Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Tata Kelola Pemerintahan Desa dalam Implementasi Pelayanan Publik Berbasis Digital Ita Rosita Wahyiah
JURNAL ILMIAH ILMU ADMINISTRASI Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM SYEKH YUSUF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jiia.v15i1.8513

Abstract

Implementasi pelayanan publik berbasis digital di tingkat desa merupakan bagian dari upaya modernisasi tata kelola pemerintahan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan berbagai permasalahan, seperti keterbatasan sumber daya manusia aparatur desa, rendahnya literasi digital masyarakat, serta belum optimalnya infrastruktur dan integrasi sistem pelayanan digital. Permasalahan tersebut berdampak pada belum maksimalnya pemanfaatan teknologi digital dalam penyelenggaraan pelayanan publik desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola pemerintahan desa dalam implementasi pelayanan publik berbasis digital, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap perangkat desa dan masyarakat sebagai pengguna layanan. Data yang diperoleh dianalisis melalui teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pelayanan publik berbasis digital di tingkat desa telah memberikan dampak positif terhadap efektivitas, transparansi, dan kecepatan pelayanan. Namun demikian, keberhasilan penerapan digitalisasi pelayanan publik sangat bergantung pada kapasitas aparatur desa, dukungan kebijakan, serta partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan infrastruktur teknologi informasi, serta pendampingan berkelanjutan guna mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang adaptif dan berkelanjutan.
Pendampingan Kreatifitas  Siswa SDN Kemang dalam Pembuatan  Ecoprint  pada Totebag Ita Rosita Wahyiah; Diva Anggun Audia; Angel Sheripova; Vidya; Nuriyan; Ayulia Fatonah
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/1t1r8563

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan teknik ecoprint kepada siswa SDN Kemang sebagai salah satu bentuk edukasi kreatif sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Ecoprint adalah teknik mencetak pola alami dari daun dan bunga pada kain dengan memanfaatkan pewarna alami, yang tidak hanya menghasilkan karya seni unik tetapi juga ramah lingkungan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pemberian materi pengenalan ecoprint, demonstrasi langkah-langkah pembuatannya, dan pendampingan praktik langsung oleh siswa. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, yang terlihat dari keterlibatan aktif mereka dalam setiap tahap proses, mulai dari pemilihan bahan alam hingga hasil akhir kain bermotif.
Sosialisasi Pencegahan Bullying pada Kalangan Remaja SMP Nurul Falah Bojong Pandan Kabupaten Serang Ita Rosita Wahyiah; Wira Pratama; Nurhafiz Hidayat; Ossy Afina; Yulanda Puspita Reni; Nuriyan
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ft8m1502

Abstract

Isu  perundungan  di  sekolah  telah  menjadi  masalah  serius  di  berbagai  negara,  termasuk  Indonesia. Beberapa kasus  terkenal yang melibatkan  remaja di beberapa daerah di  Indonesia  telah menimbulkan dampak yang buruk bagi korban, seperti trauma psikologis, penurunan prestasi akademik, dan bahkan mengancam  kesejahteraan  mental  dan  fisik  mereka. Untuk  mengatasi  masalah  ini,  diperlukan  upaya preventif,  reparatif,  dan  punitif  dari  para  orang  tua,  guru,  dan  masyarakat  secara menyeluruh. Kolaborasi  antara  semua  pihak  ini  penting  untuk  menciptakan  lingkungan belajar yang  aman  dan mendukung  di  sekolah. Kegiatan  sosialisasi  perilaku  perundungan  di  kalangan  remaja  dan  guru  di smp Nurul Falah Bojong Pandan adalah  salah  satu  upaya  yang  bertujuan  untuk  memberikan  edukasi  kepada remaja Indonesia tentang dampak yang ditimbulkan oleh perilaku perundungan serta pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi angka kasus perundungan. Dengan edukasi yang tepat, diharapkan para  remaja  akan  lebih  peka  terhadap  dampak  negatif  dari  perundungan  dan  berperan  aktif  dalam mencegahnya. Seluruh  komunitas  sekolah,  termasuk  orang  tua,  guru,  dan  siswa,  harus  bekerja  sama untuk  menciptakan  lingkungan  yang  aman  dan  mendukung  di  mana  perundungan  tidak  memiliki tempat.  Dengan  upaya  bersama  ini,  kita  dapat  mengurangi  dampak  negatif  perundungan  di  kalangan remaja Indonesia. 
Tata Kelola Pemerintahan Dalam Implementasi Kebijakan Ekonomi Hijau Untuk Mewujudkan Kemandirian Masyarakat Pesisir Karangantu Kabupaten Serang Ita Rosita Wahyiah; Diah Ayu Pratiwi; Eli Apud Saepudin
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): Juli-September, Isu dan Tantangan Kontemporer dalam Pendidikan, Ilmu Sosial, da
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/9c47me63

Abstract

Developing a green economy in coastal areas requires governance capable of integrating environmental sustainability with enhanced community economic self-reliance. This study aims to analyze the governance of green economy development—leveraging fishery potential—to foster the self-reliance of the coastal community in Karangantu. A qualitative approach utilizing a case study method was employed. Data were gathered through in-depth interviews with ten informants—comprising local government officials, coastal community members, fishery business operators, and relevant stakeholders—and supplemented by observation and documentation. Data analysis involved reduction, presentation, and conclusion drawing. The results indicate that while the governance of green economy development in Karangantu is supported by government roles in facilitation, guidance, and service access, implementation remains not fully integrated. Key findings reveal that inter-actor collaboration lacks consistency and that limited community capacity remains a constraint on increasing the value-added of fishery products. Conversely, developing businesses based on local potential and improving market access present strategic opportunities to strengthen community economic self-reliance. The study contributes an integrative governance model linking government roles, inter-actor collaboration, the green economy, and coastal community capacity building.
Analisis Efektivitas Platform SIAPKerja Dalam Transformasi Pelayanan Pembuatan Kartu Kuning (AK 1) dan Informasi Lowongan Kerja di Dinas Tenaga Kerja Kota Cilegon Hilyah Maulidah; Gatot Hartoko; Ita Rosita Wahyiah
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): Juli-September, Isu dan Tantangan Kontemporer dalam Pendidikan, Ilmu Sosial, da
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/v99rk304

Abstract

Unemployment poses a significant challenge to the labor sector in Indonesia, including in Cilegon City. To enhance employment services, the Cilegon City Manpower Office has implemented the SIAPKerja Platform as a digital innovation for "Yellow Card" (AK-1) registration and the provision of job vacancy information. This research aims to analyze the effectiveness of the SIAPKerja Platform in transforming Yellow Card (AK-1) services and job vacancy information provision, identify implementation obstacles, and examine efforts to overcome them. The study employs a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model, which encompasses data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through source and technique triangulation. The research results indicate that the SIAPKerja Platform has improved service accessibility, speed, and efficiency, as well as staff adaptability and skills. The findings also show that service digitalization via SIAPKerja has reduced job seekers' reliance on face-to-face services; however, its utilization is not yet optimal due to limited access and digital literacy among some members of the public. Consequently, strengthening infrastructure, conducting broader outreach, and improving public digital literacy remain necessary. Overall, the platform contributes positively to the transformation of employment services in Cilegon City and supports the provision of inclusive, responsive, and sustainable employment services for residents.
Pendampingan Pengajuan Nomor Induk Berusaha (NIB) dalam Upaya Peningkatan Legalitas UMKM di Desa Singamerta: Pengabdian Athiya Salma; Ita Rosita Wahyiah; Siti Aida Nurmala; Anggun; Daimler Oscar Gidion Napitupulu; Abien Adzani Gustian; Vienita Reva
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7687

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk melakukan pendampingan pengajuan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di Desa Singamerta Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang sebagai upaya dalam peningkatan legalitas usaha. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah masih banyak pelaku UMKM yang menjalankan usaha tanpa memiliki legalitas yang memadai serta keterbatasan literasi digital dalam proses perizinan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendampingan langsung secara langsung dengan pendekatan partisipatif yang meliputi tahap identifikasi, sosialisasi, hingga pendampingan teknis pengajuan melalui sistem Online Single Submission (OSS) dan sistem sertifikasi halal. Kegiatan dilaksanakan di Kota Batu dengan sasaran pelaku UMKM sektor produk konsumsi dan juga UMKM kerajinan tangan home industri. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra mengenai pentingnya legalitas usaha. Capaian utama kegiatan ini adalah berhasil diterbitkannya NIB melalui sistem OSS bagi mitra. Simpulan dari kegiatan ini adalah pendampingan sistematis mampu menjembatani kesenjangan informasi dan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam aspek legalitas usaha.