Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penanggulangan Gejala Stres Pasca Melahirkan Melalui Desain Arsitektural Untuk Komunitas Ibu Hebat Jabodetabek Anggana Fitri Satwikasari; Yeptadian Sari; Nur Romdhona; Karlina Rohadatul Aisy
Jurnal Abdi Masyarakat (JAM) Vol 9, No 1 (2023): JAM (Jurnal Abdi Masyarakat)-September 2023
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jam.v9i1.18775

Abstract

Post-partum Depression atau PPD adalah depresi yang terjadi setelah melahirkan disebabkan oleh ketidakseimbangan zat kimia di otak dan dialami oleh 10% ibu yang melahirkan. Ibu pasca melahirkan dapat mengalami stres dikarenakan beberapa penyebab, salah satunya adalah kualitas tempat tinggal yang kurang nyaman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan bagi para ibu yang sedang hamil maupun baru saja melahirkan mengenai upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi stres dan meningkatkan mood mereka. Upaya-upaya ini difokuskan pada penyuluhan dan konsultasi ide-ide penataan ulang ruang dalam dan ruang luar hunian yang sekiranya dapat dilakukan oleh masing-masing ibu. Dari sekitar 15-25 anggota Komunitas Ibu Hebat yang berlokasi di Perumahan Bumi Cimanggis Indah 2 Kota Depok, sebagian besar mengeluhkan beberapa permasalahan di hunian mereka seperti buruknya kualitas pencahayaan dan penghawaan alami, keberadaan vegetasi/penghijauan yang kurang, dan sulitnya aksesibilitas ruang tidur ke fasilitas lain di dalam rumah seperti kamar mandi dan dapur. Tim pengabdian kepada masyarakat kemudian mengusulkan 2 opsi perubahan tata ruang dalam dan luar yang dapat diupayakan para ibu dengan harapan jika hunian mereka lebih sesuai dengan kebutuhan kenyamanan para ibu, maka kualitas kebahagiaan keluarga mereka juga dapat meningkat.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku cuci tangan pakai sabun di Sekolah Dasar Islam Darul Muttaqien tahun 2025 Lilian Bunga Andinie; Noor Latifah; Luqman Effendi; Nur Romdhona
FLORONA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Florona: Jurnal Ilmiah Kesehatan (In Press)
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/florona.v5i1.1589

Abstract

Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) esensial untuk mencegah penyakit menular seperti diare dan ISPA. Meskipun efektif, penerapannya masih rendah, termasuk di Indonesia. Studi pendahuluan di SDI Darul Muttaqien menunjukkan perilaku CTPS siswa belum konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan penerapan CTPS pada siswa kelas 4, 5, dan 6 SDI Darul Muttaqien tahun 2025. Penelitian kuantitatif cross-sectional ini dilakukan di SDI Darul Muttaqien pada Maret-April 2025, melibatkan 103 siswa kelas 4, 5, dan 6 sebagai populasi dan sampel (total sampling). Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan maupun peran guru dengan perilaku CTPS. Sebaliknya, terdapat hubungan yang signifikan antara sikap serta ketersediaan fasilitas cuci tangan dengan perilaku CTPS. Sikap dan ketersediaan fasilitas cuci tangan berpengaruh signifikan terhadap perilaku CTPS siswa, sementara pengetahuan dan peran guru tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Upaya peningkatan fasilitas dan pembentukan sikap positif perlu dilakukan untuk meningkatkan perilaku CTPS siswa.