai kelompok umur dan berbagai latar belakang. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tingkat pengetahuan peserta mengenai berbagai jenis skrining kesehatan, faktor risiko penyakit, dan manfaat deteksi dini. Selain itu, terdapat peningkatan minat peserta laki- laki maupun Wanita untuk mengikuti program skrining kesehatan secara berkala. Kesimpulannya, program edukasi skrining kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya deteksi dini penyakit. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program skrining kesehatan di awal dan pada akhirnya menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit berbahaya yang tidak menular.
MENINGKATKAN PERAN AKTIF MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN DBD DI BOYOLALI Emma Ismawatie; Yulia Ratna Dewi; Resi Tondho Jimat; Yulita Maulani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.49224

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang menjadi perhatian serius di Indonesia, termasuk di desa jayan, kelurahan senting di Kabupaten Boyolali. Pencegahan dan pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) ini merupakan peran penting Masyarakat. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian DBD di desa jayan, kelurahan senting Kabupaten boyolali. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan, sosialisasi dan pembagian brosur kepada masyarakat dan anggota karang taruna tentang pencegahan dan pengendalian DBD serta ke pasar sekolah dan puskesmas. Hasil menunjukkan bahwa kesadaran dan partisipasi masyarakat, serta anggota karang taruna dalam pencegahan dan pengendalian DBD meningkat. Masyarakat dan karang taruna lebih antusias dan memiliki peran aktif dalam melakukan kegiatan pencegahan dan pengendalian DBD, seperti melakukan Gerakan lima M yaitu, menguras bak air, menutup penampumg udara, mengubur sampah plastik dan kaleng, memanfaatkan barang bekas dan menaburkan obat abate, serta rutin menggunakan sarana obat nyamuk dengan rutin demi mencegah penyebaran penyaklit DBD.
The Role of Age and Sex in Triglyceride and Total Cholesterol Levels among Adults: Implications for Degenerative Disease Risk Yulia Ratna Dewi; Mahjanah Hussein; Yulita Maulani; Muhammad Sony Al-Jufri
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1100

Abstract

Penyakit degeneratif, khususnya penyakit kardiovaskular, merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas yang berkaitan dengan gangguan metabolisme lipid. Faktor demografi seperti usia dan jenis kelamin diduga memengaruhi variasi kadar trigliserida dan kolesterol total. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran usia dan jenis kelamin terhadap kadar trigliserida dan kolesterol total pada populasi dewasa sebagai indikator risiko penyakit degeneratif. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional terhadap 47 subjek dewasa menggunakan data sekunder. Analisis statistik meliputi uji Mann–Whitney, uji t independen, korelasi Spearman dan Pearson, serta regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan kadar trigliserida dan kolesterol total berdasarkan jenis kelamin (p<0,001). Terdapat hubungan positif yang kuat antara usia dengan kadar trigliserida (r=0,833; p<0,001) dan kolesterol total (r=0,844; p<0,001). Analisis regresi menunjukkan usia berpengaruh signifikan terhadap trigliserida, sedangkan usia dan jenis kelamin merupakan prediktor signifikan terhadap kolesterol total. Disimpulkan bahwa usia dan jenis kelamin berperan dalam menentukan variasi profil lipid pada dewasa, sehingga penting dalam deteksi dini risiko penyakit degeneratif.
RELATIONSHIP BETWEEN THE LEVEL OF CIGARETTE SMOKE EXPOSURE AND SERUM TRIGLYCERIDE LEVELS AMONG STUDENTS Muhammad Sony Al-Jufri; Yulia Ratna Dewi; Yulita Maulani
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 3 No. 3 (2026): Vol. 03 No. 3 Edisi Juli 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v3i3.2822

Abstract

Cigarette smoke exposure is a significant health threat that may trigger lipid metabolism disorders, particularly by increasing serum triglyceride levels through nicotine-stimulated production of Very Low-Density Lipoprotein (VLDL). This study aimed to analyze the correlation between cigarette smoke exposure levels and serum triglyceride levels in students to identify cardiovascular risks among the productive age group. This study employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. A total of 83 participants were selected using a purposive sampling technique. Participants' levels of exposure to cigarette smoke were assessed, and their serum triglyceride levels were analyzed using the GPO-PAP enzymatic method. Statistical analysis was performed to determine the significance of the association between smoke exposure levels and serum triglyceride levels. The findings indicate no statistically significant correlation between the level of cigarette smoke exposure and serum triglyceride levels among the study participants (Spearman's rho, p = 0.882). Most participants were classified as having mild cigarette smoke exposure and exhibited serum triglyceride levels within the normal reference range. Furthermore, the relatively homogeneous exposure levels and the young age of the participants may have contributed to the limited variability observed in the study. In conclusion, mild cigarette smoke exposure was not significantly associated with serum triglyceride levels among young adults.
Edukasi dan Pemeriksaan Dini Gaya Hidup Sehat Melalui Pengendalian Gula Darah Yulita Maulani; Emma Ismawatie; Edy Purwanto; Laela Siti Musrikatun
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2025): MEI
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jupengkes.v3i2.1329

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a chronic metabolic condition characterized by elevated blood sugar levels, often attributed to unhealthy lifestyles and insufficient early detection. This activity aimed to enhance public knowledge and facilitate early blood sugar screening at Solo Grand Mall, Surakarta City, as a proactive promotional and preventive measure against the increasing prevalence of DM. The methodology employed in this community service initiative included educational presentations on healthy lifestyles and blood sugar control, alongside free blood sugar tests for interested mall visitors, with support from PT Edsa Setia Abadi. The outreach and screening activities garnered significant enthusiasm from participants, evidenced by the large number of active attendees. This initiative successfully imparted crucial knowledge regarding the importance of healthy living and early DM detection to the community of Solo and its surrounding areas. It is hoped that following this event, the public will apply the acquired knowledge in their daily lives. Furthermore, the sustained continuation of educational programs and regular screenings, supported by various stakeholders, is essential to effectively prevent and control DM.
Community-based education on glucose management in gemolong to prevent diabetes mellitus Yulia Ratna Dewi; Emma Ismawatie; Resi Tondho Jimat; Yulita Maulani; Laela Siti Mustikatun
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.3151

Abstract

This community service program aimed to enhance public awareness regarding the importance of blood glucose level management as an early preventive strategy against diabetes mellitus. A participatory, community-based approach was adopted, commencing with a SWOT analysis to identify local needs and priorities. The program was implemented in Gemolong Village, Sragen Regency, and involved 30 participants aged 45–70 years. The interventions comprised structured health education sessions, free blood glucose screening, and guided health discussions and consultations. The screening results indicated that 16 participants (53%) exhibited elevated blood glucose levels, while 14 participants (47%) were within normal limits. The program significantly improved participants’ understanding of diabetes risk factors and underscored the importance of early detection. In conclusion, community-based service initiatives are effective promotive and preventive measures for addressing non-communicable diseases and may serve as a sustainable cross-sectoral collaborative model to improve overall community health outcomes.
Correlation Between hs-CRP and Erythrocyte Sedimentation Rate in Active Smokers Emma Ismawatie; Yoki Setyaji; Yulita Maulani; Gilang Nugraha; Cony Chori
Indonesian Health Issue Vol. 5 No. 2 (2026): AUGUST
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/inhis.v5i2.172

Abstract

Background: Smoking is a major risk factor for chronic inflammation that plays a crucial role in the development of degenerative diseases, particularly cardiovascular disorders. Inflammatory responses induced by cigarette smoke exposure can be assessed using sensitive inflammatory biomarkers such as high sensitivity C-reactive protein (hs-CRP) as well as nonspecific inflammatory parameters like the erythrocyte sedimentation rate (ESR). Objective: This study aimed to analyze the correlation between hs-CRP levels and ESR values among active smokers at PT. ASA Surabaya. Methods: This study employed an analytical cross-sectional design and was conducted at Parahita Laboratory, Surabaya, from April to May 2022. The study sample consisted of 30 active smokers selected using purposive sampling techniques. Data were collected through laboratory examinations of hs-CRP and ESR from blood samples. Statistical analysis was performed using the Spearman correlation test to evaluate the relationship between the two variables. Results: The findings showed that the majority of respondents had hs-CRP levels greater than 3 mg/dL, indicating a high-risk category (90%), while most respondents had ESR values within the normal range (73.33%). Statistical analysis revealed a p-value of 0.792 (p>0.05), indicating no significant correlation between hs-CRP levels and ESR values among active smokers. Conclusion: Elevated hs-CRP levels in active smokers are not consistently accompanied by increased ESR values, suggesting that hs-CRP is more sensitive in detecting subclinical inflammation than ESR. Therefore, hs-CRP is recommended as a more reliable inflammatory biomarker for active smokers, and further studies with larger sample sizes are needed to confirm these findings