Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Return on Asset, Debt to Equity Ratio dan Ukuran Perusahaan terhadap Price to Book Value Arini Nur Istiqomah; Vina Merliana; Kartika Berliani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11306

Abstract

Studi ini memiliki tujuan utama menganalisis dampak ukuran perusahaan, rasio utang terhadap ekuitas, serta tingkat pengembalian aset pada nilai buku harga di korporasi subsektor farmasi yang tercatat dalam Bursa Efek Indonesia tahun 2017 hingga 2024. Masalah pokok dalam penelitian ini dipicu oleh fenomena penurunan kinerja keuangan dan lonjakan kerugian pada beberapa emiten farmasi yang menurunkan kepercayaan investor, serta adanya ketidakselarasan antara teori keuangan dengan fakta pergerakan nilai perusahaan di pasar modal. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilaksanakan untuk memberikan gambaran empiris mengenai faktor penentu nilai perusahaan farmasi bagi investor dan manajerial. Penelitian ini menerapkan metode verifikatif serta deskriptif melalui pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri atas lima korporasi subsektor farmasi dengan total empat puluh data observasi yang diperoleh melalui metode pengambilan sampel bertujuan. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis menerapkan analisis statistik deskriptif, analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji simultan, uji parsial, koefisien determinasi, serta uji korelasi menggunakan perangkat lunak statistik. Output studi ini membuktikan bahwasanya tingkat pengembalian aset berdampak pada nilai buku harga secara parsial, sedangkan ukuran perusahaan dan rasio utang terhadap ekuitas tidak berdampak pada nilai buku harga secara parsial. Output studi ini juga membuktikan bahwasanya profitabilitas adalah aspek yang paling berperan terhadap peningkatan nilai suatu korporasi, sementara struktur modal dan ukuran perusahaan tidak cukup mampu berpengaruh secara individual pada nilai buku harga secara signifikan pada subsektor farmasi. Prospek studi ini diharapkan dapat menjadi rujukan akademis bagi pengembangan kajian akuntansi keuangan dan referensi strategis pengambilan keputusan investasi.
Pengaruh Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan dan Kontrol Diri Terhadap Perilaku Menabung Nanda Rizqya; Vina Merliana; Santi Damayanti
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2035

Abstract

Studi ini dilakukan untuk menyelidiki seperti apa Perilaku Menabung dikalangan mahasiswa diperguruan tinggi di kota Bandung yang dipengaruhi oleh literasi keuangan, Inklusi Keuangan dan Kontrol Diri. Studi kuantitatif ini menggunakan metodologi deskriptif dan verifikatif. Kuesioner diberikan kepada 100 responden mahasiswa perguruan tinggi di kota Bandung yang dipilih melalui metode seleksi purposif untuk mengumpulkan data. Prosedur analisis data SPSS menggunakan uji-t, uji-F, uji koefisien determinasi, analisis regresi linier berganda, uji variabel instrumen, dan uji asumsi tradisional. Temuan studi ini menunjukkan bahwa hanya literasi keuangan dan inklusi keuangan yang dapat memengaruhi perilaku menabung sedangkan kontrol diri tidak. Temuan secara keseluruhan Perilaku Menabung dipengaruhi oleh hasil keseluruhan dari literasi keuangan, inklusi keuangan dan kontrol diri. Menurut hasil ini, perilaku menabung di kalangan mahasiswa perguruan tinggi dikota Bandung lebih dipengaruhi secara signifikan oleh ketiga variabel independen  daripada oleh faktor jangka pendek. Nilai determinasi sebesar 97,6% menandakan bahwa tingkat variabel independen yang memengaruhi variabel perilaku manabung dengan sangat kuat sedangkan sisanya sebesar 2,4% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak disertakan dalam model penelitian ini.
Pengaruh Return on Assets, Debt to Equity Ratio, Current Ratio Terhadap Pertumbuhan Laba (Pada Perusahaan Sub Logam Dan Mineral Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018 – 2025) Nabila Delyyana Putri; Vina Merliana; Devyanthi Syarif
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2325

Abstract

Riset ini dirancang guna menguji dampak Return on Assets, Debt to Equity Ratio, dan Current Ratio terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan subsektor logam dan mineral yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia kurun waktu 2018–2025. Studi ini menerapkan rancangan kuantitatif melalui orientasi deskriptif serta verifikatif. Informasi yang dimanfaatkan berupa data sekunder yang berasal dari laporan finansial tahunan perusahaan yang dirilis pada Bursa Efek Indonesia. Penetapan data kajian mengaplikasikan metode purposive sampling hingga terhimpun 10 perusahaan dengan total amatan mencakup 80 data. Pengolahan data diproses via analisis statistik deskriptif, pengujian asumsi klasik, pemodelan regresi linear berganda, korelasi, determinasi, pengujian parsial (uji t), beserta pengujian simultan (uji F) memanfaatkan software SPSS. Secara serempak, Return on Assets, Debt to Equity Ratio, dan Current Ratio memberikan efek substansial terhadap pertumbuhan laba dengan besaran F-hitung mencapai 70,803 serta nilai signifikansi 0,000. Besaran Adjusted R Square sebesar 72,7% mengindikasikan bahwasanya fluktuasi pertumbuhan laba mampu diterangkan oleh tiga variabel bebas tersebut, sementara proporsi 27,3% selebihnya dipengaruhi faktor lain di luar cakupan penelitian. Bukti empiris tersebut memperlihatkan bahwasanya profitabilitas, struktur modal, beserta likuiditas secara kolektif berandil dalam menentukan pertumbuhan laba perusahaan subsektor logam dan mineral yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018–2025.