Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analysis of Physical Components of the Smash Ability of the Volleyball Extracurricular Game at SMA Negeri 16 Makassar Achmad Karim
Jurnal Jejak Edukasi (JJE) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Jejak Edukasi (JJE)
Publisher : CV Lentera Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine: (1) whether there is a relationship between hand-eye coordination and volleyball smashing ability in the extracurricular activities of SMA Negeri 16 Makassar; (2) whether there is a relationship between leg muscle explosiveness and volleyball smashing ability in the extracurricular activities of SMA Negeri 16 Makassar; (3) whether there is a relationship between arm muscle explosiveness and volleyball smashing ability in the extracurricular activities of SMA Negeri 16 Makassar; (4) whether there is a relationship between hand-eye coordination, leg muscle explosiveness, and arm muscle explosiveness collectively and volleyball smashing ability in the extracurricular activities of SMA Negeri 16 Makassar. This study is a correlational study. The method used is quantitative, with data collection techniques using tests and measurements. The population of this study was the entire extracurricular activities of SMA Negeri 16 Makassar. The sample used was 30 volleyball extracurricular students. The data analysis techniques used in this study were descriptive analysis, correlation analysis, and regression analysis at a significance level of α = 0.05 using SPSS. The results of the study show that: (1) There is a significant relationship between hand-eye coordination and smash ability in volleyball with a value of r = 0.791 (p < α = 0.05); (2) There is a significant relationship between leg muscle explosive power and smash ability in volleyball with a value of r = 0.786 (p < α = 0.05); (3) There is a significant relationship between arm muscle explosive power and smash ability in volleyball with a value of r = 0.791 (p < α = 0.05); (4) There is a significant relationship between hand-eye coordination, leg muscle explosive power and arm muscle explosive power together with smash ability in volleyball with a determination coefficient value of R2 = 0.756 (p < α = 0.05).
Kesetaraan Gender dalam Olahraga: Tantangan, Peluang, dan Strategi Peningkatan Partisipasi Perempuan dalam Dunia Olahraga Syahrul Zaum; Achmad Karim
Jurnal Jejak Edukasi (JJE) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Jejak Edukasi (JJE)
Publisher : CV Lentera Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesetaraan gender dalam olahraga melalui pendekatan sosiologis dan kajian pengalaman sosial para pelaku olahraga. Fokus penelitian meliputi bentuk ketidaksetaraan gender, faktor penyebab terjadinya diskriminasi gender, serta upaya mewujudkan kesetaraan gender dalam dunia olahraga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas atlet perempuan, atlet laki-laki, pelatih, mahasiswa olahraga, dan pengurus organisasi olahraga yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaksetaraan gender dalam olahraga masih terjadi dalam berbagai aspek, seperti keterbatasan kesempatan bertanding, ketimpangan fasilitas olahraga, minimnya dukungan sosial terhadap atlet perempuan, rendahnya representasi perempuan dalam kepemimpinan olahraga, serta ketimpangan media dalam pemberitaan olahraga perempuan. Faktor utama yang memengaruhi ketidaksetaraan gender adalah budaya patriarki, stereotip gender, konstruksi sosial mengenai femininitas dan maskulinitas, serta dominasi laki-laki dalam struktur organisasi olahraga. Kajian teori feminisme, teori patriarki, dan teori konstruksi sosial menunjukkan bahwa olahraga tidak hanya menjadi arena aktivitas fisik, tetapi juga arena reproduksi kekuasaan sosial yang memperkuat dominasi gender tertentu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya mewujudkan kesetaraan gender dalam olahraga memerlukan reformasi kebijakan olahraga yang inklusif, pendidikan kesadaran gender, peningkatan partisipasi perempuan dalam kepemimpinan olahraga, serta dukungan media yang lebih adil terhadap olahraga perempuan. Dengan demikian, olahraga diharapkan dapat menjadi ruang sosial yang lebih inklusif, demokratis, dan memberikan kesempatan yang setara bagi laki-laki maupun perempuan.
Analisis Kemampuan Servis Bawah pada Permainan Bolavoli SMAN 14 Makassar Achmad Karim
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 5 No. 1 (2025): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v5i1.111

Abstract

Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini bertujuan mengetahui seberapa besar kemampuan servis bawah pada siswa SMAN 14 Makassar. Populasinya adalah yaitu seluruh siswa SMAN 14 Makassar. Penarikan sampel ini menggunakan teknik total sampling populasi dengan jumlah sampel 21 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan servis bawah SMAN 14 Makassar adalah baik dengan pertimbangan frekuensi terbanyak berada pada kategori baik dengan 8 siswa atau 38.10%. Tingkat Tingkat kemampuan servis bawah SMAN 14 Makassar berkategori baik sekali 1 siswa atau 4,76%, baik 8 siswa atau 38.10%, sedang 6 siswa atau 28.57%, kurang 4 siswa atau 19.05%, dan kurang sekali 2 atau 9.52%. berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa presentase hasil data akhir kemampuan servis bawah siswa SMAN 14 Makassar pada kategori baik.
Analisis Kemampuan Lob Pada Permainan Bulutangkis Siswa SMPN 24 Makassar Achmad Karim
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 5 No. 2 (2025): Mei-Oktober
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v5i2.134

Abstract

Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif Deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan lob forehand permainan bulutangkis pada siswa SMPN 24 Makassar. Populasinya adalah keseluruhan siswa SMPN 24 Makassar yang berjumlah kurang lebih 20 orang. Penarikan sampel ini menggunakan teknik purposive sampling jumlah sampel 20 orang siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan hasil kemampuan Lob Forehand permainan bulutangkis pada siswa SMPN 24 Makassar berkategori sangat baik 1 siswa atau 5%, baik 8 siswa atau 40%, sedang 7 siswa atau 25%, kurang 4 siswa atau 20% dan sangat kurang 2 siswa atau 10%. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat simpulan bahwa kemampuan Lob Forehand Permainan Bulutangkis pada siswa SMPN 24 Makassar berada pada kategori baik.
Coaching Clinic Peningkatan Bermain Futsal pada Mahasiswa STKIP YPUP Makassar Ramli; Suwardi; Imam Suyudi; Achmad Karim
Jurnal Perjuangan dan Pengabdian Masyarakat : JPPM Vol. 2 No. 3 (2026): In Progress September 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pejuang Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66968/ktgq8285

Abstract

This community service activity aims to improve the futsal skills of STKIP YPUP Makassar students through a coaching clinic. The activity was motivated by preliminary observations conducted by the service team, which showed that most students were still at the fair-to-poor category in basic passing, control, dribbling, and shooting techniques, and that their tactical understanding and physical condition were not yet optimal for playing futsal effectively. The activity method included material presentation, demonstrations, basic technical training, tactical training, and hands-on practice involing 32 STKIP YPUP Studenst. Evaluation was carried out using a technical-skill observation sheet as well as a pre-test and post-test for each skill aspect.  The results of the activity showed an increase in students' basic futsal technique scores, covering passing, control, dribbling, and shooting, together with improved tactical understanding and teamwork (full data are presented in Table 1). Furthermore, the activity increased students' motivation and enthusiasm for participating in futsal activities. The coaching clinic is expected to be a sustainable effort to improve the quality of students' futsal skills and support the development of sports activities within STKIP YPUP Makassar.