Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Literasi Sistem Pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada Siswa Sekolah Menengah Atas di Pekanbaru Umi Rachmah Damayanti; Ade Ria Nirmala; Ratna Nurani; Chelly Natalia Kuswara
Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural Vol 1 No 1: BATIK April 2023
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia (IRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/batik.v1i1.703

Abstract

Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) stands for QR Code Indonesia Standard, QRIS is the first step of the digital transformation of the Indonesian Payment System (SPI), which is believed to support the acceleration of economic development and digital finance in Indonesia. Bank Indonesia made QRIS easier for people to make non-cash payment transactions. Applying QRIS to the people of Indonesia will take a long time, especially in remote areas or small cities. This is because the level of digital financial literacy in Indonesia, especially in regions or small cities, is still shallow. Therefore, it takes constant education and socialization at various levels of Indonesian society so that QRIS can run optimally. High school students are a group of people who are very digitally active. Almost all activities, whether school, community, or consumption, are internet-based. Considering these conditions, it is necessary to conduct socialization activities using QRIS for high school students to manage personal finances, especially in decisions regarding consumption, savings, and investment activities. The community group targeted as a strategic target group is high school students. The consideration for this target group is that high school students are a group of people who are very active in using gadgets and the internet. Almost all activities of these high school students are carried out digitally.
HUBUNGAN RELIGIUSITAS TERHADAP KINERJA ASN DENGAN VARIABEL INTERVENING LINGKUNGAN KERJA NON FISIK (STUDI KASUS PADA ASN KANTOR GUBERNUR PROVINSI RIAU) Ratna Nurani; Pelican Landri; Virna Museliza; Sitti rahma
JURNAL TRIAS POLITIKA Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023, Jurnal Trias Politika
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jtp.v7i2.5697

Abstract

ABSTRACT This article aims to find out how religiosity influences the work environment and non-physical performance, to find out how the non-physical work environment influences ASN performance and to find out how religiosity influences ASN performance in the Riau Governor's Office through the non-physical work environment as an intervening variable. A quantitative approach with the PLS method is used to answer the hypothesis. The results of this research are based on the results of the bootstrapping test, the t-count value is greater than the t-tall (2,646> 1.96), and p value 1.96), and p value 0.05). so that the non-physical work environment does not act as a mediating variable between Religiosity and ASN Performance, Hyopthesis 4 is rejected. ABSTRAK Artikel ini bertujuan untuk mengetahui religiusitas berpengaruh terhadap lingkungan kerja dan kinerja non fisik, untuk mengetahui lingkungan kerja non fisik berpengaruh terhadap kinerja ASN dan untuk mengetahui religiusitas berpengaruh terhadap kinerja ASN di Kantor Gubernur Riau melalui lingkungan kerja non fisik sebagai variabel intervening. Pendekatan kuantitatif dengan metode PLS digunakan untuk menjawab hipotesa. Hasil dari penelitian ini yaitu berdasarkan hasil uji bootstrapping nilali t-hitung lebih besalr dalri t-talbel (2.646> 1,96), dan p value0,05), Hipotesa ke 2 ditolak. bahwa Lingkungan kerja non fisik berpengaruh terhadap kinerja ASN Pemprov Riau. Hal ini ditunjukkan dengan nilai t-hitung lebih besalr dalri t-talbel (2.867 > 1,96), dan p value0.05). sehingga Lingkungan kerja non fisik tidak berperan sebagai variabel yang memediasi antara Religiusitas dan Kinerja ASN, Hioptesa ke 4 ditolak
Pengaruh Financial Technology Dan Literasi Keuangan Terhadap Keberlanjutan UMKM Dengan Inklusi Keuangan Sebagai Variabel Mediasi (Studi Kasus Pada UMKM Pengguna Qris Di Kota Pekanbaru) Zelvia Ananda; Ratna Nurani
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i3.10410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknologi keuangan dan literasi keuangan terhadap keberlanjutan UMKM dengan inklusi keuangan sebagai variabel mediasi, khususnya pada UMKM di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel penelitian terdiri dari 150 responden UMKM yang tinggal di Kota Pekanbaru. Teknik sampling menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah SmartPLS Versi 4. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: 1) Teknologi keuangan dan literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan UMKM di Kota Pekanbaru. 2) Teknologi keuangan dan literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap inklusi keuangan terhadap keberlanjutan UMKM di Kota Pekanbaru. 3) Dampak inklusi keuangan secara positif dan signifikan terhadap keberlanjutan UMKM di Kota Pekanbaru. 4) Inklusi keuangan berperan sebagai mediator antara teknologi keuangan dan literasi keuangan terhadap keberlanjutan UMKM di Kota Pekanbaru.
PENDAMPINGAN PENGGUNAAN APLIKASI “SIAPIK” (SISEM INFORMASI APLIKASI PENCATATAN INFORMASI KEUANGAN) DI FIRMA BIMBINGAN TERPADU 8 PEKANBARU Ade Ria Nirmala; Umi Rachmah Damayanti; Ratna Nurani; Endrianto Ustha
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Agustus 2024 : Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v2i2.59

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melakukan pendampingan penyusunan laporan keuangan dengan memanfaatkan aplikasi digital SIAPIK, bagi Firma Bimbingan Terpadu 8, sehingga pembuatan laporan keuangan bisa di buat dengan mudah. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara komprehensif terkait standar UMKM yang berlaku dan memberikan pelatihan dalam pembuatan laporan keuangan dengan memanfaatkan aplikasi SIAPIK. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah penyuluhan dan tutorial aplikasi SIAPIK, diskusi serta assessment dengan pada pelaku UKM. Diharapkan PKM ini bermanfaat untuk berbagai pihak diantaranya pelaku UKM itu sendiri, Bank Indonesia, Pemerintah dan bagi akademisi
PENINGKATAN LITERASI UMROH MANDIRI BAGI IBU-IBU DI SIDOMULYO BARAT, PEKANBARU Identiti; Pelicen Landri; Ratna Nurani
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): Desember 2024 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v2i3.78

Abstract

Kurangnya pemahaman di kalangan ibu rumah tangga di Pekanbaru mengenai prosedur Umrah mandiri telah memunculkan kebutuhan untuk meningkatkan literasi dalam bidang ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang prosedur Umrah mandiri, sehingga peserta dapat melaksanakan Umrah tanpa bergantung pada agen perjalanan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, diskusi interaktif, dan simulasi praktis ritual Umrah. Teknik-teknik ini dimaksudkan untuk memberikan wawasan yang komprehensif mengenai aspek-aspek penting, seperti pengajuan visa, pengaturan penerbangan, pemesanan akomodasi, dan pelaksanaan ritual Umrah sesuai ajaran Islam. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan peserta, yang dibuktikan dengan evaluasi sebelum dan sesudah kegiatan. Peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam memahami proses Umrah mandiri, dan banyak yang menyatakan kesiapan untuk menerapkan apa yang telah dipelajari. Kegiatan ini tidak hanya berkontribusi dalam meningkatkan literasi keagamaan tetapi juga mendorong pendekatan yang lebih mandiri dan percaya diri dalam melaksanakan Umrah di kalangan ibu rumah tangga di Pekanbaru. Hasil ini menunjukkan bahwa program serupa dapat bermanfaat bagi komunitas lain yang menghadapi tantangan serupa.
PENINGKATAN LITERASI UMROH MANDIRI BAGI IBU-IBU DI SIDOMULYO BARAT, PEKANBARU Identiti; Pelican Landri; Ratna Nurani
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Agustus 2025 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya pemahaman di kalangan ibu rumah tangga di Pekanbaru mengenai prosedur Umrah mandiri telah memunculkan kebutuhan untuk meningkatkan literasi dalam bidang ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang prosedur Umrah mandiri, sehingga peserta dapat melaksanakan Umrah tanpa bergantung pada agen perjalanan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, diskusi interaktif, dan simulasi praktis ritual Umrah. Teknik-teknik ini dimaksudkan untuk memberikan wawasan yang komprehensif mengenai aspek-aspek penting, seperti pengajuan visa, pengaturan penerbangan, pemesanan akomodasi, dan pelaksanaan ritual Umrah sesuai ajaran Islam. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan peserta, yang dibuktikan dengan evaluasi sebelum dan sesudah kegiatan. Peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam memahami proses Umrah mandiri, dan banyak yang menyatakan kesiapan untuk menerapkan apa yang telah dipelajari. Kegiatan ini tidak hanya berkontribusi dalam meningkatkan literasi keagamaan tetapi juga mendorong pendekatan yang lebih mandiri dan percaya diri dalam melaksanakan Umrah di kalangan ibu rumah tangga di Pekanbaru. Hasil ini menunjukkan bahwa program serupa dapat bermanfaat bagi komunitas lain yang menghadapi tantangan serupa.