Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN BUMN SEBELUM DAN SETELAH PRIVATISASI Umi Rachmah Damayanti
JURNAL AL-IQTISHAD Vol 13, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jiq.v13i2.4394

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada peningkatan yang signifikan dalam keuangan Badan Usaha Milik Negara setelah privatisasi. Penelitian ini dilakukan dengan membedakan dua sumber pengelolaan Badan Usaha Milik Negara sebelum atau sesudah privatisasi. Data dikumpulkan dari laporan keuangan per Desember yang telah dilakukan privatisasi dengan IPO. Penelitian ini ditujukan kepada 9 Badan Usaha Milik Negara yang telah go public dan terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Karakteristik penelitian ini adalah profitabilitas, produktivitas aset, leverage dan payout. Karakteristik pertama diukur dengan menggunakan indikator return on assets, return on equity, dan return on sales, karakteristik kedua diukur dengan menggunakan indikator turn over aset, karakteristik ketiga diukur dengan menggunakan hutang terhadap aset, dan Karakteristik terakhir diukur dengan menggunakan dua indikator yaitu dividen terhadap penjualan dan dividen terhadap pembayaran. Instrumen statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Signed Rank Wilcoxon. Instrumen yang digunakan untuk mengevaluasi pengobatan dua pengamatan antara sebelum dan sesudah periode perlakuan privatisasi. Hipotesis menyimpulkan bahwa privatisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja keuangan perusahaan negara. Penelitian ini memberikan rekomendasi dan saran kepada manajer perusahaan milik negara bahwa sebelum melakukan privatisasi, dia harus bekerja keras untuk memperbarui pengelolaan perusahaan milik negara untuk meningkatkan dan mengembangkannya setelah melakukan privatisasi.
Analisis Tingkat Efisiensi Kinerja Lembaga Keuangan Mikro Syariah Dengan Pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA) Umi Rachmah Damayanti
TANSIQ: Jurnal Manajemen Dan Bisnis Islam TANSIQ | Vol. 1 | No. 2 | 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Microfinance institutions is one of the pillars in the financial intermediation process. The potential and opportunities that so great on the SMEC has been attracting the business of microfinance with wonderful, even the realm of social empowerment microfinance lately has been transformed into the microfinance business with commercial. Map of the competition strict automatic this will bring consequences of the microfinance business changed. Given the role of Islamic microfinance institutions (LKMS) is enormous in encouraging the development of micro enterprises, then the existence of LKMS need to remain guarded and enhanced performance. This research aims to know how does the level of efficiency of LKMS performance and efficiency improvement measures LKMS. The method of DEA (Data Envelopment Analysis) used to measure efficiency and identify measures to increase the efficiency of LKMS. The results of the research there is a finding that LKMS have a value score efficiency below 1, meaning the institutions in conducting his business inefficient. The cause of the occurrence of LKMS [there is the magnitude of the burden of input that are not offset with the output generated.
Ketahanan Diri Pengusaha Pada Sektor Usaha Penginapan Wina Diana Sari; Erika Desvianti; Ade Ria Nirmala; Umi Rachmah Damayanti; Ratna Nurani
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 3 No. 6 (2022): MSEJ : Management Studies and Entrepreneurship Journal
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v3i6.1330

Abstract

Ketahanan diri entrpereneur sangat penting untuk keberlangsungan suatu usaha, termasuk pada bidang usaha penginapan yang berlokasi di sekitar universitas. Sebelumnya, sektor ini merupakan bisnis yang menguntungkan, namun di masa pandemi mengalami tantangan yang sangat besar karena regulasi pembelajaran daring. Pengusaha berada di bawah tekanan berat dan periode pasca pandemi tidak kalah kritisnya dalam menghidupkan kembali semangat bisnis. Kajian ini bertujuan untuk melihat dinamika yang terjadi dalam resiliensi yang dialami pengusaha dalam menghadapi perubahan pasar. Selain itu, bertujuan untuk mengidentifikasi dampak ketahanan wirausaha terhadap keberhasilan kebangkitan bisnis. Peneliti menggunakan metode kualitatif melalui wawancara semi terstruktur yang dilaksanakan dengan analisis tematik. Subyek diperoleh secara purposive dengan 11 responden melalui wawancara mendalam yang menjalankan usaha kost minimal 3 tahun di dekat salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang terdampak pandemi. Pengumpulan data dilakukan secara acak dari bulan Februari hingga Maret 2022. Studi ini menemukan bahwa ketahanan diri berdampak besar terhadap ketahanan bisnis. Tema-tema yang muncul: (1) Bisnis rumah kos sangat dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah dan universitas. (2) Wirausaha mengambil langkah strategis dalam menghadapi perubahan. (3) Aspek-aspek ketahanan kewirausahaan yang dapat mendorong keberhasilan usaha: ketenangan, ketekunan, pengaruh, kemandirian, inisiatif, dan kreativitas. Ringkasnya, ketahanan pengusaha tentunya akan berdampak positif bagi ketahanan bisnis di masa krisis dan pertumbuhan ketika semua aspek terpenuhi, dan pengusaha dapat menentukan langkah yang tepat sebagai strategi yang digunakan. Kata Kunci: Entrepreneur, Resiliensi Diri, Psikologi, Usaha Kost
Literasi Sistem Pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada Siswa Sekolah Menengah Atas di Pekanbaru Umi Rachmah Damayanti; Ade Ria Nirmala; Ratna Nurani; Chelly Natalia Kuswara
Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural Vol 1 No 1: BATIK April 2023
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia (IRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/batik.v1i1.703

Abstract

Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) stands for QR Code Indonesia Standard, QRIS is the first step of the digital transformation of the Indonesian Payment System (SPI), which is believed to support the acceleration of economic development and digital finance in Indonesia. Bank Indonesia made QRIS easier for people to make non-cash payment transactions. Applying QRIS to the people of Indonesia will take a long time, especially in remote areas or small cities. This is because the level of digital financial literacy in Indonesia, especially in regions or small cities, is still shallow. Therefore, it takes constant education and socialization at various levels of Indonesian society so that QRIS can run optimally. High school students are a group of people who are very digitally active. Almost all activities, whether school, community, or consumption, are internet-based. Considering these conditions, it is necessary to conduct socialization activities using QRIS for high school students to manage personal finances, especially in decisions regarding consumption, savings, and investment activities. The community group targeted as a strategic target group is high school students. The consideration for this target group is that high school students are a group of people who are very active in using gadgets and the internet. Almost all activities of these high school students are carried out digitally.
Tata Kelola Keuangan Berbasis Aplikasi “SI APIK” Bagi Pengelola UMKM Sub Sektor Manakan dan Minuman di Kota Pekanbaru Ratna Nurani; Ade Ria Nirmala; Umi Rachmah Damayanti; Endrianto Ustha
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i3.3607

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu para pengelola UMKM, khususnya di sektor makanan dan minuman di Kota Pekanbaru dalam membuat laporan keuangan dengan memanfaatkan aplikasi digital SI APIK, sehingga pembuatan laporan keuangan bisa di buat dengan mudah.  Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara komprehensif yang terkait standar UMKM yang berlaku dan memberikan pelatihan dalam pembuatan laporan keuangan dengan memanfaatkan aplikasi SI APIK. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah penyuluhan dan tutorial aplikasi SI APIK, diskusi serta assessment dengan pada pengelola UMKM. Diharapkan PKM ini bermanfaat untuk berbagai pihak diantaranya pengelola UMKM itu sendiri, Bank Indonesia, Pemerintah dan bagi akademisi.
FINANCIAL LITERACY AMONG MILLENNIALS AND ITS RELATIONSHIP WITH FINANCIAL KNOWLEDGE, SKILLS, ATTITUDES AND BEHAVIORS Damayanti, Umi Rachmah; Nirmala, Ade Ria; Nurani, Ratna
Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah (AKSY) Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/aksy.v6i2.35138

Abstract

This research aims to determine the level of financial literacy among the millennial generation in Pekanbaru City and understand the influence of financial knowledge, attitudes, and skills on financial behavior. The practical implications of this research are significant, as it can provide insights into how financial literacy can be improved among millennials. This research uses multiple linear regression analysis by conducting reliability and validity tests, classical assumption tests, and hypothesis tests. This type of research is quantitative descriptive research with a sample size of 100 respondents from the millennial generation in Pekanbaru City who have met the sample criteria. The research findings show that financial knowledge, attitudes, and skills positively and significantly affect financial behavior among the millennial generation in Pekanbaru. The coefficient of determination (R2) with an adjusted R square value of 0.876 or 87.6% shows that financial knowledge, attitudes, and skills influence 87.2% of financial behavior. In comparison, the remaining 12.4% is influenced by other variables not used in this research. Therefore, it is hoped that the millennial generation can implement their financial behavior well, not just following trends but considering the benefits they get from every financial decision. It is hoped that the government can also provide education regarding financial management behavior through advertising, social media, or outreach to the public, fostering a hopeful and optimistic future.
DISPLACED COMMERCIAL RISK AND ITS EFFECT ON ISLAMIC BANK CUSTOMER LOYALTY: AN ANALYSIS OF SUPPORTING FACTORS Damayanti, Umi Rachmah; Nirmala, Ade Ria; Nurani, Ratna
Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah (AKSY) Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/aksy.v6i1.31558

Abstract

The purpose of this study is to determine what factors encourage the emergence of Displaced Commercial Risk in Islamic banks and their effect on the loyalty of Islamic bank customers. Displaced Commercial Risk is a risk that occurs due to changes in the level of returns provided by banks to customers, resulting in indications that customers move some of their funds from Islamic banks to conventional banks. This study uses multiple linear regression analysis, by conducting reliability and validity tests, classical assumption tests and hypothesis testing. The sample of this research is Islamic Bank customers who have met the sample determination criteria of 150 respondents. The results showed that there are three factors driving the emergence of Displaced Commercial Risk in Islamic banks, namely the Return Rate, Islamic Bank Operations and Return Expectations. Of the three factors, the Expectation of Yield factor does not have a significant effect on the loyalty of Islamic Bank customers.
SOSIALISASI PENGELOLAAN KEUANGAN KELUARGA SEBAGAI ANTISIPASI RESIKO RESIKO DAN BAHAYA PINJAMAN ONLINE PADA IBU-IBU RUMAH TANGGA DI KECAMATAN BINAWIDYA KOTA PEKANBARU Nirmala, Ade Ria; Rachmah Damayanti, Umi; Nurani, Ratna; Hesty Wulandari, Hesty; Ustha, Endrianto
Azam Insan Cendikia Vol. 4 No. 1 (2025): Jurmas Azam Insan Cendikia
Publisher : Yayasan Azam Insan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62833/pkm.v4i1.170

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi literasi keuangan atas risiko dan bahaya pinjaman online kepada kelompok ibu-ibu rumah tangga. Banyaknya tawaran pinjaman online kepada kelompok ini mengakibatkan pengetahuan atas karakteristik dan persyaratan pinjaman online tersebut perlu dipahami dengan baik. Metode pelaksanaan dari kegiatan PKM ini dilakukan melalui tahap pendahuluan, tahap pelaksanaan dan tahap monitoring. Kegiatan PKM ini menyimpulkan bahwa edukasi literasi keuangan khususnya terkait dengan pinjaman online sangat bermanfaat bagi kelompok ibu-ibu rumah tangga, karena kelompok ini masih banyak yang belum memahami akuntansi dasar dan keuangan dasar. Kelompok tersebut masih kurang mempertimbangkan adanya risiko yang melekat atas kemudahan dalam mendapatkan pinjaman online
EDUKASI DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP KESEHATAN MENTAL REMAJA DI ERA DIGITAL Ustha, Endrianto; Nasrah, Hidayati; Nurwahidah, Ari; Damayanti, Umi Rachmah; Nuraini, Ratna
COMMUNITY SERVICE JOURNAL OF ECONOMICS EDUCATION Vol 4, No 1 (2025): Community Service Journal Of Economic Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/csjee.v4i1.37390

Abstract

Teknologi khususnya media sosial tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat, banyak orang di sekitar kita khususnya remaja sangat bergantung pada media sosial. Menurut sebuah penelitian pada tahun 2015, lebih dari 2.000 remaja mengakses media sosial melalui ponsel mereka sebanyak 92% dari waktu mereka. Media sosial memiliki banyak pengaruh positif yang dapat kita terima, namun banyak pula pengaruh negatif yang terjadi akibat media sosial terutama pada kesehatan mental; kesehatan mental sangat penting di era saat ini karena banyak remaja yang mengalami depresi akibat bermain media sosial; banyak pula remaja yang mencoba mengakhiri hidupnya sendiri karena ejekan yang mereka dapatkan saat bermain media sosial. Remaja seharusnya dapat menjalani kehidupan mereka dengan baik tanpa harus memikirkan dampak negatif yang mereka terima akibat bermain media sosial, misalnya saja cyberbullying. Oleh karena itu, semua pemangku kepentingan perlu lebih memperhatikan kesehatan mental akibat media sosial khususnya remaja
FINANCIAL LITERACY AND FINANCIAL SELF-EFFICACY AND THEIR INFLUENCE ON RISKY CREDIT BEHAVIOR USING SHOPEE PAY LATER (STUDY ON GENERATION Z IN PEKANBARU CITY) Damayanti, Umi Rachmah
Jurnal Al-Iqtishad Vol 21, No 1 (2025): June 2025
Publisher : Economic and Science Faculty of Islamic State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jiq.v21i1.37556

Abstract

Risky Credit Behavior refers to the use of consumer credit in ways that may negatively impact future financial stability. This study examines how financial literacy and financial self-efficacy influence risky credit behavior when using Shopee PayLater among Generation Z in Pekanbaru City. The research employs multiple linear regression analysis, including reliability and validity tests, classical assumption tests, and hypothesis testing. Using a quantitative descriptive approach, the study gathers data from 632 eligible Generation Z respondents in Pekanbaru. The results indicate that both financial literacy and self-efficacy significantly affect risky credit behavior in Shopee PayLater usage. The adjusted R-squared value of 0.105 (10.5%) suggests that these two factors explain 10.5% of the variation in risky credit behavior