Nurjannah Nurjannah
Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Jakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Kegiatan Book-Sharing dalam Meningkatkan Pemahaman Cerita dan Minat Baca Anak usia 4-5 Tahun Vika Ramadhiana; Nurbiana Dhieni; Nurjannah Nurjannah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1535

Abstract

Kemampuan untuk memahami cerita dan minat baca yang anak miliki merupakan dua aspek penting dalam perkembangan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kegiatan book-sharing dalam meningkatkan pemahaman cerita dan minat baca pada anak usia 4-5 tahun di dua Lembaga TK Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta data yang dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara dengan guru dan dokumentasi selama aktivitas kegiatan book-sharing di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan book-sharing dilakukan secara rutin dengan metode interaktif yang melibatkan ekspresi vokal, penggunaan gambar, serta pertanyaan terbuka untuk merangsang pemahaman cerita. Anak menunjukkan peningkatan dalam memahami alur, karakter, serta pesan moral dalam cerita. Selain itu, terdapat perubahan positif pada sikap anak terhadap buku, ditandai dengan meningkatnya ketertarikan anak untuk memilih buku secara mandiri dan keinginan untuk mendengar cerita lebih lanjut. Faktor pendukung dalam pelaksanaan kegiatan ini meliputi ketersediaan buku bergambar yang sesuai usia, peran aktif guru dalam membimbing interaksi, serta suasana kelas yang kondusif. Penelitian ini merekomendasikan penerapan book-sharing sebagai bagian dari strategi literasi awal yang menyenangkan dan bermakna dalam pendidikan anak usia dini.
Berpikir Komputasi Anak Prasekolah : Tinjauan Sistematis Nurul Qorini; Sofia Hartati; Nurjannah Nurjannah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1537

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan tinjauan sistematis terkait berpikir komputasional anak usia dini berdasarkan penelitian empiris yang terbit di Scopus. Desain penelitian menggunakan metode tinjauan sistematis dengan 122 publikasi dari tahun 2015–2025 menggunakan istilah “berpikir komputasi anak prasekolah” pada judul, abstrak, dan kata kunci. Evaluasi dimulai 7 Juni 2025, dan data dianalisis menggunakan Scopus AI dan SciSpace. Temuan menunjukkan bahwa materi geometri relevan untuk memahami konsep Computational Thinking (CT). Keterampilan berpikir komputasional lebih tinggi pada anak laki-laki dibanding perempuan. Penelitian terkait pemrograman dan perkembangan kognitif anak prasekolah masih minim. Scratch Jr terbukti efektif meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Kecerdasan emosional berperan penting dalam efektivitas belajar CT. Media papan meningkatkan minat terhadap ilmu komputer. Strategi guru yang mengaitkan CT dengan matematika dan sains meningkatkan motivasi dan kerja sama anak. Keterbatasan terletak pada penggunaan tunggal basis data Scopus. Implikasi praktis melibatkan guru, dosen, dan pemangku kebijakan untuk pengembangan CT secara berkelanjutan. Implikasi sosial memberikan wawasan penerapan keterampilan CT pada anak usia dini. Nilai orisinalitas terletak pada kelangkaan kajian mendalam mengenai CT pada anak prasekolah dalam literatur akademik.
Strategi Mengembangkan Kemampuan Naturalis Anak Usia Dini: Tinjauan Sistematis Literatur Sri Susanti; Sri Wulan; Nurjannah Nurjannah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1577

Abstract

Kecerdasan Naturalis merupakan kemampuan anak untuk berinteraksi dengan lingkungan. Anak yang memiliki kemampuan naturalis yang tinggi biasanya lebih mengenal lingkungannya dan menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan. Pendidik perlu menyusun strategi pembelajaran untuk mengasah kemampuan naturalis anak usia dini. Strategi dapat dilakukan melalui berbagai metode sesuai dengan tingkat kemampuan anak. Tujuan penelitian ini adalah memberikan pengetahuan mengenai cara untuk melatih keterampilan naturalis pada anak usia dini yang dapat dilakukan di sekolah. Faktanya di lapangan menunjukkan kemampuan naturalis anak usia dini kurang mendapat perhatian, sehingga upaya meningkatkan kemampuan naturalis anak usia dini dilakukan dengan cara-cara yang kurang tepat. Studi ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 20 artikel ilmiah yang diperoleh melalui pencarian dengan aplikasi Publish or Perish dan Google Scholar pada rentang tahun 2015–2025. Teknik analisis data yang digunakan dalam artikel ini adalah analisis tematik kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidik dapat menerapkan berbagai macam metode pembelajaran seperti mengenalkan lingkungan secara langsung terhadap anak, bermain di luar kelas, menggunakan media berbasis alam. Implikasi dari penelitian ini adalah guru dapat membuat ragam main yang yang inovatif serta dapat menjadi rujukan untuk penelitian tentang meningkatkan kemampuan naturalis anak usia dini.
Pembelajaran Berbasis Komputer pada Anak Usia Dini: Menjembatani Tuntutan Institusi dan Motif Belajar Anak Lutfitra Rahmilla Rizqika; Ade Dwi Utami; Nurjannah Nurjannah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1640

Abstract

Penelitian ini berangkat dari perhatian terhadap bagaimana praktik pembelajaran berbasis komputer di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tidak sekadar mencerminkan tuntutan institusional, tetapi juga membuka ruang bagi terbentuknya motif belajar anak yang muncul secara afektif dan kontekstual. Dengan memanfaatkan pendekatan kualitatif, studi ini mengeksplorasi peran guru dalam menjembatani kebijakan institusi dengan dinamika belajar anak melalui integrasi teknologi. Observasi kelas, wawancara guru, dan dokumentasi aktivitas digital dianalisis secara mendalam untuk memetakan hubungan antara kebijakan, praktik pedagogis, dan keterlibatan anak dalam ruang digital. Temuan menunjukkan bahwa pengalaman anak dalam pembelajaran komputer tidak dapat dilepaskan dari bagaimana guru merancang situasi belajar yang memungkinkan terjadinya interaksi sosial yang bermakna. Anak-anak merespons secara aktif terhadap media digital yang ditampilkan secara multimodal dan interaktif, yang pada gilirannya membentuk pola keterlibatan dan motif belajar yang terhubung secara sosial dan kultural. Dengan demikian, pembelajaran berbasis komputer dalam konteks PAUD dapat dipahami sebagai ruang kolektif yang dimediasi oleh relasi afektif, imajinasi, dan agensi anak.