Nur Rofi’ah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDIDIKAN DAN PRANATA SOSIAL DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA Nur Rofi’ah; Asnawan; Ainun Zahro Hidayati; Firda Maghfirotus Sholihah; Suniarti
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Juni 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i6.2228

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu pranata sosial yang memiliki peranan penting dalam membentuk karakter, nilai, dan norma dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan sebagai pranata social dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta mengidentifikasi tantangan dan upaya yang diperlukan untuk mengoptimalkan fungsinya dalam masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan sebagai pranata social membentuk kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan karakter. Akan tetapi, pendidikan mengahadapi tantangan akibat pengaruh globalisasi dan perekmbangan teknologi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kolaborasi anatara kelurga, sekolah, masyarakat, pemerintah, serta pemanfaatan teknologi yang sejalan dengan nilai-nilai bangsa.
IMPLEMENTASI MEDIA AUDIO VISUAL BERBASIS CAPCUT DALAM MENINGKATKAN HASIL AKHIR MATA PELAJARAN FIQIH DI MA MODERN AL-FALAHIYAH Nur Rofi’ah; Moh. Sahlan
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Juni 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i6.2328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi media audio visual berbasis aplikasi CapCut dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih di MA Modern Al-Falahiah. Mata pelajaran Fiqih sering kali dianggap teoritis dan membosankan jika hanya disampaikan melalui metode ceramah. Oleh karena itu, penggunaan media inovatif seperti video pembelajaran yang disunting menggunakan CapCut diharapkan dapat meningkatkan minat dan pemahaman visual siswa terhadap materi-materi praktis dalam beribadah.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru Fiqih dan siswa, serta dokumentasi hasil belajar dan proses pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media audio visual berbasis CapCut dilakukan melalui tiga tahapan utama: perencanaan (analisis materi dan penyusunan naskah), pelaksanaan (penayangan video interaktif), dan evaluasi. Penggunaan media ini terbukti secara signifikan meningkatkan pemahaman konseptual dan praktis siswa, yang berdampak langsung pada peningkatan hasil belajar di ranah kognitif dan psikomotorik. Faktor pendukung utama adalah kreativitas guru dan antusiasme siswa, sementara faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana proyektor di beberapa kelas, yang dapat diatasi melalui pembagian kelompok.
PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: TINJAUAN KEPUSTAKAAN TENTANG PENDEKATAN, MODEL, DAN TANTANGAN KONTEKSTUAL Suniati; Nanang Budianto; Nur Rofi’ah; Maksum
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 7 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Juli 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i7.2439

Abstract

The curriculum of Islamic Religious Education (Pendidikan Agama Islam/PAI) holds a strategic position within the national education system, as it functions to instill faith, morality, and social piety in learners. Nevertheless, the PAI curriculum at various educational levels is frequently regarded as overly normative-cognitive, insufficiently contextual to social, cultural, and technological change, and not yet fully responsive to twenty-first-century competency demands. This study aims to describe the basic concepts, approaches, models, and supporting and inhibiting factors in the development of the PAI curriculum, while also examining the relevance of interdisciplinary and multidisciplinary approaches as an alternative direction for renewal. This study employs a qualitative method in the form of library research. Data were collected from books, accredited journal articles, and relevant prior studies, then analyzed descriptively and analytically through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that PAI curriculum development can be pursued through both technical and non-technical approaches, with models ranging from the subject-centered model and the competency-based model to the thematic-integrative model. Supporting factors include government policy, teacher readiness, and facility support, while inhibiting factors include limited resources, resistance to change, and weak integration across subjects. This study recommends that future development of the PAI curriculum move toward an integrative model that combines Islamic values with science, technology, and character strengthening through an interdisciplinary approach.