Laurensia Yunita
Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Sari Mulia

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Hubungan Kekurangan Enegi Kronis Pada Ibu Hamil Dengan Kejadian Stunting Di UPT Puskesmas Mataraman Norlena Norlena; Laurensia Yunita; Istiqamah Istiqamah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5473

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) adalah suatu keaadan malnutrisi yang berlangsung menahun. Ketika ibu hamil mengalami kekurangan gizi, maka janin yang ada di dalam kandungan akan terhambat pertumbuhan dan perkembangannya. Pertumbuhan dan perkembangan janin yang terhambat akan beresiko janin bayi lahir dengan berat badan kurang. Berat badan lahir bayi yang kurang merupakan salah satu faktor resiko terjadinya stunting pada balita. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Observasional Analitik dengan rancangan case control. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 60 orang yang terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok kasus dan kelompok kontrol. Kelompok kasus dalam penelitian ini adalah balita stunting usia 24 -59 bulan dan kelompok kontrol adalah balita usia 24-59 bulan yang tidak mengalami stunting. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden tidak mengalami KEK, yaitu sebanyak 32 orang (53,3%). Responden yang mengalami stunting dan tidak mengalami stunting memiliki jumlah yang sama, yaitu masing-masing sebanyak 30 orang (50%). Hasil uji statistik menggunakan uji chi square menunjukkan ada hubungan antara kekurangan energi kronis pada ibu hamil dengan kejadian stunting di UPT Puskesmas Mataraman. Kekurangan energi kronis pada ibu hamil berhubungan dengan kejadian stunting
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Muara Teweh Kabupaten Barito Utara Siti Mardiyah; Laurensia Yunita; Noval; Desilestia Dwi Salmarini
Health Research Journal of Indonesia Vol 2 No 2 (2023): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v2i2.318

Abstract

Latar Belakang: Bayi di nyatakan BBLR jika mempunyai berat kurang dari 2500 gram ketika lahir, tanpa memperdulikan usia kehamilan 37-42 minggu. Berat badan lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu penyumbang terbesar angka kematian bayi (AKB). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa yang mempengaruhi terjadinya BBLR di RSUD Muara Teweh Kabupaten Barito Utara Tahun 2022. Metode: Jenis penelitian retrospektif dengan desain penelitian case control,dengan teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling dengan sampel minimal yg di teliti sebanyak 30 orang secara acak yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu 15 sampel kelompok kasus yaitu BBLR dan 15 sampel kelompok kontrol yaitu bayi lahir berat normal. Hasil: Dari 30 ibu bersalin yang umurnya berisiko <20 tahun dan >35 tahun sebanyak 7 orang (23,3%), usia kehamilan yang berisiko <37 minggu sebanyak 8 orang (26,7%),memiliki komplikasi kehamilan yang berisiko sebanyak 12 orang (40%), kehamilan gamelli sebanyak 3 orang (10%). Hasil uji analisis untuk hubungan faktor umur ibu menunjukkan nilai ρ value sebesar 0,006 (< 0,05), usia kehamilan nilai ρ value 0,002 (< 0,05), komplikasi kehamilan nilai ρ value 0,000 (< 0,05),kehamilan gamelli nilai ρ value 0,224 (> 0,05). Kesimpulan: Dari empat variabel penelitian yang dilakukan menunjukkan ada tiga variabel yang berhubungan yaitu umur ibu, usia kehamilan, komplikasi kehamilan dan satu variabel yang tidak berhubungan yaitu kehamilan gamelli dengan kejadian Berat badan lahir rendah (BBLR) di RSUD Muara Teweh Kabupaten Barito Utara Tahun 2022.
Pengaruh Pemberian Edukasi Menggunakan Video Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Anemia Di Madrasah Aliyah Swasta Normal Islam Puteri Rakha Amuntai Zuleha; Lisda Handayani; Laurensia Yunita; Elvine Ivana Kabuhung
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 4 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i4.651

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan masalah kesehatan global yang sering ditemui pada remaja putri, terutama di negara berkembang. Pengetahuan tentang anemia sangat penting untuk pencegahan dan pengelolaannya. Madrasah Aliyah Swasta Normal Islam Puteri Rakha Amuntai merupakan salah satu institusi pendidikan yang menjadi sasaran intervensi untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai anemia. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pemberian edukasi menggunakan video terhadap peningkatan pengetahuan tentang anemia di Madrasah Aliyah Swasta Normal Islam Puteri Rakha Amuntai. Metode: Jenis penelitan yang dilakukan adalah penelitian Pre-experimental dengan rancangan one group pretest – posttest design. Sampel berjumlah 30 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner untuk mengukur pengetahuan dan lembar checklist untuk mengidentifikasi responden yang sudah mendapatkan edukasi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pemberian edukasi menggunakan video, mayoritas pengetahuan peserta berada pada kategori cukup. Setelah intervensi edukasi, mayoritas pengetahuan peserta meningkat menjadi kategori baik. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000, yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan dalam pengetahuan peserta sebelum dan setelah diberikan edukasi. Simpulan: pemberian edukasi menggunakan video terbukti berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia di Madrasah Aliyah Swasta Normal Islam Puteri Rakha Amuntai.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Preeklampsi pada Ibu Bersalin di RSUD Kuala Kurun Tahun 2022 Annisa Anggraini; Laurensia Yunita; Ika Mardiatul Ulfa; Istiqamah
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i2.1018

Abstract

Pendahuluan: Angka Kematian Ibu di Indonesia mengalami peningkatan, hingga pada data tahun 2022 Kementerian Kesehatan RI mencatat angka kematian ibu pada tahun 2022 berkisar 183 per 100 ribu kelahiran. Salah satu penyebabnya adalah kejadian preeklampsi yang merupakan komplikasi persalinan. Di RSUD Kuala Kurun didapatkan data bahwa kejadian preeklampsi merupakan komplikasi yang paling sering terjadi jika dibandingkan dengan jenis komplikasi lainnya dalam 3 tahun terakhir. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi preeklampsi pada ibu bersalin di RSUD Kuala Kurun tahun 2022. Metode: Jenis penelitian ini adalah Observasional Analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah ibu bersalin di RSUD Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2022 yang mengalami komplikasi berupa preeklampsi sejumlah 57 orang. Data penelitian berupa data sekunder yang tercatat dalam rekam medik dan register ibu bersalin di RSUD Kuala Kurun kemudian dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil: Sebanyak 49 orang (86%) kejadian preeklampsi di RSUD Kuala Kurun tahun 2022 adalah preeklampsi berat, 49 orang (86%) paritas ibu yang berisiko, 46 orang (80,7%) usia ibu yang tidak berisiko. Terdapat pengaruh paritas ibu (0,001), usia ibu (0,037) dan riwayat hipertensi (0,001) dengan preeklampsi pada ibu bersalin di RSUD Kuala Kurun tahun 2022. Simpulan: Faktor-faktor yang mempengaruhi preeklampsi pada ibu bersalin di RSUD Kuala Kurun tahun 2022 adalah paritas, usia dan riwayat hipertensi.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kunjungan K4 di Puskesmas Tumbang Miri Irnayanti; Fitri Yuliana; Noval; Laurensia Yunita
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i2.1019

Abstract

Pendahuluan: Ibu hamil yang tidak periksa dengan teratur akan terjadi komplikasi lanjut yang bisa mengakibatkan kematian ibu serta bayi. Angka capaian kunjungan kehamilan (K4) di Puskesmas Tumbang Miri dalam 3 tahun terakhir menunjukkan angka yang fluktuatif. Pada tahun 2022 terjadi penurunan dari tahun sebelumnya, yaitu 54,4%. Angka capaian ini masih jauh dari angka yang ditargetkan, yaitu 85% kunjungan kehamilan (K4). Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan K4 di Puskesmas Tumbang Miri. Metode: Jenis penelitian ini adalah Observasional Analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah ibu hamil trimester III yang tercatat di Puskesmas Tumbang Miri hingga Bulan Mei 2023, sejumlah 30 orang. Data penelitian dikumpulkan menggunakan kuesioner kemudian dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil: Mayoritas responden memiliki pengetahuan yang kurang sebanyak 13 orang (43,3%), tidak mendapat dukungan dari suami dalam melakukan kunjungan kehamilan sebanyak 22 orang (73,3%), memiliki jarak rumah yang jauh menuju pelayanan kesehatan yaitu sebanyak 24 orang (80%) dan tidak teratur dalam melakukan kunjungan kehamilan yaitu sebanyak 19 orang (63,3%). Terdapat pengaruh pengetahuan (0,001), dukungan suami (0,028) dan jarak rumah ke pelayanan kesehatan (0,016) terhadap kunjungan K4 di Puskesmas Tumbang Miri. Simpulan: Faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan K4 di Puskesmas Tumbang Miri adalah pengetahuan, dukungan suami dan jarak rumah ke pelayanan kesehatan.
Hubungan Kekurangan Enegi Kronis Pada Ibu Hamil Dengan Kejadian Stunting Di UPT Puskesmas Mataraman Norlena Norlena; Laurensia Yunita; Istiqamah Istiqamah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5473

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) adalah suatu keaadan malnutrisi yang berlangsung menahun. Ketika ibu hamil mengalami kekurangan gizi, maka janin yang ada di dalam kandungan akan terhambat pertumbuhan dan perkembangannya. Pertumbuhan dan perkembangan janin yang terhambat akan beresiko janin bayi lahir dengan berat badan kurang. Berat badan lahir bayi yang kurang merupakan salah satu faktor resiko terjadinya stunting pada balita. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Observasional Analitik dengan rancangan case control. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 60 orang yang terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok kasus dan kelompok kontrol. Kelompok kasus dalam penelitian ini adalah balita stunting usia 24 -59 bulan dan kelompok kontrol adalah balita usia 24-59 bulan yang tidak mengalami stunting. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden tidak mengalami KEK, yaitu sebanyak 32 orang (53,3%). Responden yang mengalami stunting dan tidak mengalami stunting memiliki jumlah yang sama, yaitu masing-masing sebanyak 30 orang (50%). Hasil uji statistik menggunakan uji chi square menunjukkan ada hubungan antara kekurangan energi kronis pada ibu hamil dengan kejadian stunting di UPT Puskesmas Mataraman. Kekurangan energi kronis pada ibu hamil berhubungan dengan kejadian stunting