Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Bibliometrik Tentang Tren Penelitian Peta Konsep dalam Pembelajaran Sains menggunakan Vosviewer Wiwit Yuli Lestari; Shinta Purnamasari
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tren dan peluang penelitian berkaitan peta konsep di pembelajaran sains, didapatkan pengumpulan sumber-sumber yang relevan yang berkaitan dengan menggunakan bibliometrik dan analisis pemetaan menggunaan perangkat lunak VOSviewer. Data yang diperoleh merupakan hasil pencarian berdasarkan kata kunci “concept map” dan “education science”. Pemetaan analisis bibliometric terdapat 4 tatahapan: pencarian data, pengolahan data, pemetaan data, dan data analisis. Dari hasil pencarian didapatkan 881 artikel yang relevan ditemukan pada rentang 2018- bulan Agustus 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian mengenai peta konsep pada pembelajaran Sains mengalami grafik yang tidak stabil ataupun fluktuatif dari setiap tahunnya. Penelitian peta konsep pada pembelajaran sains tidak berpengaruh dengan kondisi di setiap tahunnya. Penelitian ini menunjukkan pentingnya analisis bibliometrik dalam memberikan data analisis tentang fenomena apa terjadi. Penelitian ini diharapkan dapat membantu dan menjadi referensi bagi peneliti dalam melakukan dan menentukan tema penelitian yang akan diambil yang berkaitan dengan bidang peta konsep pada pembelajaran sains. Beberapa kata kunci yang bisa digunakan untuk penelitian mendatang saat melakukan penelitian yang berkaitan dengan peta konsep, antara lain: “observasi”, “assessment”, “perception”, “experience”, “web”, “keyword”, “students achievement”, “science learning”, “chemistry”, “energy”.
Pengembangan Pembelajaran dengan Proyek Kolaborasi Berbasis Pendidikan STEM di MTs Al Musaddadiyah Kab. Garut Abdul Latip, S.Pd., M.Pd.; Andinisa Rahmaniar; Shinta Purnamasari; Dudung Abdurrahman; Wiwit Yuli Lestari
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpm.v1i1.1798

Abstract

Kebijakan kurikulum merdeka menjadi tantangan bagi guru pada setiap jenjang Pendidikan dari sekolah dasar sampai sekolah menengah. Salah satu kebijakan dalam kurikulum merdeka diantaranya terdapat alokasi jam pelajaran khusus untuk kegiatan proyek kolaborasi antar mata pelajaran. Untuk mempersiapkan hal tersebut, dosen pada program studi Pendidikan IPA FPIK Universitas Garut melaksanakan kegiatan pengabdian di MTs Al Musdaddiyah Kab. Garut. Sasaran kegiatan ini adalah guru semua mata pelajaran di MTs tersebut yang akan dilatih cara mengembangkan pembelajaran dengan proyek kolaborasi berbasis Pendidikan STEM. Kegiatan yang dilaksanakan terdiri dari 3 tahap, yaitu tahap pertama pemaparan materi dari para dosen, tahap dua pelaksanaan focus group discussion (FGD) antar guru mata pelajaran, dan tahap terakhir pemaparan hasil FGD. Berdasarkan tiga tahapan kegiatan yang dilakukan, secara umum guru MTs Al Musaddadiyah telah mampu merancang pembelajaran dengan tema dan jenis proyek kolaborasi antar mata pelajaran. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian memberikan manfaat dan sesuai dengan kebutuhan para guru di Sekolah. 
Pembelajaran berbasis Next Generation Science Standards untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah menengah pertama pada materi energi Wiwit Yuli Lestari
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi.v3i1.2120

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi berdasarkan hasil analisis potensi dan masalah yang diambil dari standar pembelajaran yang digunakan di sekolah. Berdasarkan hasil wawancarai pihak sekolah menyatakan bahwa hanya menggunakan perangkat pembelajaran berdasarkan pemerintah. Dari hal tersebut maka peneliti ingin menerapkan pembelajaran Next Generation Science Standard pada peserta didik dengan menggunakan pembelajaran berbasis Next generation science standard dengan model 5M (mengamati, menanya, mencoba, menalar dan mengkomunikasikan) materi energi pada peserta didik kelas 7 di tingkat sekolah menengah pertama salah satu kota di Yogyakarta. Tujuan penelitian ini yaitu ingin mengetahui bagaimana hasil penerapan pembelajaran NGSS untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada materi energi. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas VII sebanyak 31 peserta didik. Pakar ahli memvalidasi perangkat pembelajaran berbasis NGSS. Hasil validasi rata-rata ahli perangkat dan ahli materi masing-masing adalah 92,70% dan 90% (sangat layak). Efektivitas perangkat pembelajaran diukur melalui pretest dan posttest kemudian dihitung peningkatannya dengan  rumus N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap indikator pemikiran kritis telah meningkat dengan rata-rata N-gain 0,31. Sehingga disimpulkan dengan pembelajaran berbasis NGSS menjadikan kemampuan berpikir kritisnya meningkat.
Empowering Science Teachers to Implement ESD through Project-Based Learning: A Community Service Program for Professional Development Shinta Purnamasari; Ayu Ratna Santika; Wiwit Yuli Lestari; Nawa Hilmi Syarifatoha; Siti Nazila Anwar; Annisa Alyatunnawal; Sabrina Aprilla Safarizi; Aceng Muhammad Rohmat Hidayat; Raihan Muhammad Ramdan
Jurnal Pengabdian Sains dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): 2025 October Edition
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan-Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jpsh.v4i2.10224

Abstract

The integration of Education for Sustainable Development (ESD) into science instruction remains limited in secondary schools due to teachers’ insufficient understanding and practical skills. To address this, a professional development program was conducted to enhance the capacity of junior and senior high school science teachers to implement ESD through project-based learning (PjBL). The program consisted of three phases: conceptual enrichment, on-the-job training, and microteaching. A total of 12 science teachers completed the program. During the microteaching phase, one teacher served as a model by delivering an ESD-integrated lesson to 24 students, focusing on a solar energy project. Data were collected through facilitator observations, teacher reflections, and post-program questionnaires completed by both teachers and students. The findings indicate improved teacher understanding of ESD principles, greater ability to design PjBL activities linked to sustainability goals, and increased instructional confidence. Student feedback revealed high levels of engagement, satisfaction, and awareness of sustainability issues. These outcomes suggest that structured and practice-based professional development can effectively support science teachers in integrating ESD into classroom practice. Expanding similar programs may foster transformative science education and help prepare students to take informed action on sustainability challenges.