Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Upaya Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Menggunakan E Booklet Bagi Ibu yang Memiliki BALITA Murtiningsih Murtiningsih; Dessi Mardiana; Desty Ayu Pratama Putri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i2.8751

Abstract

Stunting atau kerdil merupakan keadaan gagal tumbuh pada anak yang berumur dibawah lima tahun atau balita disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama saat periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Salah satu pencegahan stunting adalah dengan pemantauan tumbuh kembang anak sebagai deteksi dini stunting. Upaya penurunan stunting dapat dilakukan melalui posyandu. Permasalahannya tidak semua ibu memeriksakan Balita ke posyandu. Warga di wilayah RT 09 RW 03 Cileungsi Jawa Barat yang memiliki anak bawah lima tahun belum pernah mendapatkan edukasi tentang Stunting. Salah satu upaya mencegah stunting adalah melalui edukasi stunting untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah edukasi stunting menggunakan media booklet. Sebelum dan sesudah diberikan edukasi peserta diberikan kuesioner tentang stunting. Hasil penilaian dari kuesioner didaptkan terjadi peningkatan pengetahuan ibu tentang stunting. Kesimpulan dari hasil edukasi bahwa pengetahuan ibu meningkat tentang stunting. Media edukasi e booklet memberi kesempatan ibu untuk membaca kembali informasi tentang stunting.
Inovasi Digital dan Uji Validitas Aplikasi Spiritual Islam dan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Berbasis Android sebagai Upaya Mengurangi Kecemasan Pasien Murtiningsih Murtiningsih; Umar Ruswandi; Maryatul Kiptiyah; Dwi Novitasari; Rani Rohmawati; Selvi Audia Rivai'; Hanif Abdul Latif
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i10.22648

Abstract

ABSTRACT Hospitalized patients often experience anxiety, which can be alleviated through various interventions, including spiritual approaches. This study focuses on developing a digital innovation in the form of an Islamic spiritual application that provides worship guidance for patients during illness and integrates the Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT). The application was developed using the PDCA (Plan, Do, Check, Act) model, and its validity was evaluated through expert review by five information technology specialists and five Sharia experts. Validity testing with Aiken’s V analysis yielded values ranging from 0.80 to 1.00, indicating that all assessment items were considered valid. These results demonstrate that the application has a high level of content validity and can be implemented without major revisions. The Islamic spiritual application shows good usability and is suitable for clinical use as a supportive intervention to reduce patient anxiety. Keywords: Digital Innovation, Islamic Spiritual Applications, SEFT  ABSTRAK Pasien yang dirawat di rumah sakit dapat mengalami kecemasan. Upaya untuk mengurangi kecemasan pasien dapat dilakukan dengan berbagai metode, pendekatan spiritual merupakan salah satu metode yang dapat dilakukan untuk mengurangi kecemasan pasien. Pengembangan inovasi digital aplikasi spiritual islam berisi tentang panduan ibadah pasien ketika sakit dan mengintegrasikan Teknik SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique). Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan inovasi digital aplikasi spiritual islam dan uji validitas aplikasi spiritual Islam. Pengembangan Inovasi digital Aplikasi Spiritual Islam menggunakan metode PDCA (Plan, Do, Check, Action). Uji validitas aplikasi spiritual Islam dilakukan dengan pendekatan expert review oleh 5 orang pakar teknologi informasi dan 5 orang pakar syariah. Hasil Uji validitas menggunakan analisis Aiken’s V didapatkan semua item penilaian berada antara 0,80-1.00 artinya seluruh butir dinilai valid oleh pakar teknologi informasi dan pakar syariah. Aplikasi memiliki Tingkat validitas isi yang tinggi, sehingga dapat digunakan tanpa revisi mayor. Aplikasi spiritual Islam memiliki usability yang baik dan layak digunakan pada implementasi klinis sebagai Upaya mengurangi kecemasan pasien. Kata Kunci: Inovasi Digital, Aplikasi Spiritual Islam, SEFT
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK PRODUKSI CAMILAN SEHAT DAN HALAL BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Murtiningsih Murtiningsih; Muhammad Novianto Bayu Saputro; Elia Yuswita; Annisa Kamil; Suyono Suyono; Runita Ayu; Indah Kurniawati; Nadirahilah Nadirahilah; Maudy Nabila Utami; Nur Fadiah; Sri Mustari; Siva Ramadhana; Regita Eka Pratiwi; Ayunda Nurlita; Rizka Sheema Nabila; Arjuna Nurmansyah Wijaya; Satria Sandi Yudha; Dini Aliviyya Hunaify; Arzyka Restiandita
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39067

Abstract

Autisme adalah kondisi yang memerlukan perhatian khusus, termasuk dalam aspek pemenuhan gizi. Banyak penelitian menunjukkan bahwa anak dengan autisme dapat mengalami peningkatan kualitas hidup melalui diet khusus, salah satunya dengan menghindari makanan yang mengandung gluten dan kasein. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat  ini yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua untuk membuat cookies bebas gluten dan kasein sebagai alternatif pangan yang aman, sehat, dan halal serta dapat dinikmati anak-anak berkebutuhan khusus. Metode pelaksanaan yaitu pelatihan pembuatan cookies yang sehat dan halal bagi anak berkebutuhan khusus. Pelatihan diawali dengan ceramah tentang tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus, pangan anak berkebutuhan khusus dan sertifikasi halal. Hasil uji coba resep dari 3 varian yang diuji coba terpilih 1 resep yang dipraktekkan pada saat pelatihan yaitu resep nomor 2. Hasil dari pelatihan semua kelompok telah berhasil membuat camilan sehat dan halal. Hasil pretest nilai rata-rata yaitu 78,5 dan rata-rata posttest 90,56. Mayoritas peserta merasakan pelatihan sangat bermanfaat (72,2%) dan merasa sangat puas (667%). Hasil dari pelatihan ini diharapkan orang tua dapat membuat camilan sehat dan halal sebagai alternatif pangan bagi anak berkebutuhan khusus.
EDUKASI PIJAT LAKTASI, PIJAT OKSITOSIN DAN TEKNIK MENYUSUI DENGAN MEDIA VIDEO DAN LEAFLET PADA IBU POST PARTUM DI RSUD BAKTI PAJAJARAN CIBINONG Murtiningsih Murtiningsih; Adriansyah Adriansyah; Alya Febriyanti Sukmana; Detia Tiofani; Fanny Amalia; Putra Reza Silalebit; Lenny Lenny; Farida Ariyani; Maryatul Kiptiyah; Yanti Yanti; Risma Risma; Sella Sella; Fakhri Ahnaf D
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.52815

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi terbaik bagi bayi. Organisasi Kesehatan dunia dan pemerintah merekomendasikan menyusui ekslusif pada bayi sejak lahir sampai usia 6 bulan pertama, dilanjutkan dengan menyusui disertai pemberian makanan pendamping ASI. Permasalahan yang timbul pada ibu postpartum yang tidak menyusui bayinya pada saat lahir diantaranya ibu kurang memahami dan kurang keterampilan saat menyusui bayinya. Pada Analisa situasi di Ruang Anggrek RSUD Bakti Pajajaran dari 6 orang ibu postpartum mengatakan belum memahami manajemen laktasi dan belum pertnah mendapatkan edukasi tentang manajemen laktasi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada pasien postpartum untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dan keluarga melakukan manajemen laktasi sebagai upaya mencapai keberhasilan menyusui bayi. Metode pelaksanaan yaitu Edukasi menggunakan media video youtube pijat laktasi, pijat oksitosin , teknik menyusui serta menggunakan leaflet yang dibagikan ke peserta. Edukasi diawali dengan ceramah dan tanya jawab, menonton video dilanjutkan dengan demonstrasi pijat laktasi, pijat oksitosin dan Teknik menyusui yang baik dan benar. Hasil dari pelatihan peserta aktif dalam diskusi dan tanya jawab, peserta juga dapat mengulang Kembali materi edukasi yang telah diberikan. Keluarga pasien ada yang melakukan demonstrasi ulang pijat laktasi, pijat oksitosin dan juga Teknik menyusui yang baik dan benar. Hasil dari Edukasi diharapkan dapat meningkatkan keberhasilan menyusui sehingga dapat mencegah stunting dan ibu siap menjadi orang tua dan merawat bayi dari aspek fisik, emosional maupun spiritual.