Pipin Tresna
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi wisata edukasi Ciletuh Unesco Global Geopark melalui produk hanjeli E-Dye Cucu Ruhidawati; Winwin Wiana; Katiah Katiah; Pipin Tresna; Feny Puspitasari
Jurnal Abmas Vol. 23 No. 1 (2023): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v23i1.52915

Abstract

The tourist village, which has the potential to attract people to visit and travel, requires innovation by utilizing the existing local potential. The development of the Ciletuh tourism village area is an effort to improve and develop the natural potential of Hanjeli villages around Ciletuh Unesco Global Geopark, with a strategy to introduce the abundant natural potential and process it into a characteristic of the Ciletuh tourism village. Hanjeli is a superior Waluran Mandiri Tourism Village product, but has not been optimally utilized as a creative product in other fields besides food. Based on this, the methodology of community service carried out by the academic community of the Fashion Education study program in solving problems is using Action research. Action Research from community service involving targets between PKK cadres and direct targets of the community / young women, as many as 20 people in Waluran Village in the Ciletuh Tourism Village Area. The results of the Action are the existence of products other than food and strategies to explore the potential of hanjeli by applying ecoprint-tie dye techniques that produce attractive textile motifs, are environmentally friendly and are a fashion trend that is very popular with the public, especially the younger generation or visitors to the Ciletuh tourist village.   Abstrak Desa wisata sebagai desa yang memiliki potensi yang dapat menggerakkan orang orang untuk berkunjung dengan tujuan berwisata membutuhkan inovasi dengan memanfaatkan potensi lokal yang diunggulkan. Pengembangan kawasan desa wisata Ciletuh sebagai upaya untuk meningkatkan dan mengembangkan potensi alam hanjeli desa sekitar Ciletuh Unesco Global Geopark dengan strategi mengenalkan potensi alam yang melimpah dan dapat diolah menjadi ciri khas desa wisata Ciletuh. Hanjeli merupakan produk unggulan Desa Wisata Waluran Mandiri tetapi belum dimanfaatkan dengan optimal sebagai produk kreatif di bidang lain selain pangan. Berdasarkan hal tersebut metodologi pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh sivitas akademika prodi Pendidikan tata busana di dalam memecahkan permasalahan adalah menggunakan Action research. Action Research dari pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan sasaran antara kader PKK dan sasaran langsung masyarakat/ perempuan muda sebanyak 20 orang di Desa Waluran di Kawasan Desa Wisata Ciletuh. Hasil dari Action adalah terdapatnya produk selain makanan dan strategi untuk mengeksplorasi potensi hanjeli dengan diterapkan teknik ecoprint-tie dye yang menghasilkan motif tekstil yang menarik, ramah lingkungan dan merupakan tren fesyen yang sangat digemari masyarakat, terutama generasi muda atau pengunjung desa wisata Ciletuh. Kata Kunci: desa wisata Ciletuh; ecoprint; hanjeli; teknik tie dye
PENCIPTAAN CHUNKY KNITWEAR MELALUI TEKNIK FINGER KNITTING Elis Siti Aisyah; Pipin Tresna; Asri Wibawa Sakti
Corak Vol 15, No 1 (2026): Corak : Jurnal Seni Kriya
Publisher : Corak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/corak.v15i1.19387

Abstract

Chunky knitwear hadir sebagai tren fesyen yang menonjolkan struktur rajutan tebal, permainan warna kontras, dan siluet berukuran besar. Karakteristik tersebut diperlihatkan secara konsisten oleh desainer Hope Macaulay, yang dikenal dengan “giant handmade knits” berbahan merino wool jumbo. Popularitas karyanya menunjukkan bahwa chunky knitwear memiliki daya tarik visual sekaligus potensi sebagai medium eksplorasi artistik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi sumber ide, material, serta teknik finger knitting; merancang desain dan pola berdasarkan perhitungan loop; mewujudkan karya busana chunky knitwear dan menyajikannya melalui pameran Asia Fashion Show; serta melakukan evaluasi karya melalui penilaian ahli. Metode yang digunakan adalah metode penciptaan karya menurut Gustami yang dimodifikasi menjadi enam langkah, meliputi eksplorasi ide serta konsep, eksplorasi material dan teknik, perancangan desain, perancangan pola, perwujudan, dan evaluasi. Hasil penelitian berupa produk chunky knitwear terdiri dari atasan, rok, dan leg warmer, dengan konstruksi berbasis teknik finger knitting menggunakan material loopy wool serta detail hiasan pom-pom. Berdasarkan penilaian ahli, karya memperoleh rata-rata skor sebesar 81,57% dengan kategori sangat baik sehingga dinyatakan layak sebagai karya busana hasil penciptaan.