Habibi Habibi
Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kemajuan dalam Psikoterapi dan Konseling untuk Meningkatkan Hasil Kesehatan Mental Ni Desak Made Santi Diwyarthi; I Wayan Adi Pratama; Habibi Habibi; Dito Anurogo; Septin Maisharah K
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 10 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v2i10.702

Abstract

Analisis bibliometrik ini mengeksplorasi lanskap psikoterapi dan konseling yang terus berkembang untuk meningkatkan hasil kesehatan mental. Melalui pemeriksaan ekstensif terhadap publikasi-publikasi utama, penulis berpengaruh, dan jurnal-jurnal terkemuka, penelitian ini menyelidiki masa lalu, masa kini, dan masa depan bidang ini. Tren dan area yang sedang berkembang, seperti kompetensi budaya, teleterapi, dan integrasi teknologi, menawarkan wawasan tentang kemampuan adaptasi psikoterapi dan konseling terhadap tantangan kesehatan mental kontemporer. Implikasi dari analisis ini meluas ke pengambilan keputusan yang tepat, penentuan prioritas penelitian, kolaborasi lintas-disiplin, dan peningkatan layanan kesehatan mental. Dengan mengakui keterbatasan dan arah masa depan, penelitian ini meletakkan dasar untuk perjalanan progresif dalam meningkatkan hasil kesehatan mental dan memajukan praktik berbasis bukti.
Analisis Implementasi Kebijakan Kesehatan dan Partisipasi Masyarakat dalam Mengurangi Angka Stunting di Jakarta Dito Anurogo; Habibi Habibi; Virgolie Diknas Ximenis; Wahidin Wahidin
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 07 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v3i07.1487

Abstract

Penelitian ini menyelidiki implementasi kebijakan kesehatan dan partisipasi masyarakat dalam mengurangi stunting di Jakarta. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menganalisis data dari 55 sampel yang dikumpulkan di berbagai wilayah di Jakarta. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 25 untuk mengidentifikasi hubungan yang signifikan dan efektivitas kebijakan kesehatan dan strategi pelibatan masyarakat dalam memerangi stunting. Temuan menunjukkan bahwa implementasi kebijakan kesehatan yang efektif berkorelasi secara signifikan dengan penurunan angka stunting. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat meningkatkan dampak dari kebijakan-kebijakan tersebut. Analisis regresi lebih lanjut mendukung temuan ini, yang menunjukkan bahwa kedua faktor tersebut merupakan prediktor kuat dalam penurunan angka stunting. Studi ini menggarisbawahi pentingnya strategi kesehatan terpadu dan keterlibatan masyarakat dalam mengatasi tantangan kesehatan masyarakat seperti stunting. Implikasi bagi pembuat kebijakan termasuk perlunya pelibatan masyarakat secara terus menerus dan penerapan kebijakan kesehatan berbasis bukti untuk mengurangi stunting secara berkelanjutan di daerah perkotaan.
Hubungan Pengetahuan Perawat Terhadap Self Care Deficit pada Pasien Gangguan Jiwa Badrul Zaman; Bukhari Bukhari; Nurlaili Nurlaili; Jihan Rabial; Nurul Husna; Habibi Habibi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44683

Abstract

Pengetahuan perawat terhadap self care deficit melibatkan pemahaman tentang konsep self care. Perawat harus memahami konsep dasar self care, termasuk aktivitas sehari-hari yang memperhatikan perawatan diri seperti menjaga kebersihan diri, makan/minum, berhias diri dan toileting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan perawat terhadap self care deficit pada pasien gangguan jiwa di RSUD dr Fauziah Bireuen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh perawat ruang UPIP di Wilayah Kerja RSUD Dr Fauziah Bireuen berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah total sampling berjumlah 20 orang. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 26 September sampai dengan 06 Oktober 2024. Hasil uji univariat diperoleh mayoritas pengetahuan perawat di RSUD dr Fauziah Bireuen sebagian besar pada kategori cukup dengan frekuensi 9 orang (45%) dan mayoritas self care deficit di RSUD dr Fauziah Bireuen sebagian besar pada kategori buruk dengan frekuensi 11 orang (55%). Hasil analisis bivariat didapatkan nilai ρ (0,003) < α (0,05), yang berarti ada hubungan pengetahuan perawat terhadap self care deficit pada pasien gangguan jiwa di RSUD dr Fauziah Bireuen. Diharapkan pada perawat dapat memberi informasi untuk menambah wawasan tentang penanganan masalah keperawatan jiwa terutama pengetahuan dan self care deficit