Solahudin
Sekolah Tinggi Agama Islam Pelabuhan Ratu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Guru Al-Qur’an Hadits Dalam Meningkatkan Kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an Di MTS Gandasoli Desa Gandasoli Kecamatan Cikakak Kabupaten Sukabumi Siti Patimah; Acip; Solahudin
Murid : Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam Vol 1 No 2 (2023): Murid : Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/murid.12272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas guru Al-Qur’an Hadits dalam meningkatkan baca tulis Al-Qur’an di MTs Gandasoli karena penulis menemukan permasalahan yang tampak dikalangan peserta didik yaitu kurangnya kemampuan peserta didik dalam membaca Al-Qur’an yang sesuai dengan kaidah-kaidah hukum tajwid yang baik dan benar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, yang mengambil lokasi di MTs Gandasoli Desa Gandasoli Kecamatan Cikakak. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi, metode dokumentasi, dan metode wawancara. Berdasarkan penelitian yang dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi bahwa efektivitas guru Al-Qur’an Hadits dalam meningkatkan baca tulis Al-Qur’an ada tiga yaitu 1. pencapaian tujuan guru meliputi a) meningkatkan kelancaran dan kecepatan bacaan Al-Qur’an b) meningkatkan kemampuan menulis Al-Qur’an dengan baik dan benar c) meningkatkan kesadaran tentang penting nya membaca Al_Qur’an 2. Integrasi guru meliputi a) memberikan pengajaran yang terstruktur b) mengajarkan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar c) melakukan latihan dan evaluasi 3. Adaptasi guru meliputi a) menyesuaikan kecepatan siswa b) membuat suasana belajar yang nyaman.
Analisis Hukum Pernikahan Menggunakan Wali Hakim Persfektif Hukum Islam Dan Kompilasi Hukum Islam Solahudin
As-Sakinah : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 1 No 1 (2023): As-Sakinah : Jurnal Hukum Keluarga Islam
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/sakinah11133

Abstract

Wali hakim ialah wali nikah yang ditunjuk oleh Menteri Agama atau pejabat yang ditunjuk olehnya, yang diberi hak dan wewenang untuk bertindak sebagai wali nikah. Wali hakim baru dapat bertindak sebagai wali nikah apabila wali nasab tidak ada, tidak mungkin menghadirkannya, tidak diketahui tempat tinggalnya atau gaib, adhal atau enggan. Khusus untuk wali adhal atau enggan maka wali hakim baru dapat bertindak sebagai wali nikah setelah ada putusan Pengadilan Agama. Peraturan Menteri Agama No. 30 tahun 2005 tentang wali hakim dalam pasal 3 ayat (1) dan ayat (2) menjelaskan ‚Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan (KUA) dalam wilayah kecamatan yang bersangkutan di tunjuk menjadi wali hakim untuk menikahkan mempelai wanita sebagaimana di maksud dalam pasal 2 ayat (1) peraturan ini‛. Dan ‚Apabila Kepala KUA Kecamatan sebagaimana di maksud pada ayat (1) berhalangan atau tidak ada, maka Kepala Seksi yang membidangi tugas Urusan Agama Islam atas nama Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten/ Kota di beri kuasa untuk atas nama Menteri Agama menunjuk salah satu penghulu pada kecamatan tersebut atau terdekat untuk sementara menjadi wali hakim dalam wilayahnya. Sifat penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini, teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa mengenai wali hakim yaitu wali penganti dari wali nasab, sedangkan mengenai syarat-syarat menikah dengan wali hakim yaitu apabila wali nasabnya sudah habis, tidak diketahui tempat tinggalnya dan enggan menikahkan .Kesimpulan terhadap pernikahan dengan wali hakim yaitu bahwa seharussnya wali hakim didapatkan dari proses putusan Pengadilan Agama.